Bojongloa Kidul Sabet Gelar Juara Umum MTQ ke-49 Kota Bandung, Siap Cetak SDM Unggul dan Qurani

Jumat, 26 Juni 2026

Jun 26, 2026 - 15:07
Jun 26, 2026 - 15:55
 0  27
Bojongloa Kidul Sabet Gelar Juara Umum MTQ ke-49 Kota Bandung, Siap Cetak SDM Unggul dan Qurani

​BANDUNG — Rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 Tingkat Kota Bandung Tahun 2026 resmi ditutup pada Kamis, 25 Juni 2026. Penutupan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam membangun generasi Qurani melalui kegiatan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.

​Dalam ajang bergengsi ini, Kecamatan Bojongloa Kidul berhasil mencatatkan prestasi tertinggi dengan keluar sebagai Juara Umum. Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Kecamatan Bandung Kulon, disusul oleh Kecamatan Rancasari yang harus puas berada di peringkat ketiga.

​Menanggapi kemenangan tersebut, Camat Bojongloa Kidul, Drs. Mochamad Yudi Mulyana, M.Si., menyatakan bahwa capaian ini merupakan buah manis dari konsistensi wilayahnya. "Kemenangan ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari tradisi juara yang selama ini tertanam di Kecamatan Bojongloa Kidul," ujarnya saat ditemui oleh awak media.

​Lebih lanjut, Yudi menjelaskan bahwa faktor geografis dan sosial budaya wilayahnya sangat mendukung kafilah mereka. Banyaknya lingkungan pesantren di wilayah Bojongloa Kidul membuat kedekatan serta kebiasaan sehari-hari masyarakat dengan kegiatan keagamaan menjadi sangat lekat, yang kemudian dioptimalkan dengan matang dalam menyongsong ajang MTQ tahun ini.

​Keberhasilan besar ini, menurut Yudi, bukan merupakan kerja individu melainkan hasil sinergi kolektif seluruh elemen masyarakat. Prestasi membanggakan ini merupakan hasil karya warga Kecamatan Bojongloa Kidul yang dikelola secara apik bersama Kantor Urusan Agama (KUA), pihak kecamatan, para ustaz, sesepuh, serta tokoh masyarakat setempat.

​Pihak kecamatan berharap prestasi ini tidak sekadar menjadi kebanggaan sesaat, melainkan pemantik jangka panjang. Raihan ini diharapkan dapat terus dipelihara agar bermanfaat dalam mendukung visi utama Kota Bandung, khususnya dalam membangun keunggulan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan pemahaman agama yang kuat.

​Di sisi lain, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tidak boleh hanya berorientasi pada kompetisi semata. Menurutnya, MTQ memiliki makna yang jauh lebih luas, yakni sebagai sarana strategis untuk membentuk generasi yang mampu memahami, menghayati, dan menerapkan nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan nyata.

​"Musabaqah Tilawatil Quran bukan hanya ajang untuk mempertemukan para qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta terbaik dari seluruh Kota Bandung. Lebih dari itu, MTQ adalah bagian dari upaya membina generasi Qurani serta memperkuat kedekatan masyarakat dengan nilai-nilai suci Al-Qur’an," tegas Farhan dalam sambutannya.

​Farhan juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kafilah yang telah berjuang dan memamerkan kualitas terbaiknya. Ia menambahkan bahwa keikutsertaan setiap peserta sudah menjadi kontribusi positif lewat proses belajar dan berlatih, di mana esensi utama dari ajang ini adalah ikhtiar bersama untuk mencintai dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

​Sebagai penutup, optimisme besar ditiupkan oleh Pemkot Bandung yang membidik target yang lebih tinggi untuk tahun depan. Farhan menyampaikan harapan agar Kota Bandung dapat dipercaya menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2027, seraya mengajak seluruh warga menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi pembangunan kota, selaras dengan visi kota Bandung yaitu Bandung Utama (Unggul, Terbuka, Amanah, Maju dan Agamis) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )