Pendidikan

Minggu, 18 Oktober 2026

Oct 18, 2026 - 22:06
Oct 23, 2026 - 10:40
 0  39
Pendidikan

​Bandung - Puncak kemeriahan ajang olahraga tahunan ITB Ultra Marathon 2026 dan ITB Ultra Fun Run 2026 resmi ditutup dengan sukses di Kampus ITB Ganesha, Bandung, pada hari Minggu, 18 Oktober 2026. Acara yang dinanti-nanti oleh para penggiat lari dari berbagai penjuru ini menyuguhkan atmosfer penuh semangat, kebersamaan, serta dedikasi tinggi demi mendukung kemajuan dunia pendidikan melalui penggalangan Dana Lestari.

​Ajang utama ITB Ultra Marathon menantang para pelari ultra tangguh untuk menempuh rute ekstrem sejauh 180 kilometer. Perjalanan dimulai dari titik start di Jakarta, melewati jalur menantang via Bogor, Puncak, Cianjur, Padalarang, hingga Cimahi, sebelum akhirnya menyentuh garis akhir di Kampus ITB Ganesha, Bandung. Antusiasme peserta sangat luar biasa dengan catatan lebih dari 5.000 orang turut ambil bagian dalam gelaran akbar ini.

​Tidak hanya kategori maraton jarak jauh, kemeriahan hari Minggu tersebut juga diramaikan oleh penyelenggaraan ITB Ultra Fun Run 2026. Kegiatan lari santai sejauh 5 kilometer ini mengambil titik awal dan akhir di Kampus ITB Jalan Ganesha Nomor 10, Bandung, dan dilepas tepat pada pukul 06.30 WIB, yang diikuti oleh sivitas akademika, alumni, serta masyarakat umum.

​Di antara ribuan peserta yang memadati garis finis, kisah inspiratif datang dari para juara kategori estafet. Salah satunya adalah Ujang Ahmad Saripudin (Kerap disapa Coach Oyok), pelari yang sukses keluar sebagai juara pertama dalam kategori tim R4 bersama rekan-rekan setimnya setelah bersaing ketat dengan lebih dari 30 tim peserta lainnya yang turut ambil bagian.

​Ketika ditemui awak media usai perlombaan, Coach Oyok menceritakan persiapan intensif yang harus ia dan timnya jalani demi menghadapi medan berat sejauh 180 kilometer tersebut. Menurutnya, kunci utama kesuksesan tim R4 yang beranggotakan empat orang ini adalah konsistensi dalam menjaga jadwal latihan rutin yang disiplin menjelang hari H.

​"Untuk tipsnya mungkin, latihan harus rutin terus konsisten," ungkap Coach Oyok saat membagikan resep kemenangan timnya kepada awak media. Setiap pelari dalam kategori R4 harus menanggung beban jarak tempuh yang tidak sedikit, yakni masing-masing anggota harus berlari sejauh kurang lebih 45 kilometer.  

​Selain konsistensi latihan fisik, tantangan terbesar yang harus ditaklukkan oleh para pelari adalah adaptasi terhadap kondisi cuaca di sepanjang rute perjalanan. Coach Oyok menuturkan bahwa pembagian tugas pelari menuntut mereka untuk siap siaga menghadapi perubahan suhu, terutama saat ia harus berlari pada giliran keempat yang bertepatan dengan teriknya panas matahari.

​"Latihan menyesuaikan dengan cuaca, karena kebetulan saya juga kemarin pelari keempat, nah, kebagian panasnya. Jadi harus membiasakan, terus jangan lupa dihidrasinya dijaga juga," tambah Coach Oyok mengenai strategi penting dalam menjaga stamina tubuh di tengah terik lintasan.  

​Meski persaingan berlangsung sangat kompetitif dengan melibatkan lebih dari 30 tim tangguh, Ujah mengaku merasakan kebanggaan yang luar biasa bisa membawa timnya berdiri di podium tertinggi pada keikutsertaan perdana mereka di ajang ini. Ia juga menyampaikan harapan agar ke depannya penyelenggaraan ITB Ultra Marathon dapat semakin meriah dengan variasi hadiah yang lebih menarik serta partisipasi pelari yang semakin masif.

​Kesuksesan penyelenggaraan ITB Ultra Marathon dan Fun Run 2026 ini sekali lagi membuktikan bahwa olahraga mampu menyatukan semangat kebersamaan dalam balutan misi sosial yang mulia. Melalui keringat para pelari seperti Ujang Ahmad Saripudin dan ribuan peserta lainnya, ITB terus melangkah maju dalam memperkuat fondasi pendidikan bangsa lewat penggalangan Dana Lestari yang berkelanjutan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )