Booth DJAMOE SPIRIT Curi Perhatian di West Java Festival 2025, Gubernur Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Kunjungi Langsung

Selasa, 11 November 2025

Nov 11, 2025 - 21:57
Nov 12, 2025 - 08:58
 0  49
Booth DJAMOE SPIRIT Curi Perhatian di West Java Festival 2025, Gubernur Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Kunjungi Langsung

Bandung - Suasana meriah West Java Festival (WJF) 2025 di Kiara Artha Park, Bandung, semakin semarak dengan kehadiran berbagai pelaku ekonomi kreatif yang menampilkan karya dan produk unggulannya. Salah satu booth yang sukses menarik perhatian pengunjung adalah Booth DJAMOE SPIRIT, milik Mbak Nunun, yang menghadirkan inovasi jamu tradisional dalam kemasan modern dan elegan.

Booth DJAMOE SPIRIT menjadi magnet tersendiri di tengah keramaian festival. Dengan konsep yang memadukan warisan budaya herbal Nusantara dan gaya hidup sehat masa kini, para pengunjung tampak antusias mencicipi racikan jamu yang disajikan secara langsung. Aroma rempah yang khas dan tampilan booth yang estetik menjadikan DJAMOE SPIRIT salah satu spot paling ramai di WJF 2025.

Menariknya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turut menyempatkan diri untuk mengunjungi Booth DJAMOE SPIRIT. Kehadiran dua tokoh penting tersebut menjadi momen bersejarah bagi Mbak Nunun dan timnya. Walaupun keduanya tidak memberikan komentar secara langsung, kunjungan itu menjadi bentuk dukungan moral terhadap pelaku usaha lokal, terutama di sektor kesehatan dan pelestarian budaya tradisional.

Pemilik DJAMOE SPIRIT, Mbak Nunun, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas perhatian besar dari masyarakat maupun pejabat yang hadir. “Kami tidak menyangka antusiasme pengunjung begitu luar biasa. Melalui DJAMOE SPIRIT, kami ingin menghidupkan kembali kecintaan terhadap jamu, agar generasi muda menjadikannya bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujarnya dengan penuh semangat.

Dalam pembukaan festival, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa WJF 2025 merupakan bukti nyata kolaborasi dan inovasi antardaerah dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya di Jawa Barat. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi atas suksesnya penyelenggaraan acara tersebut. “Penyelenggaraan tahun ini luar biasa sukses. Bandung sebagai tuan rumah menjadi etalase yang menampilkan kekayaan budaya dan semangat kreatif Jawa Barat,” kata Farhan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disebut sebagai sosok penting di balik keberhasilan gelaran ini. Ia terus meneguhkan visi pembangunan berbasis kearifan lokal Sunda, dengan menanamkan semangat “cager, bager, bener, pinter, dan singer” dalam setiap programnya. Menurutnya, festival ini adalah wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk membangun ekonomi daerah tanpa melupakan akar budaya.

Kehadiran booth seperti DJAMOE SPIRIT dinilai memperkaya nuansa festival yang mengusung tema “Gapura Panca Waluya”, yang menggambarkan harmoni antara budaya, kreativitas, dan keberlanjutan. Melalui inovasi produk herbal lokal, DJAMOE SPIRIT menunjukkan bahwa warisan leluhur dapat dikemas secara modern tanpa kehilangan nilai autentiknya.

Antusiasme pengunjung juga menjadi bukti bahwa jamu tidak lagi dipandang sebagai minuman kuno, melainkan tren gaya hidup sehat masa kini. Dengan mengikuti tren kekinian tersebut, DJAMOE SPIRIT berinovasi dengan membuat Es Krim Jamu. Banyak pengunjung yang membagikan pengalaman mereka di media sosial, menjadikan DJAMOE SPIRIT sebagai salah satu booth paling viral di ajang WJF 2025.

Mbak Nunun berharap kehadiran DJAMOE SPIRIT dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk melestarikan jamu sebagai bagian dari budaya keseharian masyarakat Indonesia. “Kami ingin jamu tidak hanya dikenang, tapi benar-benar diwariskan untuk anak-anak kita agar terus menjadi kebanggaan bangsa,” tuturnya.

Sebagai informasi, West Java Festival 2025 digelar selama dua hari, 8–9 November 2025, di Kiara Artha Park, Bandung. Acara ini menampilkan beragam atraksi budaya, kuliner, musik, dan pameran produk kreatif. Diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, festival ini menjadi simbol kebangkitan budaya dan kemajuan ekonomi kreatif di Tanah Pasundan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )