************************

Selasa, 30 Juni 2026

Jun 30, 2026 - 08:46
Jul 2, 2026 - 17:27
 0  62
************************

​BANDUNG — Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Barat. Desa ini sukses dinobatkan sebagai Juara I Kategori Kabupaten dalam ajang Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 melalui inovasi "Jalatrang Creative". Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33.

​Prestasi ini disambut dengan rasa syukur dan sukacita yang mendalam oleh seluruh elemen masyarakat. Terlebih, momentum kemenangan ini bertepatan dengan bulan jadi Kabupaten Ciamis yang tengah memperingati hari ulang tahunnya yang ke-384. Keberhasilan Desa Jalatrang dalam mengelola program kependudukan dan pembangunan keluarga pun dipandang sebagai sebuah pencapaian yang sangat istimewa sekaligus membanggakan bagi wilayah berjuluk Tatar Galuh tersebut.

​Ketua Kampung KB Jalatrang Kreatif, Elsa Nuari Hardiana, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Kemendukbangga Jawa Barat, atas apresiasi tertinggi yang diberikan kepada desa mereka. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi seluruh warga desa. Elsa berharap capaian ini tidak membuat mereka cepat puas, melainkan menjadi pemicu semangat untuk terus berkembang.

​Lebih lanjut, Elsa menyatakan bahwa kemenangan Desa Jalatrang diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi desa-desa lainnya, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Ciamis. Melalui inovasi Kampung KB Jalatrang Creative, mereka ingin menunjukkan bahwa pengelolaan program keluarga yang terintegrasi mampu memberikan wawasan baru. Edukasi yang konsisten dinilai menjadi kunci utama dalam menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama membentuk fondasi keluarga yang berkualitas.

​Terkait target ke depan, Elsa menekankan bahwa esensi utama dari penghargaan ini adalah keberlanjutan program di tingkat akar rumput. Harapan terbesar bagi masyarakat Desa Jalatrang adalah mewujudkan tatanan warga yang sejahtera dari berbagai sektor kehidupan. Melalui penguatan program keluarga kecil yang berencana dan berwawasan kreatif, Desa Jalatrang optimistis dapat melahirkan generasi masa depan yang tangguh dan mandiri.

​Di sisi lain, penyerahan penghargaan ini bertepatan dengan perayaan Harganas ke-33 tingkat Provinsi Jawa Barat yang mengusung tema "Ayah Wajib Hadir". Acara puncak yang dipusatkan di area Parkir Barat Sport Jabar, Kota Bandung, pada Senin (29/6/2026) tersebut, menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali peran strategis figur ayah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara khusus menyoroti pentingnya keterlibatan aktif kepala keluarga dalam pola pengasuhan anak.

​Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, saat membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, menegaskan bahwa kehadiran fisik seorang ayah di dalam rumah belumlah cukup. Ayah dituntut untuk terlibat secara emosional melalui komunikasi yang intens dan pendampingan yang nyata. Langkah ini dinilai sangat krusial dalam membentuk karakter, moral, serta mentalitas anak agar siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

​Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menaruh perhatian serius terhadap berbagai dinamika sosial yang mengancam generasi muda saat ini, mulai dari kenakalan remaja, seks bebas, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba. Dalam pandangan Erwan, lingkungan keluarga merupakan benteng utama sekaligus penentu masa depan anak. Oleh karena itu, orang tua wajib menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlak yang kokoh sejak dini di dalam rumah tangga.

​Guna mendukung penguatan peran tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, memaparkan sejumlah program aplikatif, seperti Gerakan Ayah Mengambil Rapor dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah. Program-program ini sengaja digulirkan untuk mengikis fenomena fatherless di Jawa Barat, di mana data menunjukkan sekitar 29,5 persen anak kehilangan sosok dan keterlibatan ayah dalam proses tumbuh kembang mereka.

​Langkah nyata ini turut diperkuat oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat yang telah menerbitkan Surat Edaran Gubernur mengenai gerakan tersebut. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, menambahkan bahwa figur ayah adalah teladan kedisiplinan bagi anak laki-laki sekaligus pembentuk cara pandang anak perempuan dalam membangun hubungan di masa depan. Sinergi antara kebijakan pengasuhan ini dan keberhasilan Kampung KB seperti di Desa Jalatrang diharapkan mampu mempercepat terwujudnya ketahanan keluarga yang utuh di Jawa Barat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )