Pemkot Bandung Beri Penghargaan kepada 140 Pendonor Darah Sukarela, Gen Z Jadi Garda Baru Kemanusiaan

Selasa, 11 November 2025

Nov 11, 2025 - 09:20
 0  50
Pemkot Bandung Beri Penghargaan kepada 140 Pendonor Darah Sukarela, Gen Z Jadi Garda Baru Kemanusiaan

Bandung - Suasana haru dan penuh apresiasi menyelimuti Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Senin (10/11/2025). Dalam acara yang digelar oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung, sebanyak 140 pendonor darah sukarela menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Kota Bandung atas dedikasi mereka yang telah mendonorkan darah hingga 75 kali secara konsisten.

Acara ini menjadi bentuk penghormatan bagi para pahlawan kemanusiaan yang selama bertahun-tahun telah menjadi penopang utama ketersediaan darah di Kota Bandung. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh jajaran PMI Kota Bandung dan perwakilan Pemerintah Kota Bandung di hadapan tamu undangan yang hadir.

Ketua PMI Kota Bandung, Ade Koesjanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah menunjukkan komitmen luar biasa. Ia memastikan bahwa berkat dukungan masyarakat, khususnya para pendonor sukarela, stok darah di Kota Bandung telah melampaui target yang ditetapkan.

“Luar biasa. Standarnya di PMI Kota Bandung ini per hari kita harus dapat 500 labu. Kalau satu tahun, kira-kira di atas 100.000 sampai 150.000 labu. Dan ini sudah melebihi target,” ujar Ade penuh syukur.

Menurut Ade, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat Bandung terhadap pentingnya donor darah sebagai aksi sosial dan kemanusiaan. Ia juga mengapresiasi kontribusi dari berbagai kalangan, termasuk para pendonor muda yang kini semakin aktif terlibat.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua Panitia Acara PMI Kota Bandung, Wahyu Suryawidjaja, yang menyoroti tren positif partisipasi generasi muda, khususnya Gen Z, dalam kegiatan donor darah. Ia menjelaskan bahwa minat anak muda untuk terlibat dalam aksi donor semakin meningkat setiap tahunnya.

“Bagus sekali. Kita bekerja sama dengan sekolah-sekolah SMA ke atas, mahasiswa, dan KSR (Korps Sukarela). Semua menunjukkan antusiasme tinggi untuk berdonor,” ungkap Wahyu.

Wahyu menjelaskan, pembinaan kesadaran donor darah di kalangan muda dilakukan secara berjenjang melalui Palang Merah Remaja (PMR) di tingkat sekolah menengah atas. Dari situ, mereka diarahkan untuk menjadi pendonor aktif setelah memenuhi syarat usia dan kesehatan.

“Kesadarannya terus dibina sejak sekolah. Para pendonor muda ini juga mengikuti standar dan intensitas yang sama dengan pendonor senior, yaitu setiap dua bulan satu kali. Dan mereka melakukannya dengan semangat luar biasa,” tambahnya.

Selain sebagai bentuk penghargaan, acara ini juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya donor darah di Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga ketersediaan darah dan membantu sesama.

Dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan yang terus tumbuh, Kota Bandung membuktikan diri sebagai kota yang bukan hanya kreatif dan inovatif, tetapi juga penuh empati dan kepedulian terhadap sesama.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )