Kampung KB Sari Asih Antapani Wetan Raih Juara II Tingkat Jawa Barat pada Peringatan Harganas ke-33

Selasa, 30 Juni 2026

Jun 30, 2026 - 10:03
Jun 30, 2026 - 10:15
 0  38
Kampung KB Sari Asih Antapani Wetan Raih Juara II Tingkat Jawa Barat pada Peringatan Harganas ke-33

​BANDUNG — Kelurahan Antapani Wetan, Kota Bandung, menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional. Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Sari Asih yang berasal dari wilayah tersebut berhasil menyabet penghargaan sebagai Juara II Kategori Kota dalam ajang Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

​Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, kepada Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung, Anhar Hadian, SKM, M.Tr.A.P. Prosesi penyerahan penghargaan tersebut berlangsung dalam rangkaian acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Jawa Barat.

​Acara puncak Harganas ke-33 ini digelar pada Senin, 29 Juni 2026, bertempat di area Parkir Barat Sport Jabar, Arcamanik, Kota Bandung. Momentum peringatan tahun ini menjadi sangat spesial bagi Kota Bandung karena keberhasilan Kampung KB Sari Asih dalam menunjukkan tata kelola dan penguatan ketahanan keluarga yang dinilai unggul di antara kota-kota lain.

​Kepala DPPKB Kota Bandung, Anhar Hadian, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya saat diwawancarai oleh awak media seusai menerima penghargaan. "Alhamdulillah saya bisa hadir di peringatan Harganas tingkat Provinsi Jawa Barat. Kota Bandung dalam peringatan ini juga mendapatkan penghargaan, juara kedua Kampung Keluarga Berkualitas Sari Asih dari Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, tingkat Provinsi Jawa Barat. Cakep lah itu," ujarnya dengan bangga.

​Anhar menekankan bahwa Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni secara nasional ini harus menjadi refleksi bersama. Menurutnya, pondasi utama dari sebuah pembangunan bangsa yang kokoh berakar dari kualitas keluarga itu sendiri. Oleh karena itu, seluruh program pembangunan horizontal di daerah idealnya bermuara pada kesejahteraan unit terkecil masyarakat tersebut.

​"Pondasi pembangunan itu adalah keluarga yang kuat. Sangat penting semua kegiatan pembangunan harus mendukung terciptanya sebuah keluarga yang sehat, yang kuat, yang bahagia, yang sejahtera. Kita berharap kita semua menyadari bahwa pembangunan keluarga adalah pondasi terpenting pembangunan nasional, apalagi menyambut Indonesia Emas 2045," tutur Anhar Hadian.

​Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengusung tema yang sangat kuat pada Harganas ke-33 kali ini, yaitu "Ayah Wajib Hadir". Tema ini sengaja diangkat sebagai langkah konkret untuk memperkuat peran seorang ayah dalam pengasuhan anak serta membangun ketahanan keluarga secara menyeluruh, tidak hanya bertumpu pada peran ibu semata.

​Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran sosok ayah di dalam rumah tidak boleh sekadar formalitas fisik. Ayah dituntut untuk terlibat aktif dalam pola komunikasi dan pendampingan psikologis. "Ditekankan perlunya seorang ayah hadir bukan hanya sekadar hadir saja di rumah, tetapi harus berperan aktif bagaimana membentuk karakter anak," kata Erwan saat membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.

​Erwan juga menyatakan keprihatinannya terhadap maraknya tantangan zaman yang mengintai generasi muda saat ini, seperti kenakalan remaja, seks bebas, hingga penyalahgunaan narkoba. Guna mengantisipasi hal tersebut, lingkungan keluarga wajib menjadi benteng pertahanan utama yang menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, akhlak, dan moral yang kokoh sejak dini.

​Menyelaraskan poin tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, memaparkan data mengejutkan bahwa sekitar 29,5 persen anak di Jawa Barat mengalami kondisi fatherless atau kehilangan figur ayah dalam proses tumbuh kembangnya. Untuk mengatasi hal ini, Pemprov Jabar bersama DP3AKB bahkan telah menerbitkan Surat Edaran Gubernur mengenai "Gerakan Ayah Mengambil Rapor" dan "Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah" agar para ayah benar-benar hadir secara emosional dalam kehidupan anak-anak mereka.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )