Optimalkan Peran Pengawas, Diskop UKM Kota Bandung Gelar Diklat Perkoperasian Berbasis Digital
Senin, 22 Juni 2026
BANDUNG — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kota Bandung resmi membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian bagi Pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Bandung Tahun 2026. Acara yang dikemas dalam bentuk bimbingan teknis (bimtek) ini diinisiasi untuk memperkuat fungsi pengawasan sekaligus meningkatkan kapasitas tata kelola koperasi di tingkat kelurahan agar lebih akuntabel dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan strategis ini dilangsungkan pada Senin pagi, 22 Juni 2026, bertempat di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas No. 82, Kota Bandung. Pemilihan lokasi yang representatif ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi para peserta, sehingga seluruh materi yang disampaikan oleh para pakar dapat diserap secara maksimal demi kemajuan iklim koperasi di Kota Kembang.
Berdasarkan laporan panitia penyelenggara, bimtek intensif ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 22 hingga 25 Juni 2026. Selama rentang waktu tersebut, para peserta akan digembleng dengan berbagai materi esensial, mulai dari regulasi pengawasan, manajemen risiko organisasi, hingga teknik evaluasi laporan keuangan koperasi secara berkala.
Sebanyak kurang lebih 151 orang peserta yang merupakan pengawas koperasi kelurahan hadir memenuhi ruang pertemuan. Kehadiran seratusan pengawas ini mencerminkan komitmen kuat dari akar rumput untuk membenahi dan menghidupkan kembali marwah koperasi sebagai sokoguru perekonomian warga di wilayah Kelurahan Merah Putih dan sekitarnya.
Ada yang menarik dalam kurikulum pelatihan tahun ini, di mana para peserta tidak hanya diajarkan mengenai aspek pengawasan konvensional, melainkan juga dibekali materi digital marketing. Langkah inovatif ini diambil agar para pengawas mampu mengarahkan koperasi yang mereka kawal untuk melek digital, memperluas jaringan pasar produk UKM binaan, serta memanfaatkan teknologi informasi dalam sistem manajerial.
Acara dibuka secara resmi melalui sambutan hangat dari Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, Dr. Tris Avianti Ratnajati, S.E., M.Si. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa seorang pengawas koperasi harus menjalankan fungsinya dengan penuh tanggung jawab, objektif, dan teliti demi menjaga kepercayaan anggota serta stabilitas usaha koperasi itu sendiri.
Lebih lanjut, Dr. Tris Avianti Ratnajati berharap agar momentum pelatihan selama empat hari ini tidak menguap begitu saja. Pihak dinas menginginkan agar setelah mengikuti acara ini, seluruh ilmu, keterampilan, dan wawasan baru yang didapatkan oleh para peserta dapat langsung diimplementasikan secara nyata sekembalinya mereka ke wilayah kelurahan masing-masing.
Dukungan legislatif juga terlihat nyata dengan hadirnya Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Indri Rindani, yang secara khusus membidangi sektor perekonomian. Dalam sambutannya, legislator perempuan ini memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis Diskop UKM yang konsisten melakukan pembinaan dan peningkatan mutu SDM bagi para penggiat koperasi kelurahan.
Sebagai seorang yang memiliki latar belakang mumpuni sebagai pengusaha sukses di bidang fashion, Indri Rindani membagikan pandangannya mengenai pentingnya inovasi dan ketahanan mental dalam mengelola lembaga ekonomi. Beliau mendorong agar pengawas koperasi memiliki kepekaan bisnis yang tajam, sehingga mampu memberikan masukan strategis bagi pengurus dalam mengembangkan unit usaha koperasi.
Suasana pelatihan semakin dinamis saat sesi pemaparan narasumber utama sekaligus pemberian motivasi yang disampaikan oleh Istri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Dewi Pertiwi Zulkarnain. Memiliki latar belakang kuat sebagai seorang akademisi, beliau berhasil membakar semangat 151 peserta lewat pendekatan ilmiah yang komunikatif, menekankan pentingnya integritas, etika profesi, serta sinergi kelembagaan demi mewujudkan koperasi kelurahan yang sehat, tangguh, dan mandiri.
What's Your Reaction?