JDIH Kabupaten Sumedang Kembali Raih Penghargaan Kemenkum RI pada Puncak Hari Pengayoman ke-81
Kamis, 20 Agustus 2026
BANDUNG — Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan informasi dan pelayanan hukum tingkat provinsi hingga nasional. Pemkab Sumedang secara resmi menerima penghargaan atas komitmennya dalam mengelola dan mengembangkan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH).
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat, Asep Sutandar, A.Md.I.P., S.Sos., M.Si., kepada Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumedang, Yan Mahal Rizzal, S.H., M.H. Penyerahan penghargaan ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh apresiasi.
Prosesi penyerahan penghargaan ini bertepatan dengan Hari Puncak Syukuran Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Kementerian Hukum dan HAM Tingkat Kanwil Jawa Barat di Bandung, Rabu (19/8/2026). Acara yang diselenggarakan di Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat tersebut menjadi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan peringatan yang telah dimulai sejak 5 Agustus 2026 lalu.
Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 ini mengusung tema "Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak." Dalam kesempatan tersebut, dibacakan amanat Menteri Hukum Republik Indonesia yang menegaskan bahwa keberhasilan kementerian tidak lagi diukur dari banyaknya regulasi yang diterbitkan, melainkan dari sejauh mana kehadiran nyata negara dirasakan oleh masyarakat.
Menteri Hukum menekankan bahwa masyarakat menilai kinerja pemerintah dari kecepatan respons saat mereka membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, jajaran kementerian dituntut memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan kepastian, perlindungan, serta solusi yang nyata. Pemanfaatan teknologi digital dipandang sebagai instrumen vital untuk mempercepat, menyederhanakan, dan memperluas akses pelayanan hukum agar transparan dan efisien.
Selain itu, seluruh Kantor Wilayah diimbau untuk berperan aktif sebagai problem solver yang mampu menyelesaikan persoalan hukum langsung di tengah masyarakat. Momentum Hari Pengayoman tahun ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat kepekaan sosial serta solidaritas antar sesama, sekaligus memegang teguh tanggung jawab besar di balik makna kata "Pengayoman."
Usai menerima penghargaan, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Sumedang, Yan Mahal Rizzal, S.H., M.H., menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa pengembangan JDIH Sumedang merupakan sarana penting untuk menyebarluaskan pengetahuan hukum serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat daerah maupun nasional.
Saat ditanya mengenai resep di balik keberhasilan ini, Yan Mahal Rizzal menyampaikan pesannya kepada seluruh jajaran timnya. Ia menekankan bahwa penghargaan ini merupakan bonus dari dedikasi serta kerja keras bersama seluruh elemen dalam meningkatkan kinerja pelayanan hukum.
"Ini merupakan bonus daripada kinerja yang dilaksanakan oleh rekan-rekan dalam rangka peningkatan kinerja, yaitu untuk bekerja sama dalam membuahkan suatu hasil. Dan ini tidak bisa dilakukan hanya perorangan, tapi diperlukan super team, bukan Superman," tegas Yan Mahal Rizzal di hadapan para awak media.
Ia menambahkan bahwa prestasi JDIH Kabupaten Sumedang ini bukanlah yang pertama kalinya. Secara konsisten dari tahun ke tahun, JDIH Sumedang senantiasa mendapatkan apresiasi dan penghargaan baik di tingkat Provinsi Jawa Barat maupun Nasional berkat berbagai inovasi serta pemenuhan kriteria penilaian khusus dari panitia penyelenggara.
What's Your Reaction?