Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Mapolda Jabar, AKBP Jimmy Manurung Ungkap Rasa Bangga dan Sampaikan Pesan untuk Generasi Muda

Rabu, 1 Juli 2026

Jul 1, 2026 - 14:42
Jul 1, 2026 - 14:59
 0  63
Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Mapolda Jabar, AKBP Jimmy Manurung Ungkap Rasa Bangga dan Sampaikan Pesan untuk Generasi Muda

​BANDUNG — Mapolda Jawa Barat yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, menjadi saksi khidmatnya upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli 2026. Dalam upacara yang berlangsung tertib tersebut, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Barat, AKBP Jimmy Manurung, S.H., S.I.K., M.Si., dipercaya untuk mengemban tanggung jawab besar sebagai komandan upacara. Suasana peringatan semakin semarak karena dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan parade, koreografi musikal, serta atraksi motor yang memukau dari para personel Polda Jabar.

​Seusai upacara, AKBP Jimmy Manurung membagikan pengalamannya mengenai persiapan matang yang dilakukan demi menyukseskan acara besar ini. Ia mengungkapkan bahwa latihan intensif telah dijalani oleh seluruh personel yang terlibat selama satu bulan penuh. "Selama persiapan menjadi komandan upacara, kami melaksanakan gladi selama satu bulan penuh yang dilakukan setiap minggunya, dan hingga sampai saat ini kita melaksanakan kegiatan Hari HUT Bhayangkara ini," ujar Jimmy kepada awak media di lokasi.

​Di tengah momentum bersejarah ini, perwira menengah Polri tersebut tidak dapat menyembunyikan perasaan emosionalnya setelah sukses memimpin jalannya upacara. Jimmy mengaku merasa sangat terhormat sekaligus terharu atas amanah yang diberikan oleh pimpinan kepadanya. "Terus terang perasaan bangga, terus haru, memang ini merupakan suatu tanggung jawab demi membawa nama baik Polda Jawa Barat," ungkapnya dengan nada penuh ketulusan.

​Melalui momen HUT Bhayangkara ini, Jimmy juga menegaskan komitmen institusinya untuk terus bertransformasi menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang lebih baik. Ia berharap Polri dapat terus meningkatkan kualitas performanya di tengah publik. "Tentunya kita sebagai Polri semakin dekat dengan masyarakat, memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat, dan selalu menjadi yang terbaik di antara seluruh layanan yang ada," tambahnya.

​Tidak lupa, perwira dengan dua melati di pundak ini memberikan pesan mendalam bagi generasi muda yang akan menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks di masa depan. Menurutnya, tantangan tersebut datang dari berbagai arah, baik internal maupun eksternal. "Untuk generasi muda, tentunya banyak tantangan kita ke depan. Dari mulai tantangan dari luar maupun dari dalam sendiri," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar tersebut.

​Secara khusus, Jimmy menyoroti derasnya arus informasi di era digital yang menjadi tantangan eksternal utama bagi generasi muda saat ini. Ia mengimbau masyarakat, khususnya pemuda, agar lebih bijak dalam menyerap kabar yang beredar demi menangkal berita bohong. "Tentunya dari luar, kita harus bisa menyaring betul apa informasi yang kita dapat, karena semakin sekarang, semakin mudah untuk mengakses informasi. Agar kita ketahui bahwasanya informasi itu benar atau tidak, harus di-cross-check kembali," tuturnya mengingatkan.

​Sementara dari sisi tantangan internal, Jimmy memberikan peringatan keras mengenai ancaman nyata yang dapat merusak masa depan bangsa, yakni penyalahgunaan narkotika. Ia mengajak pemuda untuk menjaga kualitas hidup dengan menjauhi zat terlarang. "Terus untuk yang dari dalam, tentunya kita harus menjauhi narkoba dan selalu berperilaku sehat. Demikian," pungkasnya menyudahi sesi wawancara.

​Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut hadir dan memberikan apresiasi mendalam terhadap kinerja serta reformasi internal yang terus berjalan di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Dedi berujar bahwa Polri merupakan institusi yang paling dekat dengan keseharian warga. Hal itu pula yang membuat Polri menjadi lembaga yang paling sering menerima kritik, sekaligus menjadi tempat utama bagi masyarakat untuk mengadu dan berkeluh kesah.

​Mantan Bupati Purwakarta tersebut juga memuji kesabaran Polri dalam menyikapi dinamika publik, yang terbukti berbuah manis pada meningkatnya angka kepuasan masyarakat berdasarkan survei Litbang Kompas dari 65,1 persen pada tahun 2025 menjadi 67,6 persen tahun ini. Sinergi yang cepat juga dirasakan langsung oleh Dedi saat berkoordinasi via WhatsApp dengan Kapolda Jabar, Komjen Pol Rudi Setiawan, dalam memberantas aksi premanisme, balapan liar, geng motor, hingga tawuran pelajar di lapangan.

​Kendati kepuasan publik mengalami peningkatan yang relatif tinggi, Gubernur Dedi Mulyadi mengingatkan agar jajaran kepolisian tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang ada saat ini. Ia berharap hasil survei tersebut dijadikan pemacu semangat bagi Polri untuk menganggap diri masih memiliki banyak kekurangan agar proses pembenahan terus berjalan secara simultan. "Jangan berpuas diri terhadap capaian yang sekarang. Anggaplah Polri ini masih banyak kekurangan, sehingga bisa terus meningkatkan layanan sampai masyarakat Indonesia, khususnya warga Jawa Barat, benar-benar merasa puas," tutup Dedi.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )