The Godfather & Commander Ade Lendeng Dukung Penuh Peringatan World Cerebral Palsy Day 2025 di Bandung
Minggu, 19 Oktober 2025
Bandung - The Godfather & Commander Ade Lendeng, Ketua Umum Lendeng N D’gank, bersama sejumlah pengurus dan anggota komunitasnya hadir memberikan dukungan nyata pada acara Puncak World Cerebral Palsy Day 2025 atau Hari Cerebral Palsy Sedunia yang digelar Minggu, 19 Oktober 2025 di Ballroom Hotel Horison, Bandung. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata kepedulian komunitas sosial ini terhadap penyandang cerebral palsy (CP) dan keluarganya.
Acara yang diinisiasi oleh Yayasan Anak Bunda Istimewa (YABI) bersama Komunitas Keluarga Cerebral Palsy tersebut mengusung semangat inklusivitas dan kesetaraan hak bagi penyandang CP. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik agar anak dan dewasa penyandang CP memperoleh akses dan kesempatan yang sama dalam pendidikan, kesehatan, pekerjaan, serta ruang sosial.
Ade Lendeng dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap acara yang sarat nilai kemanusiaan ini. “Kami akan selalu siap mendukung acara-acara seperti ini. Kami mendukung dari sejak persiapan baik secara materil maupun non-materil hingga semuanya berjalan lancar dan matang,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa Lendeng N D’gank akan terus berkomitmen hadir untuk kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
“Ke depan, semoga lebih sering diadakan acara seperti ini. Kami akan selalu siap mendukung dengan sepenuh hati,” tambahnya. Pernyataan itu disambut antusias oleh para peserta dan panitia, mengingat dukungan moral maupun logistik dari berbagai komunitas sosial menjadi energi penting bagi keberlangsungan acara seperti ini.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. Vini, Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, Anggota DPRD Jawa Barat, Ummi Oded, serta berbagai komunitas sosial dan tokoh masyarakat. Sinergi antar pihak ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap penyandang CP semakin meningkat di berbagai kalangan.
Ketua YABI, Rika Yulianti Windriani, S.Pd, menyampaikan bahwa peringatan tahunan ini bertujuan untuk menyemangati para orangtua anak CP agar tidak merasa sendirian. “Kami ingin ayah bunda dengan anak CP tahu bahwa mereka tidak sendiri. Anak-anak kita adalah anak-anak yang unik dan istimewa. Kami percaya bahwa setiap anak CP adalah alasan untuk memperjuangkan perubahan,” ujarnya penuh haru.
Rika juga menambahkan bahwa tahun ini jumlah peserta meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. “Tahun lalu hanya 350 anak, tapi sekarang mencapai 500 anak dengan total 1.200 peserta bersama orangtuanya. Selain itu, kami juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi dokter, layanan kursi roda, hingga pameran karya anak CP,” jelasnya.
Acara ini dimeriahkan berbagai penampilan seni dan pameran besar hasil karya anak-anak CP yang menunjukkan kemampuan mereka dalam berekspresi dan berkarya. Menurut Rika, ekspresi diri memang menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi anak CP dengan derajat berat. Namun ia yakin bahwa ketika orangtua bahagia, anak pun akan merasakan kebahagiaan yang sama.
Dukungan komunitas seperti Lendeng N D’gank menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dapat memperkuat semangat inklusif di tengah masyarakat. Kehadiran mereka di tengah acara turut memberikan semangat baru bagi para keluarga yang hadir, bahwa perjuangan untuk kesetaraan hak penyandang CP tidak dilakukan sendirian.
Peringatan World Cerebral Palsy Day 2025 di Bandung ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan empati, memperluas jejaring sosial peduli disabilitas, serta memperkuat kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan masyarakat umum. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, harapannya anak-anak dengan CP dapat tumbuh dalam lingkungan yang penuh cinta, kesempatan, dan penghargaan terhadap keberagaman.
What's Your Reaction?