Semangat Membara di Garis Finis: Tim '94reulis 94but' Warnai Kemeriahan ITB Ultra Marathon 2026
Minggu, 18 Oktober 2026
Bandung - Puncak acara ITB Ultra Marathon 2026 dan ITB Ultra Fun Run 2026 resmi digelar dengan penuh kemeriahan di Kampus ITB Ganesha, Bandung, pada hari Minggu, 18 Oktober 2026. Ribuan peserta memadati area kampus untuk merayakan akhir dari perjuangan panjang yang menguji ketahanan fisik sekaligus mempererat tali persaudaraan antaralumni. Ajang tahunan ini tidak hanya menjadi panggung olahraga, tetapi juga wadah kebersamaan yang sarat akan makna sosial dan solidaritas almamater.
Ajang utama ITB Ultra Marathon tahun ini menempuh jarak yang sangat menantang sejauh 180 kilometer. Para pelari perkasa memulai perjalanan dari Jakarta dan menyusuri rute berat yang melewati Bogor, Puncak, Cianjur, Padalarang, serta Cimahi, sebelum akhirnya menyentuh garis finish di Kampus ITB Ganesha, Bandung. Perjalanan lintas kota ini membutuhkan persiapan mental dan fisik yang luar biasa dari setiap peserta yang terlibat.
Tidak tanggung-tanggung, ajang bergengsi ini diikuti oleh lebih dari 5.000 peserta dari berbagai kalangan, terutama para alumni ITB dari berbagai lintas angkatan. Kehadiran ribuan pelari tersebut membawa misi mulia, yakni menggalang Dana Lestari pendidikan demi mendukung kemajuan almamater dan fasilitas pendidikan di kampus tercinta.
Selain kategori ultra marathon yang menantang, rangkaian acara pagi hari juga dimeriahkan oleh ITB Ultra Fun Run 2026. Kegiatan lari santai sejauh 5 kilometer ini dimulai dan berakhir di Kampus ITB Jalan Ganesha Nomor 10, Bandung, tepat pada pukul 06.30 WIB. Fun run ini diikuti oleh peserta dari berbagai usia yang ingin merasakan kemeriahan atmosfer olahraga bersama keluarga dan rekan-rekan.
Di antara ribuan peserta yang memadati garis akhir, perhatian publik tertuju pada salah satu tim relay yang tampil unik dan inspiratif, yakni tim "94reulis 94but". Tim yang beranggotakan 4 Srikandi: Rara, Ria, Rina, dan Yeni ini merupakan perwakilan dari alumni ITB angkatan 94. Dengan penuh canda tawa, mereka membuktikan bahwa usia dan kesibukan bukanlah halangan untuk menaklukkan rute ultra marathon.
Sebagai tim estafet beranggotakan empat orang perempuan seluruhnya (all female), mereka mencatatkan sejarah tersendiri dalam keikutsertaan alumni ITB. Rara mewakili rekan-rekannya menegaskan bahwa perempuan juga mampu dan tangguh menyelesaikan tantangan ultra marathon. Ketika ditanya mengenai rencana ke depan untuk kategori relay R2, mereka menanggapinya dengan gelak tawa dan candaan khas kekeluargaan.
Bagi Rara, pencapaian pribadi dalam ajang ini terasa sangat luar biasa dan emosional. Ia sukses menaklukkan rute tanjakan ekstrem sejauh 45 kilometer menuju kawasan Puncak. Mengingat format kegiatan ini adalah ultra marathon yang jauh melampaui batas jarak maraton biasa, pencapaian tersebut menjadi sebuah prestasi personal yang membanggakan sekaligus mengangkat nama angkatan 94.
Keberhasilan tim "94reulis 94but" sebagai satu-satunya tim all female dalam kategori estafet berempat menjadikan mereka sebagai trendsetter inspiratif bagi para alumni perempuan lainnya. Mereka berharap ke depannya akan semakin banyak kaum hawa yang berani mengambil tantangan serupa dan meramaikan ajang lari jarak jauh ini.
Sebagai masukan untuk penyelenggaraan di masa mendatang, Rara juga menyampaikan harapan agar panitia dapat memberikan apresiasi atau kategori khusus berhadiah bagi peserta kategori relay 4 yang beranggotakan semua perempuan (All female). Hal tersebut dinilai ampuh untuk memicu semangat kompetitif sekaligus mendongkrak partisipasi kaum perempuan di kancah olahraga ultra maraton.
Di balik ketatnya persaingan dan menantangnya rute yang dilalui, esensi utama dari keikutsertaan para alumni ini tetaplah berakar pada kesehatan dan kebersamaan. Ajang ITB Ultra Marathon 2026 ditutup dengan senyum kebahagiaan, menjadi momen emas untuk bernostalgia, menjaga kebugaran tubuh, serta mempererat silaturahmi antaralumni ITB lintas generasi di Kota Bandung.
What's Your Reaction?