TERUCI Rayakan Anniversary ke-18 di Bandung: Kompak, Solid, dan Penuh Keceriaan di Kiara Artha Park
Selasa, 11 November 2025
Bandung - Suasana ceria dan penuh kebersamaan mewarnai area Nats Time Coffee, Kiara Artha Park, Jalan Banten No. 7, Kota Bandung, Minggu (9/11/2025). Komunitas otomotif TERUCI (Terios Rush Club Indonesia) menggelar Anniversary Celebration ke-18, yang menjadi ajang silaturahmi dan kebanggaan bagi para pecinta kendaraan Daihatsu Terios dan Toyota Rush dari berbagai daerah.
Acara yang diikuti oleh puluhan anggota ini berlangsung hangat dan meriah. Sejak pagi, para peserta mulai berdatangan dengan kendaraan khas mereka yang berjejer rapi di sekitar lokasi. Tak hanya dihadiri anggota dari Chapter Bandung Raya, tetapi juga perwakilan dari beberapa chapter lain di Jawa barat, jakarta dan jawa tengah yang turut memberikan dukungan dan semangat kebersamaan.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya band The Venus yang menghibur para peserta lewat penampilan musik energik dan interaktif. Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan seru seperti lomba mewarnai untuk anak-anak anggota komunitas dan pembagian doorprize di akhir acara yang disambut antusias oleh para peserta.
Dalam wawancara bersama awak media, Komandan TERUCI Chapter Bandung Raya, Suryo Permono Aka galang, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya perayaan ulang tahun ke-18 komunitas ini. “Kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi dan komunikasi antar anggota agar lebih solid dan kompak lagi. Semoga melalui momentum ini, kita semakin erat dalam persaudaraan,” ujarnya.
Suryo juga menekankan bahwa TERUCI bukan hanya sekadar komunitas otomotif yang fokus pada hobi dan touring semata, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. “Kegiatan kami bukan hanya hura-hura saja. Kami juga berkomitmen melakukan kegiatan positif, seperti membantu korban bencana alam di Cianjur beberapa waktu lalu,” tambahnya.
Acara Anniversary ke-18 TERUCI ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari pemerintah daerah. “Pemerintah cukup mendukung kegiatan kami. Ini menjadi penyemangat agar komunitas seperti kami bisa terus berkontribusi dalam kegiatan sosial maupun promosi pariwisata lokal,” ujar Suryo.
Perayaan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan persaudaraan. Senyum kebahagiaan tampak di wajah para peserta yang berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga hingga tahun-tahun berikutnya.
What's Your Reaction?