Pecah! Dispora Jabar dan DURAKING Gelar Estafet Arcamanik 2026, Perkuat Kebersamaan Komunitas Lari Bandung Raya
Bandung - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan DURAKING sebagai sponsor utama menggelar ajang Estafet Arcamanik 2026 pada Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 06.00–12.00 WIB di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun semangat kebersamaan dan sportivitas di kalangan komunitas lari.
Event ini merupakan penyelenggaraan Estafet Arcamanik yang kedua, setelah sebelumnya mendapat respons positif dari para pecinta olahraga lari. Antusiasme yang tinggi dari komunitas membuat kegiatan ini kembali digelar dengan skala yang lebih besar dan konsep yang semakin matang.
Sebanyak 55 komunitas lari turut ambil bagian dalam ajang ini, dengan total 528 pelari yang berpartisipasi. Para peserta datang dari berbagai wilayah Bandung Raya dan sekitarnya, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari sebagai gaya hidup sehat.
Dalam pelaksanaannya, Estafet Arcamanik 2026 mempertandingkan dua kategori lomba, yakni 4 x 100 meter dan 4 x 200 meter. Kedua kategori ini dirancang untuk menguji kecepatan, kekompakan tim, serta semangat kerja sama antar pelari.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Dispora Provinsi Jawa Barat Dr. Hery Antasari, M.Dev.Plg, Kepala Dispora Kota Bandung Sigit Iskandar, Direktur Utama DURAKING Billy Linjaya Lesmana, serta Founder DURAKING Laij Wie Han.
Dalam sambutannya, Kepala Dispora Provinsi Jawa Barat, Dr. Hery Antasari, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan pihak swasta dalam mendukung kemajuan olahraga di Jawa Barat. Ia menilai kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempercepat pembangunan sektor olahraga.
“Kami sangat menyambut baik keterlibatan pihak swasta, perusahaan, dan para pengusaha yang peduli terhadap olahraga. Dalam membangun olahraga Jawa Barat, peran mereka sangat kami harapkan,” ujar Hery Antasari.
Ia menambahkan, model kolaborasi seperti ini tidak hanya akan dikembangkan pada cabang olahraga lari, tetapi juga pada berbagai bidang olahraga lainnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan swasta menjadi kunci keberlanjutan kegiatan olahraga.
“Semoga acara seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi kegiatan olahraga lainnya di Jawa Barat,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama DURAKING, Billy Linjaya Lesmana, menegaskan bahwa perusahaannya memiliki kepedulian besar terhadap tumbuh dan berkembangnya olahraga lari, khususnya di Kota Bandung.
Menurut Billy, salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut adalah dengan mendukung program pemerintah dalam memajukan dunia olahraga. Ia berharap Estafet Arcamanik dapat memberikan dampak positif bagi komunitas lari.
“Kami ingin memberikan yang terbaik. Semoga acara Estafet Arcamanik ini berjalan lancar dan penuh makna bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Founder DURAKING, Laij Wie Han, juga menyampaikan bahwa olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun karakter, kebersamaan, dan gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Provinsi Jawa Barat, Hendri Winoto Hasan, mengatakan bahwa tujuan utama penyelenggaraan acara ini adalah untuk mengharmoniskan seluruh komunitas lari se-Bandung Raya dan sekitarnya.
“Kami punya yel-yel yaitu ‘Bandung Guyub’. Dengan adanya acara ini, semoga komunitas lari Bandung semakin guyub dan saling mendukung satu sama lain,” kata Hendri.
Ia menambahkan bahwa ajang ini bukan hanya tentang siapa yang paling cepat, tetapi bagaimana setiap komunitas bisa saling mengenal, berinteraksi, dan membangun solidaritas.
Suasana Estafet Arcamanik 2026 berlangsung meriah, penuh semangat, dan sarat kebersamaan. Sorak sorai peserta serta dukungan dari sesama komunitas menambah semarak jalannya perlombaan.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Estafet Arcamanik yang kedua ini, Dispora Jabar dan DURAKING berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah silaturahmi, penguatan komunitas, serta sarana membangun budaya hidup sehat di Jawa Barat.
What's Your Reaction?