Mamih Yeane, Duta Kampung Toleransi, Hadiri Upacara Hari Jadi Kota Bandung ke-215
Bersama Putri & Keponakannya (Kamis, 25 September 2025)
Bandung - Plaza Balai Kota Bandung di Jalan Wastukencana menjadi pusat perhatian pada Kamis pagi, 25 September 2025. Ribuan orang memadati lokasi tersebut untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215. Suasana khidmat dan semangat kebersamaan terasa menyelimuti seluruh area upacara, yang dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat dan perwakilan institusi kota.
Di antara para tamu undangan yang hadir, kehadiran seorang perempuan paruh baya dengan balutan kebaya biru mencolok perhatian. Dia adalah Mamih Yeane (Populer dipanggil "Mamih"), yang dikenal luas sebagai Duta Kampung Toleransi dari daerahnya. Yang membuat momen ini semakin istimewa, Mamih hadir tidak sendiri; dia didampingi oleh putrinya beserta keponakannya (Bernama : Jesslyn Wijaya, A1 Electronic) yang ikut serta dalam prosesi upacara.
Kehadiran Mamih beserta putri & keponakannya ini memberikan nuansa tersendiri, menyimbolkan semangat merawat toleransi antargenerasi. Sebagai representasi dari masyarakat akar rumput yang aktif mempromosikan kerukunan, partisipasinya dalam acara formal seperti ini memperkuat pesan inklusivitas dari perayaan hari jadi kota.
Usai upacara, Mamih menyampaikan ucapan selamat dan doanya untuk Kota Bandung. Dengan balutan kebaya biru yang rapi, dia mengungkapkan, "Selamat hari jadi Kota Bandung yang ke-215, semoga Kota Bandung menjadi kota yang damai untuk seluruh umat beragama." Ucapan singkat ini sarat dengan harapan akan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Upacara ini dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara, Wali Kota Bandung M. Farhan. Dengan mengenakan pakaian dinas lengkap, Wali Kota memimpin jalannya upacara dengan penuh khidmat. Pelaksanaan upacara berlangsung lancar dan tertib, diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh disiplin.
Tampak hadir memenuhi tribun kehormatan, Wakil Wali Kota Bandung, Ketua DPRD Kota Bandung beserta wakil dan seluruh anggotanya. Kehadiran pimpinan dan perwakilan legislatif ini menunjukkan kesatuan dan komitmen pemerintah kota dalam memperingati momentum bersejarah ini.
Tidak ketinggalan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung juga hadir memberikan kehormatan. Yang menambah kemeriahan, mantan wali kota dan wali kota Bandung dari periode sebelumnya beserta istri turut hadir, menyiratkan keberlanjutan kepemimpinan dan penghargaan terhadap jasa para pendahulu.
Perayaan HJKB ke-215 tahun ini mengusung tema "Utama dalam Harmoni dan Kolaborasi". Tema ini dipilih untuk merefleksikan cita-cita Kota Bandung sebagai wilayah yang unggul karena kemampuan warganya dalam menjaga kerukunan dan bekerja sama membangun kota. Kehadiran Mamih sebagai Duta Toleransi sejalan sempurna dengan spirit tema tersebut.
Figur seperti Mamih merupakan contoh nyata bagaimana harmoni dan kolaborasi dibangun dari tingkat paling dasar masyarakat. Kedatangannya bersama putri & keponakannya tidak hanya sebagai undangan, tetapi juga sebagai simbol penyampaian pesan bahwa nilai-nilai toleransi dan kebersamaan harus ditanamkan dan dilestarikan kepada generasi muda.
Upacara Hari Jadi Kota Bandung ke-215 ini tidak hanya menjadi seremoni belaka, tetapi juga pengingat akan pentingnya persatuan dalam keberagaman. Kehadiran berbagai unsur masyarakat, mulai dari pejabat tinggi hingga tokoh masyarakat seperti Mamih, mempertegas bahwa kemajuan Bandung dapat terwujud melalui harmoni dan kolaborasi seluruh elemen warganya.
What's Your Reaction?