Kompol M. Dewi Candra Raih Penghargaan SIAP Hukum 2025 pada Peringatan Hari Ibu ke-97 Jawa Barat
Rabu, 24 Desember 2025
Bandung - Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Jawa Barat, Kompol M. Dewi Candra, S.H., M.H., meraih Penghargaan Perempuan Pelopor Pembangunan dalam bentuk “Suara dan Aksi Perempuan Pelopor” (SIAP) Bidang Hukum Tahun 2025. Penghargaan tersebut tertuang dalam Keputusan Nomor 002.6/Kep.851-BKD/2025 yang ditandatangani oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada 19 Desember 2025.
Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-97 Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025, sebagai apresiasi atas kontribusi Kompol M. Dewi Candra dalam upaya penegakan serta pencegahan pelanggaran hukum melalui edukasi dan sosialisasi hukum kepada masyarakat.
Dalam wawancara dengan awak media, Kompol M. Dewi Candra menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai pencapaian tersebut tidak lepas dari kerja sama dan sinergi yang selama ini terjalin dengan DP3AKB Jawa Barat dalam berbagai program perlindungan perempuan dan anak.
“Luar biasa, kerja sama yang sudah kami jalin keseharian ini bersinergi dengan DP3AKB. Penghargaan ini saya anggap sebagai bonus saja,” ungkapnya. Menurutnya, motivasi utama dalam berkarya adalah kecintaan terhadap perempuan dan upaya melindungi hak-haknya.
Kompol Dewi menjelaskan bahwa dirinya tergabung dalam tim pencegahan dan sosialisasi hukum. Peran tersebut yang kemudian mengantarkannya dinobatkan sebagai Perempuan Pelopor Pembangunan Bidang Hukum, sekaligus penerima penghargaan SIAP Hukum pada peringatan Hari Ibu tahun ini.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu oleh DP3AKB Jawa Barat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menunjukkan kiprah nyata perempuan di berbagai bidang, termasuk di sektor penegakan hukum.
“Kepada ibu-ibu, ayo semangat semua. Kita bisa berkarya. Apalagi isu gender sudah dikumandangkan di mana-mana, kita setara dengan laki-laki,” tegasnya. Ia mendorong perempuan untuk berani melakukan apa yang mampu dilakukan sesuai kapasitas dan potensi masing-masing.
Lebih lanjut, Kompol Dewi menekankan bahwa kesetaraan gender bukan berarti menuntut perlakuan berlebihan, melainkan menegaskan bahwa perempuan setara dan mampu mengimbangi tugas laki-laki, termasuk dalam profesi yang menuntut ketegasan dan keberanian seperti aparat penegak hukum.
Peringatan Hari Ibu ke-97 di Jawa Barat tahun ini memang tidak lagi dibingkai sebatas agenda simbolik. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memanfaatkan momentum tersebut untuk menegaskan reposisi perempuan sebagai subjek utama pembangunan dan fondasi strategis menuju Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut ditegaskan dalam Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Selasa, 23 Desember 2025. Dalam forum ini, pesan yang disampaikan jelas bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas perempuan hari ini.
Kepala DP3AKB Jawa Barat Siska Gerfianti menyatakan bahwa Hari Ibu harus dimaknai sebagai refleksi kontribusi nyata perempuan di berbagai sektor. “Perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan, penopang bangsa, dan penjaga nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya, sejalan dengan tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045.”
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 tidak mungkin tercapai tanpa perempuan yang berdaya. Ia menekankan pentingnya kemandirian, kolaborasi, etos kerja, dan produktivitas perempuan, serta komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mewujudkan Jawa Barat zero bank emok melalui akses keuangan formal yang aman dan adil.
What's Your Reaction?