Transformation MVB Sustainability Forum Dorong Bisnis Berkelanjutan di Bandung
ARTOTEL Suites Aquila Hotel Bandung
Bandung - ARTOTEL Suites Aquila Bandung bersama Riung Priangan Bandung menggelar acara Transformation MVB Sustainability Forum pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom hotel tersebut menjadi ruang kolaborasi berbagai pelaku industri untuk membahas praktik bisnis berkelanjutan di Kota Bandung.
Forum ini dihadiri oleh Muhammad Farhan selaku Wali Kota Bandung, Hanifah Makarim selaku Assistant Deputy for Business Development & Capital Access Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, serta ratusan undangan dari sektor hotel, restoran, dan kafe.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung menekankan pentingnya membangun praktik bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Ia mengajak seluruh pelaku industri untuk bersama-sama menjadikan Bandung sebagai kota yang lebih hijau dan lebih baik bagi generasi mendatang.
Menurutnya, forum ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat komitmen kolektif menuju sistem bisnis yang tidak merusak lingkungan. Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan hidup.
Sementara itu, Anton Susanto selaku Regional General Manager of West Java ARTOTEL Group menekankan pentingnya pengelolaan bisnis berbasis data untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
Anton menjelaskan bahwa pengelolaan sampah menjadi salah satu isu utama yang harus diperhatikan sektor perhotelan. Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber serta kerja sama dengan mitra yang tepat untuk memastikan pengolahan limbah berjalan optimal.
Selain itu, pengelolaan minyak jelantah juga menjadi perhatian dalam forum tersebut. Anton menyebutkan bahwa limbah minyak harus dikelola secara profesional agar tidak mencemari lingkungan dan bahkan dapat dimanfaatkan kembali melalui kerja sama dengan pihak pengolah yang kompeten.
Dalam sesi diskusi, ia kembali menegaskan pentingnya kesadaran kolektif tentang praktik bisnis ramah lingkungan. Menurutnya, keberlanjutan bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan yang harus menjadi bagian dari strategi operasional setiap pelaku usaha.
Acara ini juga menghadirkan sejumlah ahli dan praktisi di bidang lingkungan serta bisnis. Dalam sesi talk show, para narasumber berbagi pengalaman dan pandangan mengenai langkah konkret yang dapat dilakukan industri untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan.
Melalui forum ini, diharapkan lahir sinergi nyata antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas dalam mewujudkan ekosistem bisnis yang berkelanjutan di Bandung. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran bahwa masa depan ekonomi kota sangat bergantung pada kepedulian terhadap lingkungan.
What's Your Reaction?