Ketua Umum Komnas UKM, Hj. Ani Sutiani: “Saatnya Perempuan UKM Bandung Naik Kelas Lewat Kolaborasi”
Senin, 13 Oktober 2025
Bandung - Festival UKM Perempuan Bandung 2025 menjadi ajang penuh semangat dan inspirasi bagi para pelaku usaha perempuan. Bertempat di halaman Gedung MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Jl. BKR No.177 Bandung, acara ini digelar pada Minggu, 12 Oktober 2025, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-215 Kota Bandung. Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan dari berbagai kecamatan hadir untuk menampilkan produk unggulan mereka.
Salah satu tokoh penting yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah Ketua Umum DPP Komnas UKM (Komunitas Masyarakat Usaha Kecil Menengah), Hj. Ani Sutiani, atau yang akrab disapa Bubun. Dalam wawancara eksklusif bersama awak media, Bubun menyampaikan ajakannya agar seluruh pihak bersinergi dalam meningkatkan kualitas hidup para pelaku UKM, khususnya kaum perempuan.
“Perempuan adalah tulang punggung ekonomi keluarga dan bangsa. Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan dunia usaha, kita bisa mengangkat kesejahteraan para pelaku UKM perempuan agar naik kelas,” ujar Bubun dengan penuh semangat.
Komnas UKM sendiri membuka stand khusus dalam festival ini. Melalui stand tersebut, para pengunjung dapat mengenal lebih dekat program dan kegiatan Komnas UKM, serta mendaftar menjadi anggota. Bubun menjelaskan bahwa Komnas UKM yang berdiri sejak tahun 2018 & saa ini sudah tersebar di kota/kabupaten d Jawa Barat. Komnas UKM memiliki misi untuk membina, memperkuat, dan memperluas jejaring pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia. Sekretariat Komnas UKM berada di jln. Caringin No. 88 Bandung.
“Komnas UKM bukan hanya wadah, tetapi juga rumah besar bagi para pelaku usaha kecil yang ingin maju bersama. Kami mendorong agar perempuan pelaku UKM lebih berdaya dan memiliki akses terhadap pelatihan, pemasaran, dan pendanaan,” tambah Bubun.
Acara ini terselenggara atas kerja sama antara Pertani HKTI DPC Kota Bandung, DPC FPPI Kota Bandung, dan Srikandi Pemuda Pancasila Kota Bandung. Kolaborasi lintas organisasi ini menjadi bukti bahwa semangat pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi semakin kuat dan mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.
Hadir pula Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, Kepala Dinas Koperasi & UMKM Kota Bandung, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kota Bandung, Ketua DPD Pertani HKTI Jawa Barat, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran para pejabat dan pimpinan organisasi ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan komunitas masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, menegaskan bahwa peran perempuan dalam dunia usaha merupakan bagian penting dari pembangunan ekonomi daerah. “Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa perempuan Kota Bandung bukan hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan pelaku perubahan sosial,” ujarnya.
Erwin juga memaparkan beberapa program Pemerintah Kota Bandung yang berpihak pada pelaku usaha kecil. “Di setiap kecamatan, kami kembangkan pusat kuliner, wirausaha masjid, hingga wirausaha pesantren. Ini bagian dari program Bandung Utama untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga,” ungkapnya.
Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah, Erwin menambahkan bahwa setiap kegiatan atau rapat di lingkungan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) diharapkan dapat memesan produk dari pengusaha UMKM lokal. “Langkah ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha kecil,” tutupnya.
Festival UKM Perempuan Bandung 2025 pun menjadi simbol sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Kehadiran sosok inspiratif seperti Hj. Ani Sutiani “Bubun” dari Komnas UKM semakin memperkuat semangat perempuan Bandung untuk terus maju, berinovasi, dan mandiri dalam membangun ekonomi bangsa dari akar rumput.
What's Your Reaction?