Komisaris Persib H. Umuh Muchtar Hadiri Peresmian Training Center PT Dirgantara Indonesia
Diresmikan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, Ph.D.
Bandung - Suasana khidmat dan meriah tampak menyelimuti area fasilitas PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dalam sebuah agenda penting korporasi dirgantara nasional. Kehadiran berbagai tokoh penting dan figur publik turut mewarnai jalannya acara yang diselenggarakan di lingkungan perusahaan pelat merah tersebut. Salah satu figur terkemuka yang terlihat hadir di tengah-tengah tamu undangan adalah Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), H. Umuh Muchtar. Kehadiran tokoh senior asal Bandung ini memberikan warna tersendiri dalam perhelatan akbar yang menyedot perhatian banyak kalangan.
Acara penting tersebut diselenggarakan bertepatan dengan momen istimewa hari jadi PT Dirgantara Indonesia (Persero) yang telah menginjak usia emas. Perayaan setengah abad eksistensi industri pesawat terbang kebanggaan tanah air ini mengusung tema besar yang sarat akan makna kebangsaan. Tema sentral yang diusung dalam peringatan tersebut adalah "Golden Legacy, Global Horizon, Menjaga Kedaulatan Bangsa, Mengangkasa di Panggung Dunia".
Peringatan tonggak sejarah 50 tahun atau 50 TH PT Dirgantara Indonesia ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial nostalgia semata. Lebih dari itu, momentum emas ini dimanfaatkan oleh manajemen PTDI untuk melangkah maju melakukan transformasi strategis demi penguatan industri dirgantara masa depan. Hal ini tercermin dari rangkaian acara utama yang salah satunya ditandai dengan peresmian fasilitas pendidikan dan pelatihan terbaru.
Agenda utama yang menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut adalah peresmian secara resmi fasilitas diklat baru milik perusahaan. Acara tersebut mengusung tajuk utama Peresmian Dirgantara Indonesia Training Center yang bertempat di kompleks fasilitas perusahaan. Kehadiran pusat pelatihan ini diharapkan mampu mencetak talenta-talenta unggul dan kompeten di bidang kedirgantaraan, baik untuk kebutuhan nasional maupun kancah internasional.
Fasilitas baru yang dinamakan Training Center Dirgantara Indonesia ini dirancang secara khusus untuk menggodok sumber daya manusia yang handal. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, keberadaan pusat pelatihan terpadu ini dinilai sangat krusial bagi keberlanjutan inovasi teknologi penerbangan di Indonesia. Para peserta pelatihan nantinya akan mendapatkan pembekalan teori maupun praktik langsung dari para ahli di bidang industri dirgantara.
Pihak manajemen PTDI menegaskan bahwa pembangunan fasilitas pelatihan ini merupakan bagian dari pengejawantahan semangat visi jangka panjang perusahaan. Visi tersebut kembali ditegaskan melalui slogan utama institusi, yaitu PT Dirgantara Indonesia "Golden Legacy, Global Horizon, Menjaga Kedaulatan Bangsa, Mengangkasa di Panggung Dunia". Slogan ini merefleksikan tekad kuat korporasi untuk terus menjaga warisan kejayaan masa lalu sambil memperluas jangkauan global.
Kehadiran H. Umuh Muchtar dalam acara peresmian korporasi dirgantara ini turut mempererat sinergi antara dunia industri strategis nasional dan tokoh masyarakat Jawa Barat. Sebagai salah satu figur senior yang dekat dengan berbagai kalangan, kehadiran Komisaris Persib Bandung tersebut disambut hangat oleh para tamu undangan serta jajaran direksi PTDI. Dukungan moril dari berbagai tokoh lokal dan nasional tentu memberikan energi positif bagi perkembangan institusi strategis seperti PT Dirgantara Indonesia.
Rangkaian acara peresmian ini juga diisi dengan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas penunjang yang ada di dalam kompleks Training Center baru tersebut. Para tamu undangan, termasuk H. Umuh Muchtar, berkesempatan melihat dari dekat kecanggihan sarana dan prasarana yang disiapkan untuk menunjang proses pembelajaran. Suasana kebersamaan tampak kental terasa tatkala para pimpinan perusahaan dan tamu VVIP berdialog santai di sela-sela peninjauan fasilitas.
Perayaan 50 tahun PT Dirgantara Indonesia sekaligus peresmian pusat pelatihan baru ini menandai babak baru era kebangkitan industri penerbangan nasional. Dengan infrastruktur yang semakin modern dan ketersediaan sumber daya manusia yang terlatih, PTDI optimis dapat terus berkontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan dirgantara Republik Indonesia. Langkah strategis ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia agar mampu berbicara banyak di kancah penerbangan global.
Acara ditutup dengan doa bersama serta sesi ramah tamah antartamu undangan yang hadir dari berbagai latar belakang instansi pemerintah, militer, BUMN, maupun tokoh masyarakat. Keberhasilan penyelenggaraan peresmian Training Center ini diharapkan mampu membawa PT Dirgantara Indonesia semakin jaya, profesional, dan disegani dunia internasional sesuai dengan semangat emas 50 tahun pengabdiannya bagi negeri.
What's Your Reaction?