Pelatihan Barista Coffee Karya Duta Resmi Ditutup, 60 Peserta Dinyatakan Kompeten Siap Masuk Dunia Kerja
Rabu, 22 Oktober 2025
Bandung - Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Kejuruan Barista Coffee resmi ditutup pada Selasa (20/10/2025) di Gedung LPK Karya Duta, Jalan Pahlawan No. 28, Kota Bandung. Kegiatan penutupan ini menjadi momen penuh kebanggaan bagi para peserta yang telah menempuh pelatihan intensif selama 25 hari.
Acara penutupan turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, SE., M.Pd., Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, serta sejumlah tokoh dan undangan lainnya. Mereka hadir untuk memberikan apresiasi kepada peserta dan penyelenggara atas keberhasilan program ini yang dinilai mampu meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang perkopian.
Direktur LPK Karya Duta, Zoelkifli M. Adam, S.Pd., MM., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian seluruh peserta. “Alhamdulillah, pelatihan ini sukses dan semua peserta sudah memiliki keterampilan barista yang siap diaplikasikan di dunia kerja maupun wirausaha,” ujarnya. Zoelkifli menambahkan, seluruh peserta telah dinyatakan kompeten setelah mengikuti uji kompetensi yang berlangsung hingga dini hari.
Pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan. Selama 25 hari, peserta menerima materi yang komprehensif, mulai dari teori dasar kopi, teknik pembuatan espresso dan manual brew, hingga pengenalan berbagai jenis kopi nusantara dan pelatihan keselamatan kerja (K3).
Selain pelatihan teknis, peserta juga dibekali wawasan tentang etika pelayanan dan pengelolaan kedai kopi modern. Dengan begitu, mereka tidak hanya siap bekerja sebagai barista, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan muda di sektor industri kreatif yang terus berkembang.
Zoelkifli mengungkapkan bahwa LPK Karya Duta tidak akan berhenti sampai di sini. Ia menyebut pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan untuk membantu penempatan peserta di dunia usaha, baik di kafe maupun hotel, serta mendampingi mereka yang ingin memulai usaha sendiri. “Kami ingin hasil pelatihan ini benar-benar berdampak nyata bagi kehidupan mereka,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, SE., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Ia menilai program pelatihan seperti ini menjadi bagian penting dari upaya pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Bandung. “Pelatihan barista ini bukan hanya soal membuat kopi, tapi juga soal membuka peluang kerja dan wirausaha bagi generasi muda,” ujar Erwin dalam sambutannya.
Menurut Erwin, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen untuk terus memperluas program pelatihan berbasis kompetensi agar lebih banyak warga yang mendapat manfaat. Ia juga mengajak lembaga pelatihan dan dunia usaha untuk berkolaborasi dalam menciptakan tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing tinggi.
Meski kali ini hanya 60 peserta yang dapat mengikuti pelatihan, Zoelkifli memastikan bahwa LPK Karya Duta akan membuka kesempatan lebih luas bagi warga lain di masa mendatang. “Kami ingin mempromosikan pelatihan ini agar lebih banyak anak muda Bandung yang memiliki keahlian dan peluang kerja lebih baik,” jelasnya.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, para peserta kini membawa keterampilan dan sertifikat kompetensi yang diakui secara resmi. Mereka siap menjadi barista profesional maupun pelaku usaha baru yang dapat memperkuat industri kopi lokal di Kota Bandung dan sekitarnya.
What's Your Reaction?