PNM Cabang Bandung Raih Penghargaan PUJK Non Bank Teraktif di FIN EXPO OJK 2025
Minggu, 26 Oktober 2025
Bandung - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Bandung menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Non Bank Teraktif dalam Program Literasi dan Inklusi Keuangan 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Friderica Widyasari Dewi, selaku Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Perlindungan Konsumen sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK, kepada Neneng Yani Andriani, Pimpinan PT PNM Cabang Bandung.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen PNM dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat. Melalui berbagai program pemberdayaan dan edukasi, PNM terus berperan aktif memperkenalkan produk dan layanan pembiayaan yang mudah dijangkau oleh pelaku usaha mikro dan kecil.
Pada ajang FIN EXPO OJK 2025 yang digelar di Jl. DR. Ir. Sukarno (Asia Afrika), Kota Bandung, pada 24-25 Oktober 2025, booth PT PNM menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi pengunjung sejak hari pertama pameran. Antusiasme masyarakat terhadap produk dan layanan PNM menunjukkan tingginya minat terhadap lembaga keuangan non bank yang fokus pada pemberdayaan ekonomi rakyat.
Di hari kedua pameran, booth PNM mendapat kehormatan dengan kunjungan langsung dari sejumlah pejabat penting. Hadir dalam kesempatan tersebut Friderica Widyasari Dewi, Darwisman (Kepala OJK Jawa Barat), serta H. Sumasna (Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat), beserta jajaran pejabat lainnya. Kunjungan tersebut menjadi momentum apresiasi atas kiprah PNM dalam mendukung program inklusi keuangan nasional.
Selain menampilkan berbagai produk unggulan, perwakilan dari PT PNM juga mendapat kesempatan untuk memaparkan company profile dan produk-produk pembiayaannya di Mini Stage. Dalam presentasi tersebut, PNM menyoroti berbagai layanan pembiayaan berbasis kelompok seperti Mekaar dan UlaMM, yang terbukti mampu membantu masyarakat, khususnya perempuan prasejahtera, untuk naik kelas secara ekonomi.
Ajang Pasar Keuangan Rakyat Jawa Barat (FIN EXPO OJK 2025) ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang diadakan secara nasional. Acara tersebut menampilkan berbagai kegiatan edukatif seperti lomba mewarnai, lomba cerdas cermat, lomba video, lomba angklung, dan zumba, yang dikemas dengan nuansa rekreatif untuk menarik minat masyarakat dari berbagai kalangan.
Melalui partisipasinya di acara ini, PNM tidak hanya memperkenalkan produk dan layanan pembiayaannya, tetapi juga memperkuat komitmennya dalam memberikan literasi keuangan yang menyeluruh bagi masyarakat. Edukasi keuangan dianggap sebagai langkah awal untuk membangun kemandirian ekonomi rakyat kecil.
Menurut Neneng Yani Andriani, penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja keras seluruh tim PNM Cabang Bandung dalam menjangkau dan mendampingi masyarakat agar lebih melek keuangan. “Kami bangga bisa menjadi bagian dari upaya besar OJK dalam meningkatkan inklusi keuangan nasional. PNM akan terus berinovasi agar lebih banyak masyarakat dapat mengakses layanan keuangan secara mudah dan aman,” ujarnya.
Kehadiran PNM di ajang FIN EXPO OJK 2025 sekaligus menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjalankan misinya sebagai agen pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Dengan pendekatan yang humanis dan edukatif, PNM terus memperluas jangkauannya hingga ke pelosok daerah untuk memastikan setiap lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh akses keuangan.
Dengan penghargaan ini, PNM Cabang Bandung semakin memantapkan posisinya sebagai lembaga keuangan non bank yang berperan penting dalam memperkuat fondasi literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, sejalan dengan visi OJK untuk mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera melalui akses keuangan yang merata.
What's Your Reaction?