Bukti Konsistensi dan Kepedulian Kemanusiaan, 140 Pendonor meraih Penghargaan dari PMI Kota Bandung

Selasa, 11 November 2025

Nov 11, 2025 - 20:43
Nov 11, 2025 - 21:44
 0  38
Bukti Konsistensi dan Kepedulian Kemanusiaan, 140 Pendonor meraih Penghargaan dari PMI Kota Bandung

Bandung - Suasana hangat dan penuh rasa syukur menyelimuti Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, pada Senin (10/11/2025) saat Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung bersama Pemerintah Kota Bandung memberikan penghargaan kepada para pendonor darah sukarela. Salah satu penerima penghargaan istimewa adalah Aim Supendi, yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dengan mendonorkan darahnya sebanyak 75 kali secara sukarela.

Penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Barat dan diserahkan dalam acara yang juga dihadiri oleh Ketua PMI Kota Bandung, Ade Koesjanto, serta jajaran pengurus PMI lainnya. Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas semangat kemanusiaan dan kepedulian tinggi para pendonor yang konsisten menyumbangkan darahnya demi membantu sesama.

Selain Aim Supendi, Pemerintah Kota Bandung juga memberikan piagam penghargaan kepada 140 pendonor darah sukarela lainnya yang telah mencapai 75 kali donor. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk ucapan terima kasih dan penghormatan kepada warga yang telah berkontribusi dalam menjaga ketersediaan stok darah di Kota Bandung.

Ketua PMI Kota Bandung, Ade Koesjanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian stok darah di Kota Bandung tahun ini berhasil melampaui target yang ditetapkan. “Luar biasa. Standarnya di PMI Kota Bandung ini, per hari kita harus dapat 500 labu. Kalau satu tahun, kira-kira di atas 100.000 sampai 150.000 labu. Ini sudah melebihi target,” ujar Ade dengan penuh rasa bangga.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat, terutama para pendonor sukarela yang telah menjadikan donor darah sebagai gaya hidup dan bentuk nyata solidaritas sosial. “Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Tanpa mereka, banyak nyawa yang mungkin tidak tertolong,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Acara, Wahyu Suryawidjaja, menyoroti tren positif meningkatnya partisipasi generasi muda, khususnya Gen Z, dalam kegiatan donor darah. Ia menyebutkan bahwa pihaknya kini semakin intens menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah menengah atas, kampus, serta Korps Sukarela (KSR) untuk menanamkan kesadaran donor sejak dini.

“Bagus sekali, tren anak muda sekarang makin tinggi. Kami bekerja sama dengan SMA ke atas, mahasiswa, dan KSR. Semua bergerak bersama. Ini sinyal positif bahwa semangat donor darah mulai menjadi budaya di kalangan muda,” ujar Wahyu di sela kegiatan.

Ia menambahkan, pembinaan kesadaran donor dilakukan secara berjenjang melalui Palang Merah Remaja (PMR) di tingkat sekolah. Menurutnya, pendonor muda ini telah mengikuti standar dan intensitas yang sama dengan para pendonor senior. “Aturannya tetap sama, donor bisa dilakukan setiap dua bulan satu hari. Semangat mereka luar biasa,” katanya.

Bagi Aim Supendi sendiri, penghargaan ini bukan soal angka, melainkan tentang rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. “Saya hanya ingin terus bermanfaat. Setiap tetes darah yang saya sumbangkan semoga bisa membantu orang lain yang membutuhkan,” ujarnya dengan rendah hati usai menerima piagam.

Acara penyerahan penghargaan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh penerima piagam. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial, sekecil apa pun bentuknya, memiliki dampak besar bagi kehidupan orang lain. Melalui sosok-sosok seperti Aim Supendi, semangat kemanusiaan di Kota Bandung terus menyala terang, menjadi teladan bagi generasi mendatang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )