Keluarga Besar Berduka, Lianny Widjaja Tutup Usia di Umur 87 Tahun
Rabu, 24 Desember 2025
Bandung - Kabar duka datang dari keluarga besar mendiang Lianny Widjaja yang dikabarkan telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga. Sosok ibu, nenek, dan buyut yang sangat dicintai ini mengembuskan napas terakhirnya pada tanggal 24 Desember 2025. Kepergian mendiang meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga serta kerabat yang mengenalnya sebagai pribadi yang hangat.
Lianny Widjaja lahir pada 19 Mei 1940 dan menutup usia pada umur 87 tahun. Sepanjang hidupnya, beliau dikenal sebagai pilar keluarga yang mendedikasikan waktunya untuk membesarkan anak, cucu, hingga cicitnya. Dedikasi dan kasih sayang yang beliau berikan menjadi warisan berharga yang akan selalu dikenang oleh seluruh anggota keluarga Berkah dan kerabat luas.
Saat ini, jenazah disemayamkan di Rumah Duka Nana Rohana, tepatnya di Ruang K dan L. Pihak keluarga telah menyusun serangkaian prosesi ibadah untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang. Suasana di rumah duka diharapkan dapat menjadi tempat bagi para pelayat untuk berbagi kenangan indah bersama almarhumah semasa hidupnya.
Rangkaian upacara keagamaan akan dimulai dengan Misa Tutup Peti yang dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis, 25 Desember pukul 14.00 WIB. Ibadah ini merupakan momen penting bagi keluarga inti untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum peti jenazah ditutup secara resmi. Doa-doa akan dipanjatkan agar perjalanan mendiang menuju keabadian dilancarkan.
Selanjutnya, pada hari Jumat, 26 Desember, keluarga akan menyelenggarakan Misa Requiem pada pukul 18.00 WIB. Misa ini bertujuan untuk mendoakan jiwa almarhumah agar mendapatkan ketenangan kekal di sisi Tuhan. Kerabat dan kolega diharapkan dapat hadir dalam ibadah ini untuk memberikan dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.
Puncak dari rangkaian acara duka ini adalah Ibadah Pelepasan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu pagi, 28 Desember, pukul 08.30 WIB. Upacara ini menandai kesiapan keluarga untuk merelakan kepergian Lianny Widjaja menuju tempat peristirahatan terakhirnya. Isak tangis dan doa syukur atas hidupnya diprediksi akan mewarnai momen perpisahan tersebut.
Setelah Ibadah Pelepasan selesai, jenazah akan segera diberangkatkan menuju Krematorium Cikadut pada pukul 09.00 WIB di hari yang sama. Prosesi kremasi ini dipilih keluarga sebagai cara terakhir untuk mengantarkan almarhumah kembali ke haribaan Sang Pencipta. Lokasi Cikadut dipilih sebagai tempat peristirahatan terakhir sesuai dengan rencana yang telah disepakati keluarga.
Mendiang Lianny Widjaja meninggalkan beberapa anak, di antaranya Elen Berkah, Tresye Berkah, dan Billy Berkah beserta para menantu. Namun, keluarga juga mengenang anak-anak beliau yang telah lebih dulu berpulang, yaitu mendiang Haryanto Berkah, Ronny Berkah, dan Jimmy Berkah. Kehadiran anak-anak dan menantu ini menunjukkan betapa besarnya pohon keluarga yang telah beliau bina.
Selain anak dan menantu, kepergian beliau juga meninggalkan duka bagi sejumlah cucu dan cicit yang sangat ia sayangi. Generasi muda dalam keluarga ini, mulai dari Andrian Tristianto hingga Emily Tristianto, kehilangan sosok buyut yang menjadi teladan dalam kasih dan kesabaran. Kehangatan Lianny di tengah keluarga besar akan menjadi kerinduan tersendiri bagi mereka.
Keluarga besar yang ditinggalkan menyampaikan terima kasih atas segala perhatian, doa, dan dukungan dari rekan sejawat serta kerabat selama masa sulit ini. Mereka berharap agar segala kesalahan almarhumah semasa hidup dapat dimaafkan dan kenangan baiknya dapat terus hidup di hati semua orang. Selamat jalan, Lianny Widjaja.
What's Your Reaction?