Booth Mulia Tour Jadi Pusat Perhatian di ASITA Travel Fair 2025
Selasa, 23 September 2025
Bandung - Booth Mulia Tour (Umra & Hajj Service) menjadi salah satu daya tarik utama dalam pameran ASITA Travel Fair 2025 yang digelar di Atrium 23 Paskal Shopping Center, Kota Bandung. Kehadiran para tokoh penting seperti Ir. H. Adi Junjunan Mustafa, M.Sc (Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung), Budijanto Ardiansjah (Sekjen DPP ASITA), serta Daniel G. Nugraha (Ketua DPD ASITA Jawa Barat) semakin menambah semarak suasana.
Para pejabat tersebut menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan tim Mulia Tour dan melihat layanan unggulan yang ditawarkan perusahaan, terutama paket Haji Khusus dan Umrah yang sudah memiliki izin resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Kunjungan ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap peran Mulia Tour dalam menyediakan layanan perjalanan halal yang berkualitas.
Sejak berdiri pada tahun 2009, PT. Mulia Rahayu Mitra, yang lebih dikenal dengan nama Mulia Rahayu Travel, konsisten mengembangkan diri sebagai biro perjalanan profesional. Di bawah kepemimpinan Hj. Rahajeng Harumi Herdikanti, BSC. BM., perusahaan ini terus menghadirkan inovasi layanan, termasuk dukungan provider visa melalui kerja sama dengan Arabco for Umrah Services serta jaringan Samaya Group yang menyuplai akomodasi hotel dan transportasi bus bagi jamaah.
Suasana booth Mulia Tour tampak ramai sejak hari pertama pameran. Pengunjung antusias mencari informasi mengenai paket Umrah reguler, Umrah plus wisata halal, hingga Haji Khusus, yang ditawarkan dengan berbagai pilihan harga dan fasilitas. Banyak keluarga yang tertarik untuk merencanakan perjalanan ibadah sekaligus liburan halal di destinasi internasional.
Selain layanan ibadah, Mulia Tour juga menghadirkan paket wisata halal ke sejumlah negara, mulai dari Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, hingga Jepang dan Korea. Dengan konsep Halal Trip, perusahaan ini memastikan bahwa setiap perjalanan memperhatikan kebutuhan makanan halal, akomodasi nyaman, dan itinerary yang sesuai dengan gaya hidup muslim.
Dalam misinya, Mulia Tour menekankan empat prinsip utama, yakni komitmen pada kualitas layanan, transparansi dalam setiap proses, efisiensi biaya demi kenyamanan pelanggan, serta memberikan pengalaman terbaik bagi klien. Filosofi ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk selalu menghadirkan produk dan layanan yang personal, sesuai kebutuhan jamaah dan wisatawan.
Menariknya, Mulia Tour juga sudah memanfaatkan teknologi digital. Masyarakat kini bisa mengakses layanan mereka melalui website resmi www.muliarahayutravel.com
, akun Instagram @mulia_tour, hingga aplikasi mobile Mulia Rahayu Travel yang tersedia di perangkat iOS dan Android. Layanan digital ini memudahkan calon jamaah dan pelanggan dalam melakukan pemesanan tiket, hotel, hingga paket wisata.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengapresiasi langkah digitalisasi ini. Menurutnya, adaptasi teknologi menjadi kunci agar biro perjalanan tetap relevan dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk generasi muda yang kini juga mulai banyak melakukan perjalanan ibadah maupun wisata halal.
Sementara itu, Ketua DPD ASITA Jawa Barat, Daniel G. Nugraha, menegaskan bahwa sektor perjalanan umrah dan wisata halal memiliki potensi besar di Jawa Barat. "Provinsi ini termasuk penyumbang terbesar jemaah umrah di Indonesia. Kami menargetkan transaksi hingga Rp10 miliar selama enam hari pameran, melonjak dari capaian tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.
Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, Mulia Tour (Umra & Hajj Service) tampil sebagai salah satu perusahaan travel yang paling diperhitungkan di ASITA Travel Fair 2025. Kehadirannya tidak hanya memperkuat ekosistem pariwisata halal di Indonesia, tetapi juga memberi inspirasi bahwa layanan ibadah dan wisata bisa dikemas modern, transparan, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
What's Your Reaction?