Rayakan Usia Berlian, Perry Tristianto dan Deretan Tokoh Jawa Barat Beri Penghormatan di Malam Anugerah 60 Tahun Pikiran Rakyat
Sabtu, 25 April 2026
Bandung - Suasana semarak menyelimuti peringatan hari jadi ke-60 Harian Umum Pikiran Rakyat. Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi media legendaris ini, pengusaha terkemuka Jawa Barat, Perry Tristianto, turut mengirimkan karangan bunga bertuliskan "Selamat & Sukses" yang terpampang di lokasi acara. Melalui pesan tersebut, sang raja wisata itu menyematkan filosofi mendalam: "Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat," sebagai cerminan jati diri koran kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini.
Perry Tristianto tidak hanya memberikan ucapan selamat secara formal, tetapi juga menyampaikan doa tulus bagi eksistensi media ini ke depan. Beliau berharap agar Pikiran Rakyat bisa terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Jawa Barat, dengan tetap menjadi sumber informasi yang terpercaya dan relevan di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
Momentum syukuran ini mencapai puncaknya pada malam penganugerahan penghargaan yang digelar Jumat malam, 24 April 2026, di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung. Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi akbar sekaligus bentuk apresiasi Pikiran Rakyat atas terbangunnya interaksi, hubungan emosional, kolaborasi, serta kemitraan yang sangat erat dengan berbagai pemangku kepentingan selama enam dekade terakhir.
Di antara deretan tokoh yang menerima penghargaan, tampak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, dan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan. Kehadiran para pimpinan tertinggi di Jawa Barat ini menandakan betapa krusialnya peran media dalam mendukung tata kelola pemerintahan, menjaga stabilitas keamanan, serta menjadi jembatan aspirasi publik.
Tak ketinggalan, apresiasi juga diberikan kepada tokoh politik dan daerah seperti Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat H. Amir Mahpud, Bupati Bogor Rudy Susmanto, dan Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin. Penghargaan ini menegaskan posisi Pikiran Rakyat sebagai pengamat yang jeli terhadap dinamika politik dan pembangunan di berbagai pelosok daerah di Jawa Barat.
Sektor sosial dan pendidikan juga mendapat tempat terhormat dalam malam tersebut. Penghargaan diberikan kepada Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Prof. Dr. Didi Turmudzi, Rektor Unikom Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT., serta sesepuh Jawa Barat Ny. Popong Otje Djundjunan. Tokoh-tokoh ini dianggap sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai budaya dan mencerdaskan kehidupan bangsa di Tanah Pasundan.
Dari dunia ekonomi dan olahraga, hadir Plt Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna serta Manajer Persib H. Umuh Muchtar. Selain itu, Ketua Harian Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Djoni Toat Muljadi juga turut menerima penghargaan, yang menunjukkan bahwa Pikiran Rakyat merangkul keberagaman dan kontribusi dari seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Prosesi penyerahan anugerah berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Direktur PT Pikiran Rakyat Bandung Tia Yuniarti, Komisaris PT Pikiran Rakyat Bandung Januar P. Ruswita, serta Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat Irwan Natsir. Kehadiran jajaran direksi ini menunjukkan komitmen manajemen untuk terus menjaga warisan intelektual yang telah dibangun sejak tahun 1966 tersebut.
Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat, Irwan Natsir, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih yang tulus. Menurutnya, selama 60 tahun perjalanan merekam sejarah, Pikiran Rakyat tidak mungkin bisa berdiri tegak tanpa adanya sinergi dan hubungan emosional yang kuat dengan para tokoh dan institusi yang hari ini hadir di Savoy Homann.
Sebagai media pers, Pikiran Rakyat menyadari tanggung jawab besar dalam menyebarkan informasi, memberikan edukasi, serta menjalankan fungsi kontrol sosial. Enam puluh tahun bukanlah waktu yang singkat untuk mengamati dinamika sosial dan menggali solusi atas berbagai persoalan masyarakat, namun hal tersebut tetap menjadi napas utama perjuangan kedaulatan informasi mereka.
“Atas kesadaran penuh dalam melaksanakan tugas-tugas jurnalistik selama ini, maka pada perayaan 60 tahun ini Pikiran Rakyat memutuskan untuk memberikan anugerah penghargaan kepada para tokoh dan institusi,” ujar Irwan Natsir dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan hangat dari para undangan.
Kriteria penerima penghargaan ini didasarkan pada kontribusi nyata dan dedikasi dalam kehidupan masyarakat, baik dalam aspek sosial, ekonomi, politik, hingga ketertiban umum. Pikiran Rakyat menilai bahwa para penerima anugerah adalah sosok-sosok yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi terjun langsung memberikan dampak positif bagi warga Jawa Barat.
Selain dedikasi, Pikiran Rakyat juga menyoroti individu dan institusi yang memiliki komitmen dalam melakukan berbagai inovasi. Aksi nyata yang memberikan nilai lebih di tengah masyarakat, baik yang berkaitan dengan tugas resmi institusi maupun prakarsa personal, menjadi alasan kuat bagi redaksi untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
Irwan Natsir menambahkan bahwa pemberian penghargaan ini juga dimaksudkan agar tradisi positif terus terbangun. Kemitraan yang solid antara media dan tokoh masyarakat menggambarkan keinginan bersama untuk mewujudkan kolaborasi yang saling menguatkan, demi terwujudnya masyarakat Jawa Barat yang lebih sejahtera dan terinformasi dengan baik.
Menutup rangkaian sambutannya, Irwan menekankan pentingnya eksistensi media kredibel di era post-truth. Di saat fakta seringkali dikalahkan oleh emosi dan opini pribadi, Pikiran Rakyat hadir untuk meneguhkan kebenaran. Penghargaan ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus berpegang pada fakta objektif dan kinerja nyata dalam membangun bangsa.
What's Your Reaction?