Kolaborasi Pemkot Bandung & Kanwil Kemenham Jabar Sukses Gelar Cerdas Cermat HAM 2026: Dorong Pemahaman Nilai Kemanusiaan Sejak Dini bagi Pelajar SMP Kota Bandung

Senin, 28 September 2026

Sep 28, 2026 - 10:52
Sep 28, 2026 - 12:21
 0  25
Kolaborasi Pemkot Bandung & Kanwil Kemenham Jabar Sukses Gelar Cerdas Cermat HAM 2026: Dorong Pemahaman Nilai Kemanusiaan Sejak Dini bagi Pelajar SMP Kota Bandung

​Bandung - Kolaborasi Pemkot Bandung & Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenham) Jawa Barat resmi menyelenggarakan ajang Lomba Cerdas Cermat Hak Asasi Manusia (HAM) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri se-Kota Bandung Tahun 2026 (Senin, 28/9/26). Kompetisi edukatif yang diikuti oleh 10 perwakilan SMP Negeri di Kota Bandung ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai dasar perlindungan, pemajuan, dan penegakan hukum kepada generasi muda.

​Kegiatan strategis ini turut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah Kota Bandung, Santosa Lukman Arief, S.H. Kehadiran beliau sekaligus mewakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda 1) Setda Kota Bandung, Dr. Asep Cucu Cahyadi, M.Si., untuk memberikan dukungan penuh terhadap sinergi lintas instansi dalam memajukan kesadaran hukum pelajar.

​Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenham Jawa Barat, Hasbullah Fudail, S.P., S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi yang terjalin erat dengan jajaran Pemerintah Kota Bandung. Beliau juga menyambut baik momentum hari jadi Kota Bandung serta kembalinya operasional Bandara Husein Sastranegara yang diyakini mampu menggeliatkan kembali sektor pariwisata, ekonomi, dan pendidikan di Kota Kembang.

​Hasbullah menegaskan bahwa Lomba Cerdas Cermat HAM tingkat SMP ini merupakan satu-satunya inisiatif unik di Indonesia, mengingat ajang serupa di tingkat nasional biasanya diperuntukkan bagi jenjang SMA setiap memperingati Hari HAM Internasional. Melalui kegiatan roadshow ke berbagai sekolah sebelumnya, pihak Kanwil Kemenham Jabar juga aktif memberikan penguatan kepada para guru agar tidak ragu menegakkan disiplin di lingkungan sekolah.

​Lebih lanjut, Hasbullah meluruskan kekhawatiran para tenaga pendidik terkait ancaman tuduhan pelanggaran HAM ketika mendisiplinkan siswa. Menurutnya, penegakan tata tertib yang transparan dan terukur tidak akan melanggar HAM, melainkan menjadi fondasi penting bagi kesuksesan anak didik, sehingga sekolah tetap memerlukan aturan yang tegas dan berwibawa.

​Menanggapi berbagai masukan dan evaluasi terkait keterbatasan peserta, pihak Kanwil Kemenham Jabar berencana memperluas cakupan kompetisi pada tahun depan. Evaluasi menunjukkan bahwa keikutsertaan yang hanya dibatasi pada 10 SMP Negeri sempat memicu pandangan diskriminatif, sehingga ke depannya kompetisi ini akan dibuka secara terbuka bagi seluruh SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Bandung.

​Rencana ekspansi kompetisi tahun depan tersebut akan diramu melalui kombinasi seleksi daring (online) dan luring (offline). Langkah strategis ini diambil tidak hanya untuk memperluas partisipasi pelajar, tetapi juga sebagai wadah efektif dalam membantu Pemkot Bandung mensosialisasikan berbagai produk hukum dan peraturan daerah secara masif.

​Sementara itu, dalam sambutan tertulis Asda 1 Setda Kota Bandung yang dibacakan oleh Kabag Hukum Santosa Lukman Arief, Pemerintah Kota Bandung menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia, kepala sekolah, dan guru pembina. Kolaborasi antara Pemkot Bandung dan Kanwil Kemenham Jabar ini dinilai memiliki nilai strategis tinggi dalam mengimplementasikan rencana aksi HAM di bidang pendidikan.

​Pemerintah Kota Bandung menilai penanaman nilai HAM sejak usia dini melalui metode interaktif sangat krusial untuk membangun karakter pelajar yang berintegritas. Harapan jangka panjang dari terselenggaranya ajang ini adalah terbentuknya kesadaran hukum yang kuat guna menekan berbagai potensi pelanggaran di lingkungan sekolah, termasuk menanggulangi kasus perundungan (bullying) yang meresahkan masyarakat.

​Menutup rangkaian pembukaan acara, Hasbullah Fudail berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan secara profesional dengan menjunjung tinggi sportivitas. Esensi utama dari kompetisi ini bukanlah sekadar mengejar gelar juara, melainkan bagaimana para siswa mampu memahami, menghargai, dan mengaplikasikan nilai-nilai HAM dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di rumah.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )