Dorong Transformasi Cerdas di 2nd AI Indonesia Initiative Forum

Sabtu, 29 Agustus 2026

Aug 29, 2026 - 21:50
Sep 1, 2026 - 11:33
 0  16
Dorong Transformasi Cerdas di 2nd AI Indonesia Initiative Forum

​BANDUNG - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini merambah sektor keuangan syariah sebagai fondasi baru dalam memperkuat kepercayaan publik dan efisiensi operasional. Pemanfaatan teknologi mutakhir ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus mengakselerasi transformasi digital perbankan nasional yang berlandaskan prinsip-prinsip syariat.

​Aura optimisme terhadap masa depan teknologi cerdas di Indonesia tampak jelas dalam perhelatan akbar 2nd AI Indonesia Initiative Forum yang diselenggarakan di Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Jumat, 28 Agustus 2026. Forum strategis bertema "Aksi AI untuk Transformasi Indonesia Cerdas" ini mempertemukan para akademisi terkemuka, praktisi industri keuangan, serta pemimpin badan usaha milik negara untuk membahas sinergi lintas sektor demi mewujudkan ekosistem digital yang adaptif dan berdaya saing global.

​Salah satu figur penting yang hadir sebagai narasumber utama dalam sesi diskusi bertajuk AI Financial, Banking & Monetary Systems serta AI Management, Project Excellence & Business Growth adalah SVP Data & Decision Management PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), Andy Puguh Nugroho, S.T., M.B.A. Alumnus Teknik Informatika ITB dan pemegang gelar Master of Business Administration dari IE Business School Spanyol ini memaparkan materi mendalam berjudul "AI as the Trust Engine for Islamic Banking" di hadapan ratusan peserta yang memadati aula.

​Dalam pemaparannya, Andy Puguh Nugroho menekankan bahwa penerapan AI di dalam institusi perbankan syariah bukan sekadar tren teknologi semata, melainkan instrumen esensial untuk menjaga prinsip kehati-hatian, transparansi, serta akuntabilitas. Menurutnya, teknologi cerdas berfungsi ganda sebagai penggerak pertumbuhan bisnis sekaligus penjaga integritas sistem keuangan agar senantiasa selaras dengan prinsip syariah yang mengedepankan keadilan dan kemaslahatan umat.

​Sesi diskusi panel yang dipandu oleh Kaprodi Kecerdasan Sistem SPITM ITB, Dr. Fadhil Hidayat, S.Kom., M.T., ini juga menghadirkan sejumlah pembicara kompeten lainnya. Di antaranya adalah Nila Armelia Windasari, S.A., M.B.A., Ph.D. dari SBM ITB, Rusti Zulfian, S.ST.Ak, M.SE. dari Kementerian Keuangan, Herdy Rosadi Harman, S.H., M.B.A., LLM dari Injourney, Ir. Hariyono, S.T., M.Kom. dari EIU ITB, serta Ir. Dwi Satriyo Annurogo, M.T., IPU. dari PT Pupuk Indonesia, yang bersama-sama membedah peta jalan implementasi AI di berbagai sektor strategis nasional.

​Menanggapi suksesnya penyelenggaraan forum ini, Andy Puguh menyampaikan apresiasi tinggi atas tingginya partisipasi publik dan kolaborasi lintas sektor yang terjalin. Menurutnya, antusiasme luar biasa dari berbagai kalangan menunjukkan kesiapan ekosistem nasional dalam mengoptimalkan potensi kecerdasan buatan secara kolektif demi kemajuan bersama.

​Lebih lanjut, ketika disinggung mengenai spesifikasi implementasi teknologi dalam industri finansial, beliau menjelaskan bahwa pemanfaatan AI mencakup spektrum yang sangat luas. Selain fokus utama pada mitigasi risiko dan pencegahan kecurangan (fraud), teknologi ini juga dioptimalkan untuk mendukung berbagai lini operasional perbankan secara terpadu.

​Penerapan teknologi cerdas tersebut tidak hanya berorientasi pada keamanan transaksi semata, melainkan merambah ke berbagai ranah strategis perusahaan. Ruang lingkup penggunaannya mencakup peningkatan efisiensi pemasaran sosial, optimalisasi operasional internal, pengembangan infrastruktur teknologi informasi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis digital.

​Menutup perbincangan dengan media, praktisi perbankan yang memiliki rekam jejak panjang di dunia data dan manajemen keputusan ini memberikan imbauan khusus kepada mahasiswa serta masyarakat luas agar tidak ragu memanfaatkan teknologi AI secara bijak dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia pendidikan. Keterbukaan terhadap inovasi digital dinilai sebagai kunci utama dalam menghadapi dinamika masa depan.

​Beliau juga menambahkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan berbagai platform AI yang tersedia secara luas untuk mendukung proses belajar dan memantik kreativitas tanpa batas. Dengan penguasaan teknologi yang tepat di dalam genggaman, generasi muda Indonesia diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan visi transformasi bangsa yang cerdas dan inovatif.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )