Ketua DPD Pertani HKTI Jabar, Hj. Resna Oktaviana Ajak Kaum Perempuan Naikkan Kelas Hasil Tani di Festival UMKM Perempuan Bandung
Senin, 13 Oktober 2025
Bandung - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-215 Kota Bandung, ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan dari berbagai wilayah Kota Bandung berkumpul di halaman Gedung MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Jl. BKR No.177 Bandung, pada Minggu, 12 Oktober 2025. Festival UMKM Perempuan Bandung ini diselenggarakan oleh Pertani HKTI DPC Kota Bandung bekerja sama dengan DPC FPPI Kota Bandung dan Srikandi Pemuda Pancasila Kota Bandung. Acara berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua DPD Pertani HKTI Provinsi Jawa Barat, Hj. Resna Oktaviana.
Dalam sambutannya, Hj. Resna Oktaviana mengajak para perempuan untuk ikut berjuang meningkatkan nilai jual hasil pertanian para petani di Jawa Barat. Ia menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendorong produk-produk lokal agar tidak hanya berhenti di pasar tradisional, tetapi juga naik kelas dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. “Kita ingin hasil tani tidak hanya dijual mentah, tetapi dikemas dengan menarik, bernilai, dan bisa menjadi kebanggaan daerah,” ujar Resna.
Beliau memaparkan tiga program unggulan DPD Pertani HKTI Jabar dalam upaya menaikkan kelas hasil tani. Pertama, menjadikan hasil tani sebagai Hampers (Hantaran) yang bisa digunakan untuk berbagai momen seperti pernikahan, hadiah, atau acara resmi lainnya. Kedua, melaksanakan Gerakan Pangan Murah dengan memamerkan produk hasil tani langsung dari para petani kepada masyarakat. Ketiga, membuat Kios Pangan bekerja sama dengan para pemilik toko dan pelaku usaha agar hasil tani dapat lebih mudah dijangkau dan dipasarkan secara luas.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Resna juga menegaskan pentingnya memutus rantai tengkulak yang sering merugikan petani. Dengan program-program inovatif tersebut, diharapkan para petani dapat memperoleh keuntungan yang lebih adil dan mandiri secara ekonomi. “Kita ingin para petani menjadi tuan di negeri sendiri, tidak lagi bergantung pada sistem tengkulak yang menekan,” tambahnya penuh semangat.
Suasana acara semakin meriah ketika Hj. Resna Oktaviana turut bernyanyi bersama para pengunjung, yang sebagian besar adalah kaum perempuan pelaku UMKM. Beliau juga membagikan berbagai hadiah menarik bagi peserta yang menari paling heboh, menciptakan suasana kebersamaan dan kehangatan di tengah festival yang penuh warna tersebut.
Selain Hj. Resna, hadir pula Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bandung, serta berbagai tokoh masyarakat lainnya. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan nyata pemerintah terhadap kemajuan ekonomi perempuan dan penguatan sektor UMKM di Kota Bandung.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, mengapresiasi semangat dan kontribusi perempuan dalam membangun ekonomi daerah. “Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa perempuan Kota Bandung bukan hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan pelaku perubahan sosial,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bandung terus berkomitmen mengembangkan pusat kuliner, wirausaha masjid, dan wirausaha pesantren di setiap kecamatan sebagai bagian dari program Bandung Utama untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga.
Dr. Erwin juga mengimbau seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandung agar menjadikan produk-produk UMKM lokal sebagai prioritas dalam setiap kegiatan atau rapat resmi. “Nanti setiap rapat atau kegiatan di SKPD, bisa pesan dari pengusaha UMKM lokal. Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha kecil,” tegasnya.
Festival UMKM Perempuan Bandung kali ini juga diisi dengan berbagai stand menarik dari pelaku UMKM. Pengunjung dapat menemukan aneka produk seperti sembako, minuman kekinian, makanan khas seperti batagor, baso, tahu, dan keripik, hingga produk travel umroh, pakaian, serta aneka kerajinan tangan. Selama acara berlangsung, pengunjung dihibur oleh penampilan penyanyi lokal yang diiringi grup musik, menambah semarak suasana festival.
Acara yang dihadiri ratusan orang ini menjadi ajang inspiratif bagi perempuan dan pelaku UMKM untuk terus berkembang, berkolaborasi, dan memperkuat peran mereka dalam ekonomi kreatif dan ketahanan pangan nasional. Kehadiran Hj. Resna Oktaviana dan dukungan pemerintah kota diharapkan menjadi pemicu lahirnya lebih banyak inovasi dan sinergi dalam memajukan produk-produk hasil tani serta mengangkat kesejahteraan para petani di Jawa Barat.
What's Your Reaction?