PT Dirgantara Indonesia dan IPTN North America, Inc. Perkuat Kerja Sama Global Melalui Penandatanganan Framework Agreement

Sabtu, 29 Agustus 2026

Aug 29, 2026 - 20:52
Aug 29, 2026 - 21:42
 0  20
PT Dirgantara Indonesia dan IPTN North America, Inc. Perkuat Kerja Sama Global Melalui Penandatanganan Framework Agreement

BANDUNG — PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kembali memperkuat posisi strategisnya di kancah industri kedirgantaraan global. Di tengah momentum perayaan HUT ke-50 PTDI serta peresmian Training Center baru yang dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli di Bandung, PTDI secara resmi melakukan penandatanganan Framework Agreement dengan anak perusahaannya, IPTN North America, Inc. (INA, Inc.). 

Kerja sama strategis ini menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan penetrasi pasar internasional sekaligus memperluas jangkauan layanan purna jual produk-produk pesawat buatan anak bangsa. Sebagai anak perusahaan PTDI yang berbasis di Seattle, Washington, Amerika Serikat, INA, Inc. memegang peranan penting dalam menjembatani kebutuhan operasional para operator pesawat PTDI di berbagai belahan dunia. 

I Gusti Ayu Ngurah Satyawati, yang menjabat sebagai Acting President IPTN North America, Inc., menjelaskan bahwa perusahaannya yang sepenuhnya dimiliki oleh PTDI ini memiliki fokus utama pada ekspansi pasar global, terkhusus di wilayah Amerika Latin dan Afrika. Menurutnya, kolaborasi ini sangat krusial mengingat masih tingginya populasi pesawat yang saat ini hanya diproduksi oleh PTDI (pesawat CN235 dan pesawat NC212) yang beroperasi di wilayah-wilayah tersebut. 

"Terkait kerja sama dengan PTDI ini penting sekali. Utamanya karena karena populasi pesawat yang diproduksi PTDI ini secara global cukup banyak, khususnya di Latin Amerika dan juga di Afrika, di mana customer di wilayah ini memang perlu secara proaktif didukung readiness pengoperasian pesawatnya, salah satunya melalui training," ungkap I Gusti Ayu Ngurah Satyawati. 

Melalui kerja sama paralel yang solid antara PTDI dan perwakilannya di Amerika Utara ini, diharapkan pelayanan terhadap pasar internasional dapat semakin ditingkatkan. Terlebih lagi, sejumlah negara di luar negeri menunjukkan tingkat kesetiaan yang tinggi dalam mengoperasikan lini produk andalan PTDI, seperti pesawat turboprop serbaguna CN235 dan NC212. 

Tidak berhenti pada kedua tipe pesawat tersebut, pihak manajemen INA, Inc. bersama PTDI juga telah merancang strategi jangka panjang untuk memasarkan dan mempersiapkan dukungan infrastruktur pelatihan bagi pesawat angkut generasi penerus, N219. Persiapan menyeluruh ini sudah mulai digarap sejak hari penandatanganan Framework Agreement guna menyambut tingginya antusiasme pasar global terhadap inovasi pesawat terbang buatan Indonesia. 

Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawa, menyambut baik kolaborasi internasional ini dan menegaskan bahwa penyediaan fasilitas pelatihan bersertifikasi merupakan syarat mutlak dalam industri kedirgantaraan global. Keberadaan Training Center PTDI yang baru diresmikan di Bandung diharapkan mampu menjadi kawah candradimuka yang melahirkan tenaga kerja terampil dan diakui secara internasional.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, yang turut menyaksikan momentum bersejarah tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian PTDI di usianya yang menginjak setengah abad. Menaker berharap kolaborasi antara industri manufaktur dalam negeri dan jaringan global seperti IPTN North America ini mampu menjadi model percontohan (role model) dalam pengembangan SDM berstandar global serta memperkokoh daya saing bangsa di kancah internasional.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )