Pukau Ratusan Tamu VVIP di Savoy Homann, Paduan Suara IA5 SMAN 5 Bandung Sukses Meriahkan Asia Africa Festival 2026
Minggu, 12 Juli 2026
BANDUNG — Gelaran bergengsi Asia Africa Festival (AAF) 2026 di Kota Bandung sukses dilaksanakan dengan meriah pada Sabtu, 11 Juli 2026. Acara tahunan yang dipusatkan di kawasan bersejarah Jalan Asia Afrika dan Gedung Merdeka ini berhasil menyedot perhatian dunia internasional melaui berbagai rangkaian acara formal dan kultural. Perhelatan akbar tersebut menyajikan pawai budaya dari puluhan delegasi negara sahabat, prosesi history walk, hingga panggung pertunjukan seni musik yang dihadiri langsung oleh para Duta Besar serta ribuan wisatawan domestik dan mancanegara.
Selepas menyaksikan kemeriahan karnaval budaya di depan Gedung Merdeka, ratusan tamu undangan kategori Very Very Important Person (VVIP) dan Very Important Person (VIP) diarahkan untuk berjalan menuju Savoy Homann Hotel Bandung. Agenda kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama yang dijadwalkan tepat pukul 12.00 WIB di Ballroom hotel legendaris tersebut. Momen istirahat dan santap siang ini dirancang khusus untuk memberikan suasana rileks namun tetap sarat akan nuansa seni budaya lokal yang berkelas.
Suasana di dalam Ballroom Savoy Homann Hotel seketika menjadi hangat dan semarak berkat penampilan memukau dari Grup Paduan Suara Ikatan Alumni SMAN 5 Kota Bandung (PADUSIA5). Berdiri di atas panggung utama, kelompok paduan suara ini sukses menghibur dan memanjakan telinga ratusan tamu undangan penting, termasuk para diplomat mancanegara yang sedang menikmati hidangan siang mereka. Lantunan suara yang harmonis serta pembawaan yang anggun membuat pertunjukan hiburan ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari seluruh hadirin.
Ketua PADUSIA5, Komara, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kesempatan istimewa untuk dapat berkontribusi langsung dalam menyambut para tamu negara. Menurutnya, tampil di hadapan tokoh-tokoh penting dari berbagai belahan dunia merupakan sebuah kehormatan besar yang sangat disyukuri oleh seluruh anggota tim. Kehadiran mereka di panggung utama festival ini sekaligus membuktikan kapasitas alumni sekolah lokal dalam kancah apresiasi seni tingkat internasional.
"Tampil di sini merupakan suatu kehormatan bagi kami PADUSIA5 sudah mendapat kesempatan yang untuk kedua kalinya tampil di dalam Festival Asia Afrika. Alhamdulillah, kami dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) diberikan kepercayaan untuk tampil kembali setelah tahun kemarin kita juga tampil di Festival Asia Afrika," ujar Komara saat diwawancarai oleh awak media di sela-sela kegiatan.
Komara menambahkan bahwa pada tahun ini, PADUSIA5 mendapatkan undangan khusus dari Disbudpar Kota Bandung untuk kembali mengalunkan lagu-lagu terbaik mereka di Asia Africa Festival 2026. Kepercayaan yang diberikan secara berturut-turut ini menjadi motivasi besar bagi kelompok tersebut untuk terus menjaga kualitas performa. Undangan khusus ini juga menegaskan posisi mereka sebagai salah satu aset seni andalan kota yang dinilai mampu merepresentasikan identitas budaya Bandung dengan baik.
Untuk penampilan kali ini, PADUSIA5 sebenarnya diperkuat oleh total 30 orang anggota yang siap melantai. Namun, Komara menjelaskan bahwa beberapa personel berhalangan hadir pada hari H karena harus bertanding memperebutkan juara di kompetisi olahraga lain. "Sebenarnya ada 30 anggota, cuman pas hari ini ada yang mengikuti final gateball. Jadi mereka tidak bisa mengikuti acara hari ini," tutur sang Ketua menjelaskan kondisi formasi timnya.
Meski tampil dengan jumlah personel yang sedikit berkurang, kualitas musikalitas yang disuguhkan di atas panggung tetap terjaga dengan sangat matang dan profesional. Hal tersebut tidak lepas dari persiapan intensif yang telah mereka lakukan selama berminggu-minggu demi menampilkan performa yang tanpa cela. Komara menyebutkan bahwa timnya hanya memiliki waktu sekitar satu bulan setengah untuk menguasai enam repertoar lagu baru yang seluruhnya dibawakan khusus untuk momen festival ini.
Menariknya, PADUSIA5 merupakan kelompok paduan suara yang unik karena memadukan lintas generasi alumni dari sepuluh angkatan kelulusan SMAN 5 Bandung yang berbeda. Formasi unik ini mencakup rentang usia yang sangat luas, di mana anggota termuda berasal dari angkatan kelulusan tahun 1993. Sementara itu, semangat luar biasa juga ditunjukkan oleh anggota tertua mereka yang telah menginjak usia 82 tahun, yang merupakan alumni dari angkatan kelulusan tahun 1963.
Keseruan aksi panggung dari PADUSIA5 dipastikan tidak hanya berhenti sampai di Ballroom Savoy Homann saja. Komara membocorkan bahwa kelompok paduan suara lintas generasi yang dipimpinnya sejak angkatan 1970 ini akan kembali menyapa publik Bandung pada hari berikutnya dengan membawakan enam buah lagu andalan lain. Sesuai jadwal yang telah disusun, PADUSIA5 siap tampil kembali menghibur masyarakat dan wisatawan di kawasan ikonik Jalan Braga pada hari Minggu besok.
What's Your Reaction?