Meriahkan Hardiknas 2026, 31 Sekolah Unjuk Gigi dalam Kejuaraan Marching Band BIMBCOMP di Balai Kota Bandung

Minggu, 21 Juni 2026

Jun 21, 2026 - 21:45
Jun 21, 2026 - 22:05
 0  13
Meriahkan Hardiknas 2026, 31 Sekolah Unjuk Gigi dalam Kejuaraan Marching Band BIMBCOMP di Balai Kota Bandung

​Memperebutkan Piala Bergilir Ketua DPRD, Kadisdik, dan Kadisbudpar: Ajang Penjaringan Atlet Pelajar Menuju Pentas Nasional

​BANDUNG - Nuansa semarak dan gemuruh suara perkusi serta tiupan tebal terompet menggema di kawasan pusat pemerintahan Kota Bandung pada hari ini. Sebanyak 31 sekolah dari berbagai penjuru daerah secara resmi ikut serta dalam kemeriahan Parade Marching Band Hardiknas 2026 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Kompetisi bergengsi bertajuk Bandung Indonesia Marching Band Competition (BIMBCOMP) 2026 ini diikuti secara antusias oleh ratusan pelajar dari lintas generasi.

​Ajang perlombaan berskala regional tersebut secara resmi dipusatkan di halaman Balai Kota Bandung yang beralamat di Jalan Wastukencana, Kota Bandung, pada Minggu (21/6/2026). Ribuan penonton yang terdiri dari orang tua murid, pendukung masing-masing sekolah, hingga masyarakat umum tampak memadati area pembatas sejak pagi hari untuk menyaksikan langsung koreografi memukau serta harmonisasi musik yang ditampilkan oleh seluruh peserta.

​Tahun ini, BIMBCOMP 2026 menghadirkan persaingan yang sangat ketat karena memperebutkan sejumlah piala bergengsi dari jajaran pimpinan daerah. Adapun piala yang diperebutkan di antaranya adalah Piala Bergilir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Piala Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, serta Piala Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Kehadiran piala-piala tersebut menjadi simbol apresiasi sekaligus motivasi tinggi bagi sekolah-sekolah yang bertanding untuk menunjukkan performa terbaik mereka.

​Kompetisi akbar ini mengusung format kejuaraan marching band multi-divisi yang berjenjang, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga kategori Umum. Sistem ini sengaja dirancang agar pembinaan seni musik lapangan dapat berjalan secara berkesinambungan sejak usia dini. Berbagai nomor perlombaan yang sangat variatif pun digelar guna menguji ketangkasan peserta, yang meliputi kategori Parade, Concert, Drum Battle, Color Guard, hingga Pianica Ensemble.

​Kemeriahan acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, yang ditandai dengan prosesi simbolis di hadapan seluruh peserta dan dewan juri. Dalam sambutannya, H. Asep Mulyadi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas konsistensi penyelenggaraan kegiatan positif ini. Beliau menekankan bahwa kegiatan marching band bukan sekadar aktivitas seni, melainkan wadah efektif untuk membentuk karakter disiplin, kerja keras, dan kerja sama tim di kalangan generasi muda.

​Pelaksanaan BIMBCOMP edisi 2026 ini sekaligus menandai tahun ketiga bergulirnya kompetisi tersebut secara berturut-turut di Kota Kembang. Pihak penyelenggara bersama jajaran instansi terkait berkomitmen penuh bahwa agenda besar ini akan terus berjalan secara rutin setiap tahunnya sebagai kalender kegiatan resmi. Langkah konsisten ini diambil demi memastikan ruang kreativitas bagi para pelajar di bidang seni musik tiup dan perkusi tetap terjaga dengan baik dan berkelanjutan.

​Di sela-sela perlombaan, President of Indonesia Marching Band Association (IMBA), Ir. Joko Sucahyono, CMT, memberikan keterangan resmi kepada awak media mengenai pelaksanaan event tahun ini. Dirinya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran birokrasi pemerintahan daerah yang telah memberikan sokongan penuh terhadap kesuksesan acara. Kolaborasi sinergis antar-lembaga dinilai menjadi faktor utama penentu keberhasilan kompetisi yang semakin megah dari tahun ke tahun.

​"Pertama, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kota Bandung, di antaranya dari Ketua DPRD Kota Bandung, Dinas Pendidikan Kota Bandung, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung yang telah mendukung penuh acara ini. Acara ini memberikan dampak yang sangat baik bagi dunia pendidikan dan sektor pariwisata Kota Bandung. Pemerintah bahkan meminta agar kegiatan ini terus berjalan setiap tahun dan kualitasnya bisa ditingkatkan hingga ke tingkat nasional," ujar Ir. Joko Sucahyono, CMT.

​Lebih lanjut, Joko memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Pendidikan Kota Bandung yang telah menyalurkan bantuan nyata berupa alat-alat marching band langsung ke sekolah-sekolah. Bantuan sarana pendukung tersebut dinilai sangat krusial dalam menstimulasi lahirnya unit-unit marching band baru di lingkungan sekolah. Melalui kebijakan taktis tersebut, perkembangan kualitas musikalitas dan performa visual para pelajar di Kota Bandung diyakini akan mengalami lonjakan yang signifikan ke depannya.

​Joko juga menambahkan aspek strategis lain bahwa cabang olahraga marching band saat ini telah resmi masuk ke dalam Pekan Olahraga Nasional (Polri/PON). Hal ini membuka peluang lebar bagi para peserta perlombaan untuk memproyeksikan diri sebagai atlet pelajar profesional yang potensial membawa nama baik daerah di kancah nasional. Oleh karena itu, IMBA meminta kepada pihak pemerintah agar tidak berhenti memberikan dukungan moral maupun material, serta terus memperluas jangkauan bantuan alat musik ke sekolah-sekolah demi menjaring bibit unggul masa depan.

​Keseluruhan rangkaian acara spektakuler ini dapat terlaksana berkat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, serta pengawasan teknis dari Indonesia Marching Band Association (IMBA). Adapun jalannya operasional lapangan dan manajemen kompetisi yang rapi dikomandoi sepenuhnya oleh Pradirama Production selaku pihak Event Organizer yang ditunjuk.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )