Rumah Aqiqah Meriahkan Kawal Bumil Fest 2025 di Bandung, Hadiahkan Satu Ekor Domba sebagai Grand Prize
Senin, 17 November 2025
Bandung - Acara Kawal Bumil Fest 2025 di Kiara Artha Park, Kota Bandung, pada Sabtu (15/11/2025), berlangsung meriah dengan hadirnya berbagai booth edukasi dan layanan bagi ibu hamil. Salah satu booth yang menarik perhatian peserta adalah Rumah Aqiqah (Kebanggaan di Setiap Kelahiran), yang turut hadir sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan kesehatan ibu hamil.
Rumah Aqiqah tidak hanya membuka booth layanan informasi, tetapi juga memberikan satu ekor domba sebagai Grand Prize doorprize di akhir acara. Kehadiran hadiah utama tersebut membuat suasana semakin antusias, terutama menjelang sesi pengundian yang ditunggu ratusan peserta.
Booth Rumah Aqiqah sendiri dipadati pengunjung sepanjang rangkaian acara. Para peserta berdialog langsung dengan tim Rumah Aqiqah terkait layanan paket aqiqah, keunggulan produk, hingga informasi pemesanan. Sebagai penyedia layanan aqiqah yang telah dipercaya sejak 2004 dan kini memiliki 14 cabang di Jawa dan Sumatera, reputasi Rumah Aqiqah menjadi alasan banyak pengunjung ingin mengenal lebih jauh layanan yang ditawarkan.
Rumah Aqiqah yang beralamat di Jln. Cihapit No.41, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40114, juga membagikan informasi kontak seperti WhatsApp 0822-1875-7703, akun Instagram @rumahaqiqahofficial, dan situs resmi www.rumahaqiqah.co.id. Langkah ini memudahkan para calon orang tua yang ingin mempersiapkan aqiqah dengan profesional dan terpercaya.
Di sisi lain, Kawal Bumil Fest menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam terus memperkuat langkah pencegahan anemia, stunting, serta peningkatan kesehatan ibu hamil. Acara ini dipadukan dengan edukasi kesehatan reproduksi, deteksi dini, dan penyuluhan gizi bagi ibu hamil.
Sekretaris Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Kukuh Dwi Setiawan, menegaskan bahwa persoalan kesehatan ibu dan anak berawal sejak masa remaja. Kurangnya kesadaran akan kondisi kesehatan diri sendiri membuat banyak perempuan terlambat menyadari kehamilan, padahal dua bulan pertama merupakan masa krusial pembentukan saraf janin.
Kukuh menekankan pentingnya program Kawal Bumil, yang mendampingi ibu hamil agar tercatat, terpantau, dan terpenuhi nutrisinya. Ia menjelaskan tiga fokus utama yang dikejar pemerintah: penurunan angka kematian ibu, penurunan angka kematian anak, dan pencegahan stunting. Ia juga menyoroti anemia sebagai faktor risiko besar yang harus ditangani sejak remaja melalui nutrisi dan skrining rutin.
Menurutnya, Jawa Barat menyumbang sekitar 70 persen kasus anemia perempuan di Indonesia. Gaya hidup cepat, pola makan tak seimbang, kurang olahraga, serta tingginya mobilitas menjadi penyebab meluasnya risiko tersebut. Ia menegaskan bahwa stunting adalah dampak jangka panjang modernisasi yang hanya bisa dicegah jika kesehatan ibu hamil terjaga sejak awal.
Sementara itu, Kabid Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kota Bandung, Endah Komalasari, memaparkan bahwa Pemkot Bandung terus melakukan audit stunting dan kunjungan rumah ibu hamil berisiko dengan tim medis lengkap. Tantangan perkotaan seperti sanitasi, air bersih, dan kepadatan penduduk masih menjadi hambatan, namun berbagai kolaborasi sedang diperkuat melalui program seperti Gerakan Orang Tua Asuh Stunting.
Kawal Bumil Fest juga menghadirkan prenatal yoga, talkshow interaktif, hingga booth edukatif bagi ibu hamil. Pada penghujung acara, antusias peserta semakin meningkat menjelang pengundian doorprize, termasuk hadiah utama berupa satu ekor domba dari Rumah Aqiqah. Melalui keikutsertaan ini, Rumah Aqiqah berharap dapat terus menjadi bagian dari momen bahagia keluarga Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam kegiatan sosial dan edukatif yang bermanfaat luas bagi masyarakat.
What's Your Reaction?