Pamerkan 34 Karya Inovasi Mahasiswa, STEI ITB Resmi Buka Gelaran Electrical Engineering Days 2026 di Aula Timur
Selasa, 23 Juni 2026
BANDUNG — Program Studi Sarjana Teknik Elektro Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB) resmi membuka perhelatan tahunan bergengsi Electrical Engineering (EE) Days 2026 pada hari Selasa (23/6). Bertempat di Aula Timur, Kampus Ganesha ITB, Jl. Ganesa No.10, Bandung, ajang yang berlangsung selama tiga hari hingga 25 Juni 2026 ini memamerkan sekaligus menguji 34 karya inovasi tugas akhir mahasiswa. Acara ini menjadi ruang pembuktian bagi para calon insinyur dalam menampilkan produk rekayasa mutakhir yang mencakup teknologi otomasi, robotika, biomedis, hingga solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) di hadapan publik dan dewan penguji.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi Sarjana Teknik Elektro ITB, Dr.Eng. Ir. Infall Syafaini, S.T., M.Sc., yang menyampaikan rasa bangganya terhadap dedikasi serta kerja keras para mahasiswa. Beliau menekankan bahwa seluruh produk yang dipamerkan merupakan kulminasi dari proses akademik yang panjang dan ketat, menggabungkan teori dasar teknik elektro dengan metodologi riset yang aplikatif. Kehadiran ragam inovasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Teknik Elektro ITB senantiasa diarahkan untuk adaptif terhadap pesatnya laju perkembangan teknologi global saat ini.
Senada dengan hal tersebut, Ketua EE DAYS 2026, Ishak Hilton Pujantoro Tnunay, Ph.D., dalam sambutannya menyatakan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan pameran ini adalah menjembatani kreativitas akademis dengan realitas kebutuhan masyarakat. Menurutnya, inovasi bukan cuma soal keindahan ide di atas kertas, tetapi bagaimana ide besar tersebut mampu diwujudkan menjadi solusi nyata yang menjawab berbagai problem di industri maupun kehidupan sehari-hari. EE Days tahun ini sengaja dirancang lebih inklusif agar para pengunjung umum dapat berinteraksi langsung dengan para inovator muda.
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Academic STEI ITB, Dr. techn. Muhammad Zuhri Catur Candra, S.T., M.T. Dalam pidato pembukaannya, beliau mengapresiasi konsistensi Program Studi Teknik Elektro dalam melahirkan talenta-talenta unggul yang siap berkontribusi langsung pada kemajuan teknologi bangsa. Pihak dekanat menegaskan komitmen penuh untuk terus mendukung ekosistem riset yang inovatif di lingkungan STEI ITB, sehingga karya-karya mahasiswa tidak berhenti sebagai syarat kelulusan saja, melainkan memiliki nilai komersialisasi dan kebermanfaatan jangka panjang.
Pada hari pertama pelaksanaan, suasana Aula Timur langsung dipadati oleh pengunjung yang antusias menyaksikan Pameran Utama Produk Rekayasa Teknik Elektro. Jadwal pengujian hari pertama berlangsung sangat ketat, di mana pada Sesi 1 (08.00 - 10.20), beberapa tim memaparkan inovasi unggulan seperti Qimtronics, LUMIC (Light for Urban Modular Integrated Cultivation), Iwaku, dan TestMate PCB. Berlanjut ke Sesi 2 dan 3, pengujian menampilkan proyek-proyek mutakhir seperti T.R.A.C.E (Tracking and Routing with Autonomous Collision Evasion), CatchNote, SMK (Sistem Monitoring Kendaraan), CathSync, EFfiton, MedEase, MOTOR M8 (Mate), Netflow, hingga sistem simulasi medis AngioSim.
Memasuki hari kedua pada Rabu, 24 Juni 2026, fokus pengujian beralih ke aspek keamanan digital, perekaman akustik, pengelolaan presensi pintar, hingga robotika udara. Pada Sesi 1, perhatian audiens tertuju pada proyek sistem pengusiran hewan pekarangan bertenaga pintar AniGuard, platform Veridia, Secure ElectroBiometric Verification Network (SIX SEVEN), serta ROAR (Remote Outdoor Acoustic Recorder). Sementara itu, Sesi 2 dan Sesi 3 menyajikan platform teknologi tinggi seperti SENTRI, Onboard vSLAM, Mask Aligner, TEPAR (Three-dimensional Estimation and Positioning for Aerial Robots), AquaDose, JumpX, Four Point Probes, Smart Warehouse, dan wahana eksplorasi air UDIN-ROV (Underwater Documentation and Inspection Navigator-Remotely Operated Vehicle).
Hari terakhir gelaran, Kamis, 25 Juni 2026, pameran ditutup dengan pengujian sistem otomasi berskala industri, pengelolaan energi pintar, peralatan medis, serta teknologi kendali industri. Sesi pagi diisi oleh presentasi teknis dari proyek GENSYS (Generator Intelligent System), SignWave, SecondWind, dan MarineLens. Rangkaian sidang terbuka ini kemudian diakhiri pada Sesi 2 dengan pengujian inovasi monitoring lingkungan dan kesehatan berbasis kecerdasan buatan, di antaranya TrashVision, MonsTree, Dokter Pohon, serta perangkat medis presisi tinggi V-MARS (Vascular - Multi Axis Rotation System).
Keberhasilan pelaksanaan EE Days 2026 ini juga tidak terlepas dari kolaborasi yang solid dengan berbagai mitra strategis dan korporasi terkemuka di Indonesia. Acara ini didukung penuh oleh jajaran sponsor dari sektor industri teknologi, manufaktur, dan energi, antara lain SEKISUI (SEKISUI POLYMATECH), STARTEK INDONESIA, HANA MASTER, nicslab, dan PLN Icon Plus. Dukungan komersial dari para mitra industri ini menegaskan adanya sinergi yang kuat antara sektor akademik dan korporasi dalam mendukung hilirisasi riset buatan anak bangsa.
Secara keseluruhan, pameran dan sidang pengujian terbuka yang berlangsung selama tiga hari penuh ini menjadi bukti nyata bahwa STEI ITB secara konsisten melahirkan inovasi rekayasa yang relevan di era transformasi digital. Masyarakat, akademisi, maupun perwakilan industri luar dapat melihat langsung bagaimana teknologi robotika, perangkat medis, dan sistem kendali pintar diuji secara transparan dan akuntabel. Keberhasilan ini diharapkan mampu memicu kolaborasi lebih lanjut guna mengembangkan produk rekayasa ini ke tahap manufaktur massal.
Bagi publik yang ingin mengetahui detail informasi lebih lanjut mengenai profil singkat ke-34 proyek mahasiswa atau ingin memantau dokumentasi kegiatan, panitia telah menyediakan kanal informasi digital yang komprehensif. Seluruh pembaruan dan materi publikasi resmi dapat diakses melalui situs resmi stei.itb.ac.id atau akun media sosial resmi di Instagram @stei.itb, akun LinkedIn stei-itb, kanal YouTube steiITB2006, Facebook @steiITBofficial, serta platform X di @stei_itb.
What's Your Reaction?