Pengusaha Financial Freedom H. Yungky AS. Sofyan Hadiri Seminar Kebebasan Finansial IKA UNPAD
Bandung - Financial Freedom Entrepreneur H. Yungky AS. Sofyan turut hadir dalam Seminar Kebebasan Finansial melalui Entrepreneur dan Bisnis yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (UNPAD) di Gedung Graha Sanusi UNPAD, Jalan Dipatiukur, Bandung, Sabtu (24/1/2026). Kehadiran sosok pengusaha sukses ini menjadi inspirasi tersendiri bagi para peserta seminar.
H. Yungky AS. Sofyan dikenal sebagai salah satu pelaku usaha yang telah mencapai kebebasan finansial sejak 29 tahun lalu. Ia merupakan pemilik waralaba pertama minimarket Indomaret dengan nomor gerai 001, yang menandai tonggak awal perkembangan ritel modern di Indonesia.
Sebagai informasi, Indomaret merupakan jaringan minimarket yang dimiliki oleh PT Indomarco Prismatama. Keberanian Yungky AS. Sofyan menjadi franchisee pertama sejak Oktober 1997 menjadikannya pelopor dalam bisnis ritel modern berbasis waralaba di Tanah Air.
Yungky AS. Sofyan juga merupakan alumni Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (UNPAD) angkatan tahun 1974. Latar belakang akademiknya menjadi salah satu fondasi dalam membangun pola pikir kewirausahaan yang visioner dan berkelanjutan.
Tidak berhenti di sektor ritel, Yungky AS. Sofyan kembali memperluas portofolio usahanya dengan menjadi pemilik franchise pertama Klinik Gigi Dental Rakyat sejak September 2025. Klinik tersebut berada di bawah naungan PT Dental Rakyat Indonesia dan bergerak di bidang layanan kesehatan gigi dengan konsep terjangkau bagi masyarakat.
Dengan kepemilikan dua jenis usaha tersebut, Yungky AS. Sofyan kini menikmati passive income dari dua sektor utama, yakni minimarket Indomaret dan Klinik Gigi Dental Rakyat. Model bisnis ini menjadi contoh nyata bagaimana diversifikasi usaha dapat menciptakan kebebasan finansial jangka panjang.
Dalam kesempatan tersebut, Yungky AS. Sofyan menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap pelaksanaan seminar kebebasan finansial yang digelar IKA UNPAD. Ia menilai kegiatan ini sangat positif dalam membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya membangun sumber penghasilan yang berkelanjutan.
Ia juga berharap seminar ini mampu mendorong lahirnya lebih banyak entrepreneur dan investor yang berani mengambil peluang usaha. Menurutnya, kebebasan finansial bukan hanya tentang kekayaan, tetapi juga tentang kemandirian dan kontribusi bagi lingkungan sekitar.
Seminar ini turut menghadirkan keynote speech dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini. Dalam sambutannya, Menteri Rini menekankan bahwa masa purnabakti ASN merupakan fase keberlanjutan kontribusi, bukan akhir dari peran produktif seseorang di masyarakat.
Acara ini juga dihadiri Ketua Umum IKA UNPAD yang juga Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono; Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor; Wali Kota Bandung Muhammad Farhan; Ketua Dewan Penasihat IKA UNPAD Omay K. Wiraatmadja; serta para narasumber, pengurus IKA UNPAD, dan alumni. Setelah sesi ISHOMA, Ketua Umum IKA UNPAD menyampaikan rencana untuk menggelar kegiatan lanjutan dengan skala yang lebih besar agar semangat kebebasan finansial dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
What's Your Reaction?