Perkuat Ekosistem Kuliner Bandung, JOOB dan AKAR Jabar Resmi Jalin Kerjasama Strategis
Kamis, 27 Agustus 2026
BANDUNG — Industri kuliner Kota Bandung dan Jawa Barat memasuki babak baru dengan dilaksanakannya pelantikan pengurus Asosiasi Kuliner dan Restoran (AKAR) Jawa Barat untuk masa bakti 2026–2031. Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat ini menjadi tonggak awal restrukturisasi kepemimpinan dalam memajukan sektor ekosistem restoran lokal. Momentum ini semakin diperkuat dengan terjalinnya kolaborasi strategis antara AKAR Jabar dan platform penyedia solusi bisnis, JOOB.
Prosesi pelantikan dan penandatanganan kerjasama tersebut diselenggarakan pada Rabu malam, 26 Agustus 2026, mulai pukul 18.00 WIB. Pemilihan waktu pelaksanaan di awal malam memberikan suasana hangat dan elegan bagi seluruh tamu undangan yang hadir menyikapi momentum penting bagi organisasi kuliner tersebut. Suasana guyub dan penuh antusiasme mewarnai sepanjang jalannya rangkaian acara.
Rumah Makan (RM) Sindang Reret yang berlokasi di Jalan Surapati, Kota Bandung, dipilih sebagai tempat penyelenggaraan acara bersejarah ini. Lokasi yang ikonik dan kental dengan nilai kebudayaan Sunda ini mempertegas identitas AKAR dalam mengangkat kearifan lokal. Di tempat ini pula, komitmen bersama untuk memajukan industri kuliner Jawa Barat diikrarkan.
Dalam agenda utama pelantikan, Arif Maulana, S.Kom. secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua AKAR Jabar yang baru. Didampingi jajaran pengurus baru, beliau siap menakhodai arah kebijakan dan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan. Di bawah kepemimpinan Arif Maulana, AKAR mengusung fokus serta visi baru yang lebih agresif dan visioner untuk membawa perubahan signifikan pada tata kelola industri kuliner.
Momen pengukuhan kepengurusan baru ini disaksikan langsung oleh jajaran pejabat pemerintah daerah tingkat provinsi maupun kota. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, hadir secara langsung memberikan apresiasi dan menekankan pentingnya peran pengusaha kuliner dalam menyokong perekonomian daerah. Turut hadir Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang memberikan ucapan selamat sekaligus memperkuat sinergi antara regulasi pemerintah dan pelaku usaha.
Sebagai wujud nyata dalam mendukung operasional dan efisiensi pengusaha kuliner, dilangsungkan penandatanganan nota kerjasama (MoU) antara JOOB dan AKAR Jabar. Nota kerjasama ini ditandatangani secara langsung oleh Cindy Wang selaku Business Development & Sales Manager dari pihak JOOB, serta Arif Maulana selaku Ketua AKAR Jabar. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi wahana pemberdayaan bisnis bagi seluruh anggota asosiasi.
Dalam kesempatan tersebut, Cindy Wang diberikan panggung khusus untuk mempresentasikan berbagai solusi finansial dan manajemen SDM terdepan dari JOOB di hadapan para anggota AKAR Jabar. Salah satu penawaran unggulannya adalah JOOBMODAL, solusi tambah modal bisnis dengan tagline "Tambah Modal, Tumbuh Lebih Cepat". Layanan ini menawarkan proses pencairan cepat sekitar 7-14 hari kerja, persyaratan dokumen sederhana (KTP, rekening koran, NIB), tanpa biaya tersembunyi maupun denda pelunasan awal, skema cicilan fleksibel (harian, 2 mingguan, atau bulanan), serta terjamin aman karena didukung lembaga finansial berlisensi OJK.
Selain pendanaan, JOOB juga memperkenalkan Gajiya, inovasi perbankan/finansial dengan fokus "Karyawan Sejahtera, Arus Kas Usaha Tetap Aman". Gajiya merupakan fasilitas penarikan gaji lebih awal (earned wage access) yang bukan bersifat utang atau pinjaman, melainkan hak akses gaji karyawan secara transparan dengan biaya administrasi terjangkau mulai Rp35.000 per pengajuan. Layanan ini dapat diakses mudah via aplikasi atau web tanpa membebani biaya apapun pada perusahaan, serta terbukti ampuh meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja karyawan.
Tidak hanya sebatas seremoni penandatanganan dan presentasi, JOOB juga membuka booth interaktif di area acara guna memberikan informasi komprehensif mengenai seluruh ekosistem layanan produk mereka. Para pengusaha kuliner yang hadir terlihat antusias mendatangi booth untuk berkonsultasi langsung mengenai pengajuan modal usaha maupun penerapan fitur Gajiya bagi tim operasional restoran mereka.
Sinergi antara JOOB dan AKAR Jabar ini menjadi bukti konkret komitmen bersama dalam merangsang pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui dorongan sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, dan penyedia solusi teknologi bisnis, AKAR Jabar bertekad membawa restoran serta industri kuliner di Bandung naik kelas hingga menjadi destinasi wisata berkelas dunia yang berdaya saing global.
What's Your Reaction?