Cegah Penyakit Menular, DP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Ketahanan Keluarga di Cihapit

Rabu, 17 Juni 2026

Jun 17, 2026 - 10:24
Jun 17, 2026 - 10:30
 0  4
Cegah Penyakit Menular, DP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Ketahanan Keluarga di Cihapit

​BANDUNG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar acara Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria dalam Keluarga. Kegiatan edukatif ini dilaksanakan pada Rabu (17/6) bertempat di Aula Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. Agenda ini membidik kluster keluarga sebagai garis pertahanan pertama dalam menjaga kesehatan lingkungan.

​Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan lintas sektor. Tampak hadir di lokasi, Anggota DPRD Kota Bandung Christian Julianto Budiman, Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga DP3A Kota Bandung Wilma Shintamia, S.Sos., perwakilan dari Kecamatan Bandung Wetan, serta Lurah Cihapit Yoga Hananto, S.STP. Kehadiran para tokoh ini memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mengawal isu kesehatan masyarakat.

​Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Lurah Cihapit, Yoga Hananto, S.STP., selaku tuan rumah wilayah. Dalam sambutannya, Yoga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dipilihnya Kelurahan Cihapit sebagai pusat edukasi kesehatan ini. Ia menekankan bahwa pemahaman mengenai penyakit menular sangat penting bagi warganya agar lingkungan Cihapit tetap kondusif dan sehat.

​Selanjutnya, sambutan kedua disampaikan oleh perwakilan dari Kecamatan Bandung Wetan. Pihak kecamatan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kader posyandu dan PKK yang hadir, untuk menyerap ilmu dengan maksimal. Pihak kecamatan juga mengingatkan pentingnya kolaborasi aktif di tingkat akar rumput guna mengantisipasi penyebaran penyakit berbasis lingkungan di wilayah Bandung Wetan.

​Memasuki agenda berikutnya, Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga DP3A Kota Bandung, Wilma Shintamia, S.Sos., memberikan sambutan sekaligus membuka acara sosialisasi ini secara resmi. Dalam arahannya, Wilma menjelaskan bahwa ketahanan sebuah kota dimulai dari ketahanan domestik keluarga. Menurutnya, ibu dan ayah memiliki peran krusial dalam mendeteksi serta melindungi anggota keluarga dari ancaman penyakit berbahaya seperti AIDS, TBC, dan malaria.

​Setelah seluruh prosesi sambutan dan pembukaan resmi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Momen ini diikuti oleh seluruh tamu undangan kehormatan beserta perwakilan peserta sosialisasi sebagai simbol komitmen bersama. Sesi ini sekaligus mencerminkan kebersamaan dan soliditas antara pemerintah, legislatif, dan warga dalam mewujudkan Kota Bandung yang sehat.

​Memasuki sesi inti, Anggota DPRD Kota Bandung, Christian Julianto Budiman, naik ke podium untuk memberikan pemaparan materi utamanya. Christian menyoroti pentingnya peran regulasi dan dukungan penganggaran yang berpihak pada kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan. Ia menegaskan bahwa DPRD Kota Bandung berkomitmen penuh memastikan fasilitas kesehatan dasar dapat diakses dengan mudah oleh setiap lapisan warga tanpa diskriminasi.

​Dalam penyampaian materinya, Christian juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengikis stigma negatif terhadap para penderita penyakit menular, khususnya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS dalam keluarga. Menurutnya, edukasi yang benar akan melahirkan empati, bukan pengucilan. Keluarga harus menjadi tempat yang aman dan suportif bagi anggota keluarga yang sedang mengupayakan kesembuhan medis.

​Setelah pemaparan dari anggota legislatif tersebut, acara diteruskan dengan sesi sosialisasi teknis yang dipandu oleh tim penyuluh kesehatan. Pada sesi ini, para peserta dibekali informasi mendalam mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS), cara memutus rantai penularan TBC melalui sirkulasi udara yang baik, hingga langkah preventif mandiri di rumah guna mencegah bersarangnya nyamuk penyebab malaria.

​Sosialisasi ditutup dengan diskusi interaktif dan tanya jawab yang disambut antusias oleh warga Kelurahan Cihapit. Melalui kegiatan yang berakhir pada pukul 12.00 WIB ini, diharapkan informasi yang didapat tidak berhenti di aula kelurahan, melainkan disebarluaskan kembali ke lingkungan RT dan RW masing-masing demi terciptanya lingkungan Kota Bandung yang bebas dari ancaman penyakit menular.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )