Ribuan Orang Padati Pembukaan EduFair Yayasan Salib Suci di TSM Bandung, Usung Semangat Transformasi Hati

Selasa, 21 April 2026

Apr 21, 2026 - 10:26
Apr 26, 2026 - 15:38
 0  45
Ribuan Orang Padati Pembukaan EduFair Yayasan Salib Suci di TSM Bandung, Usung Semangat Transformasi Hati

​Bandung - Suasana kemeriahan menyelimuti Atrium Trans Studio Mall (TSM) Bandung pada Senin sore, 20 April 2026. Ribuan pengunjung yang terdiri dari siswa, orang tua, alumni, hingga masyarakat umum tampak memadati area tersebut untuk menyaksikan prosesi pembukaan EduFair Yayasan Salib Suci. Acara tahunan yang sangat dinantikan ini secara resmi dimulai dengan balutan tema inspiratif, "Empowering Minds, Transforming Hearts".

​Prosesi opening ceremony dimulai tepat pada pukul 16.00 WIB dengan penuh khidmat melalui pembacaan doa syukur. Kehadiran ribuan orang di lokasi menunjukkan antusiasme yang luar biasa terhadap institusi pendidikan di bawah naungan Yayasan Salib Suci. Acara ini direncanakan akan berlangsung selama sepekan penuh, mulai dari tanggal 20 hingga 26 April 2026, sebagai wadah edukasi dan kreativitas.

​Kemeriahan pembukaan semakin terasa saat berbagai school performance mulai ditampilkan di atas panggung utama. Salah satu momen paling berkesan adalah pembacaan puisi yang diiringi oleh alunan syahdu alat musik tradisional Sunda. Perpaduan antara sastra dan budaya lokal ini berhasil memukau penonton, mencerminkan komitmen yayasan dalam melestarikan kearifan lokal di tengah arus modernitas.

​Tak berhenti di situ, dentuman suara dari marching band sekolah turut membakar semangat para pengunjung yang hadir. Penampilan yang energik ini disusul dengan aksi unik di atas catwalk, yakni fashion show yang dilakukan oleh guru-guru di bawah naungan Yayasan Salib Suci. Para tenaga pendidik tampil percaya diri, menunjukkan sisi kreatif dan kedekatan mereka dengan dunia seni di luar ruang kelas.

​Setelah rangkaian pertunjukan seni berakhir, Ketua Yayasan Salib Suci, Pastor Fransiskus Samong, OSC, naik ke atas panggung untuk memberikan kata sambutan. Dalam pidatonya, beliau menekankan bahwa pendidikan tidak hanya soal mengasah otak atau intelektualitas semata, tetapi juga tentang bagaimana mentransformasi hati agar menjadi pribadi yang lebih humanis dan berkarakter.

​Memasuki agenda utama, acara dilanjutkan dengan sesi Bincang Santai yang mengangkat tema "Yayasan Salib Suci dalam Menghadapi Perkembangan Dunia Digital". Diskusi ini menghadirkan perspektif yang komprehensif dari berbagai sudut pandang ahli dan praktisi pendidikan. Hal ini menjadi relevan mengingat tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks di era teknologi informasi yang berkembang pesat.

​Narasumber yang hadir dalam sesi ini antara lain Ketua Yayasan Salib Suci sendiri, Pastor Fransiskus Samong, OSC, serta pakar akademisi yakni Dr. Finita Dewi, S.S., M.A., selaku Dosen Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Selain itu, hadir pula perwakilan orang tua, Olivia Harsadi Kusprianto, yang membagikan pengalamannya sebagai orang tua alumni dan murid di lingkungan sekolah Pandu serta SMA St. Maria 1 Bandung.

​Diskusi tersebut menyoroti bagaimana sekolah-sekolah di bawah Yayasan Salib Suci terus beradaptasi dengan teknologi tanpa menghilangkan nilai-nilai spiritual dan moral. Para narasumber sepakat bahwa literasi digital bagi anak harus dimulai dari sinergi yang kuat antara sekolah dan orang tua. Hal ini bertujuan agar anak-anak tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pengguna yang bijak dan kreatif.

​Selain sesi bincang santai, pengunjung EduFair sepanjang minggu ini akan dimanjakan dengan berbagai penampilan bakat siswa. Mulai dari Modern Dance, Tari Tradisional, Angklung, Story Telling, hingga pertunjukan Ballet dan Choir akan terus bergantian mengisi panggung. Tak ketinggalan, aksi dari grup K-pop Dance, Solo Vocal, Band, hingga alunan musik Keroncong juga siap menghibur para pengunjung mall.

​Bagi anak-anak yang memiliki minat di bidang sains dan seni, panitia juga menyediakan area khusus Activity Art & Craft, Science, serta IT. Di sini, para siswa dapat bereksperimen dan berkreasi secara langsung. Selain itu, berbagai kompetisi bergengsi seperti lomba mewarnai, menggambar, hingga fashion show antar siswa turut digelar untuk memperebutkan gelar juara dan melatih kepercayaan diri anak.

​Agenda edukasi bagi orang tua juga tersusun sangat rapi setiap harinya. Pada Selasa, 21 April, akan ada sesi "Ngobrol Bareng Alumni" bersama Andreas Prasetya. Sementara itu, pada Rabu, 22 April, BINUS University akan mengisi dua sesi penting mengenai dunia digital anak, termasuk cara mengubah screen time yang pasif menjadi smart time yang produktif bagi tumbuh kembang mereka.

​Memasuki hari Kamis, 23 April, fokus diskusi akan beralih pada penggalian minat dan bakat bersama para alumni sukses, termasuk penampilan khusus dari pesulap ternama Joe Sandy. Sementara pada hari Jumat, Mayapada Hospital dan Satu University akan mengulas dampak AI serta fenomena phubbing yang kerap merusak komunikasi interpersonal di keluarga, memberikan solusi nyata bagi orang tua dalam menghadapi gawai.

​Puncak rangkaian edukasi kesehatan akan hadir pada Sabtu, 25 April, di mana RS St. Borromeus akan memaparkan materi krusial mengenai tumbuh kembang anak. Rangkaian talk show ini dirancang khusus agar EduFair tidak hanya menjadi ajang pameran sekolah, tetapi juga pusat pembelajaran bagi masyarakat umum yang peduli terhadap masa depan anak-anak mereka.

​Bagi orang tua yang sedang mencari sekolah terbaik, pihak yayasan telah membuka booth Admission untuk seluruh sekolah yang berafiliasi dengan Yayasan Salib Suci. Selama pameran berlangsung, terdapat penawaran spesial berupa potongan 25% untuk uang pangkal atau uang gedung (UGR) melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Selain itu, tersedia berbagai "gimik menarik" bagi pengunjung yang melakukan pendaftaran di tempat.

​Penyelenggaraan EduFair 2026 ini sukses terselenggara berkat dukungan para mitra strategis seperti KTN, Sokrates, Universitas Kristen Maranatha, BINUS University, Mayapada Hospital, RS St. Borromeus, dan berbagai sponsor lainnya. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga pendidikan, industri kesehatan, dan penyedia layanan teknologi mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang tangguh bagi generasi masa depan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )