​Semarak Asia Afrika Festival 2026 Sukses Digelar, Disbudpar Kota Bandung Apresiasi Kelancaran Acara

Selasa, 14 Juli 2026

Jul 14, 2026 - 08:52
Jul 14, 2026 - 08:55
 0  19
​Semarak Asia Afrika Festival 2026 Sukses Digelar, Disbudpar Kota Bandung Apresiasi Kelancaran Acara

​Bandung - Kota Bandung kembali sukses menggelar perhelatan budaya dan pariwisata berskala internasional, yakni Asia Afrika Festival (AAF) 2026. Acara tahunan yang selalu dinantikan oleh masyarakat ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu, 11 hingga 12 Juli 2026. Pusat kemeriahan festival ini membentang di sepanjang kawasan bersejarah, tepatnya di Jalan Asia Afrika hingga Jalan Braga Pendek, Kota Bandung.

​Selama akhir pekan tersebut, kawasan pusat kota disulap menjadi ruang perayaan yang dipadati oleh puluhan ribu pengunjung. Baik warga lokal maupun wisatawan domestik dan mancanegara tampak antusias memadati area festival sejak pagi hari. Beragam pertunjukan seni, parade budaya, hingga bazar kreatif turut memeriahkan suasana, menjadikan akhir pekan di Kota Kembang penuh dengan warna dan semarak persaudaraan antarbangsa.

​Kesuksesan penyelenggaraan acara bersejarah ini tentu tidak terlepas dari peran aktif Pemerintah Kota Bandung, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Perencanaan yang matang dan koordinasi yang apik dengan berbagai pihak membuat ribuan orang yang hadir dapat menikmati setiap rangkaian kegiatan festival dengan tertib, aman, dan nyaman.

​Menanggapi keberhasilan tersebut, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kota Bandung, Sekar Pujawidayanti, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. Ia menilai bahwa seluruh elemen panitia, seniman, hingga masyarakat setempat telah bekerja keras dan berkolaborasi dengan baik untuk mewujudkan pergelaran yang membanggakan bagi Kota Bandung.

​"Ya, alhamdulillahi rabbil alamin, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala karena alhamdulillah rangkaian Asia Afrika Festival 2026 berjalan lancar dan sukses. Semua bisa terlaksana dengan baik," ujar Sekar Pujawidayanti saat diwawancarai oleh awak media di sela-sela pelaksanaan acara.

​Lebih lanjut, Sekar menjelaskan bahwa festival tahun ini menghadirkan berbagai program unggulan yang tidak hanya terpusat di satu titik jalan raya. Guna memberikan ruang apresiasi yang lebih luas, kegiatan juga disebar dan diintegrasikan ke beberapa gedung bersejarah peninggalan era kolonial yang menjadi ikon Kota Bandung.

​"Mulai dari Asia Afrika Carnival, kemudian Asia Afrika Market yang ada di beberapa aktivasi, yakni di Gedung MKA (Museum Konferensi Asia Afrika), kemudian juga di De Majestic, dan di Gedung Pusat Kebudayaan," jelas Sekar merinci sejumlah lokasi strategis yang menjadi pusat kegiatan dan aktivasi selama festival berlangsung.

​Selain parade karnaval yang memukau, kehadiran Asia Afrika Market menjadi daya tarik utama yang memadukan sektor pariwisata dan pemberdayaan ekonomi lokal. Di area ini, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri kreatif diberikan ruang untuk memamerkan ragam kuliner, kerajinan, dan produk unggulan mereka kepada para pengunjung.

​"Di Asia Afrika Market itu ada panggungnya (stage), ada beberapa pertunjukan (performance), dan juga beberapa tenant yang mengisi stan-stan (booth). Alhamdulillah semuanya lancar dan sukses," tambah Sekar mengapresiasi antusiasme pengunjung di area bazar ekonomi kreatif tersebut.

​Menutup sesi wawancara, Sekar Pujawidayanti menyampaikan visi dan harapan dari Pemerintah Kota Bandung untuk kelestarian acara bergengsi ini di masa mendatang. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan perbaikan. "Harapannya, ke depan acara ini bisa terus berlanjut dan pada tahun depan bisa berjalan dengan lebih baik lagi," pungkasnya dengan penuh optimisme.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )