Peringati HANI 2026, 90 Pegawai BNN se-Jabar Unjuk Gigi di Lapangan Bulutangkis: BNNP dan BNNK Sukabumi Sabet Juara Utama
Jumat, 19 Juni 2026
BANDUNG — Puluhan pegawai dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat beserta Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK) jajaran se-Jawa Barat berkumpul untuk berpartisipasi aktif dalam ajang olahraga yang kompetitif. Sebanyak kurang lebih 90 orang peserta dari berbagai wilayah kerja di Jawa Barat turut serta memeriahkan kompetisi ini. Turnamen bulutangkis antarpegawai ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, sekaligus sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan sportivitas, serta memperkuat sinergi organisasi demi mewujudkan visi Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
Ajang olahraga tahunan ini resmi diselenggarakan pada hari Jumat, 19 Juni 2026, bertempat di Gelanggang Olahraga (GOR) KONI Kota Bandung yang berlokasi di Jalan Jakarta, Kota Bandung. Pemilihan arena pertandingan ini dirasa sangat tepat untuk memfasilitasi antusiasme para atlet dan suporter yang datang dari berbagai daerah. Melalui semangat olahraga yang bergelora, seluruh elemen yang hadir berkomitmen untuk meraih prestasi terbaik, menjunjung tinggi sportivitas di atas lapangan, serta memperkuat rasa kebersamaan.
Dalam pelaksanaannya, Turnamen Bulutangkis HANI 2026 ini memfokuskan kompetisi ke dalam dua kategori utama, yakni pasangan ganda putra dan pasangan ganda putri. Pembagian kategori ini sengaja dirancang untuk mengakomodasi bakat-bakat terbaik dari seluruh perwakilan pegawai, baik laki-laki maupun perempuan, agar dapat berkontribusi langsung bagi satuan kerjanya masing-masing. Pertandingan dari kedua kategori tersebut berlangsung dengan tensi yang tinggi namun tetap berada dalam koridor kekeluargaan yang erat.
Pihak panitia penyelenggara dalam rilis resminya menyampaikan harapan besar agar seluruh peserta dapat mensukseskan jalannya turnamen dari awal hingga penutupan. Panitia juga mengimbau kepada para atlet untuk selalu menunjukkan semangat juang terbaik serta performa maksimal di setiap laga yang mereka lalui. Upaya ini dipandang sebagai bentuk representasi konkret dari komitmen jajaran instansi dalam membentuk masyarakat Jawa Barat yang sehat, produktif, dan sepenuhnya bebas dari bahaya laten narkoba.
Suasana di dalam GOR KONI Kota Bandung sendiri dilaporkan berlangsung sangat meriah berkat kehadiran para suporter dari masing-masing BNNK yang tampil secara totalitas atau all out dalam memberikan dukungan. Kehadiran mereka menghidupkan atmosfer pertandingan dengan menabuh drum serta memanfaatkan galon air minum kosong yang dipukul secara berirama sebagai alat musik perkusi dadakan. Sorak-sorai dan yel-yel penyemangat yang membahana secara konsisten terus dikumandangkan guna membakar semangat para atlet yang tengah jatuh bangun bertanding di arena.
Di tengah riuhnya kompetisi, sorotan utama tertuju pada pertandingan babak final dari kedua kategori yang mempertemukan atlet-atlet terbaik instansi. Pada kategori pasangan ganda putra, Kombes Pol. Hanifa Martunas Siringoringo, S.I.K., M.H., yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Jawa Barat, tampil memukau bersama rekan duetnya hingga sukses menyabet gelar Juara 1. Sementara itu, dominasi di kategori pasangan ganda putri berhasil dikuasai oleh perwakilan dari BNNK Sukabumi yang keluar sebagai Juara 1 setelah menyajikan performa yang solid sepanjang turnamen.
Seusai seremoni penyerahan piala kepada para pemenang, awak media berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Kombes Pol. Hanifa Martunas Siringoringo untuk mendengarkan tanggapannya terkait esensi dari turnamen ini. Beliau mengungkapkan bahwa harapan terbesar dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan silaturahmi antarpegawai secara berkelanjutan. Komunikasi informal yang dibangun di luar jam dinas melalui sarana olahraga diyakini mampu mencairkan sekat-sekat birokrasi di lingkungan kerja.
Lebih lanjut, perwira menengah kepolisian tersebut juga menekankan pentingnya menyatukan pelaksanaan tugas-tugas operasional di lapangan antara BNNP dan seluruh BNNK jajaran se-Jawa Barat. Menurutnya, keselarasan visi di tingkat struktural maupun fungsional merupakan hal yang mutlak demi tercapainya efektivitas organisasi. Turnamen ini menjadi momentum yang tepat bagi seluruh jajaran untuk menyamakan persepsi guna menghadapi kompleksitas tantangan di lapangan.
Kombes Pol. Hanifa Martunas Siringoringo juga menambahkan bahwa ajang ini memegang peranan krusial dalam menyatusinergikan implementasi program P4GN, yang meliputi aspek Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika. Keterpaduan langkah antara instansi tingkat provinsi dan daerah di bawah naungan P4GN harus terus diperkuat melalui koordinasi yang solid. Dengan sinergi program yang berjalan selaras, ruang gerak peredaran gelap narkotika di wilayah Jawa Barat dapat dipersempit secara signifikan.
Menutup sesi wawancara, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam atas partisipasi aktif serta peran serta seluruh pegawai BNNP dan BNNK se-Jawa Barat yang telah menyemarakkan turnamen ini. Beliau berharap agar turnamen olahraga bersama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan fisik, kekuatan mental, serta kekompakan korps dalam menjalankan tugas negara. Dengan modal kebersamaan yang kokoh, jajaran BNN se-Jawa Barat optimis dapat terus melangkah bersama dalam memberantas narkoba demi masa depan bangsa.
What's Your Reaction?