Bandung Urban Jungle 2026 Resmi Dimulai: Destinasi Terbesar Pecinta Hewan dan Tanaman Hadir di Istana Plaza

Sabtu, 18 Juli 2026

Jul 18, 2026 - 06:59
Jul 18, 2026 - 09:28
 0  3
Bandung Urban Jungle 2026 Resmi Dimulai: Destinasi Terbesar Pecinta Hewan dan Tanaman Hadir di Istana Plaza

​BANDUNG – Gelaran festival hewan peliharaan dan tanaman hias terbesar di Kota Kembang, Bandung Urban Jungle (BUJ) 2026, resmi dibuka untuk pertama kalinya pada Jumat (17/7/2026). Mengusung tema sebagai destinasi utama bagi para pet dan plant lovers, acara yang dikomandoi oleh Jane Aman dan Cindi selaku Event Organizer (EO) ini diselenggarakan selama tiga hari penuh, mulai tanggal 17 hingga 19 Juli 2026 di Istana Plaza Mall Bandung. Gelaran perdana ini sukses menarik perhatian ribuan warga Bandung yang ingin menghabiskan akhir pekan bersama hewan kesayangan mereka.

​Festival ini menghadirkan pengalaman berbelanja dan rekreasi yang lengkap dengan menggandeng lebih dari 100 tenants terkemuka. Para pengunjung yang hadir dapat mengeksplorasi berbagai stan yang terbagi ke dalam kategori Pet & Pet Lifestyle Brands, Plant & Nursery Vendors, Food & Beverage Tenants, serta berbagai Partners & Collaborators. Istana Plaza yang baru saja merampungkan proses renovasi dinilai menjadi tempat pelaksanaan indoor yang sangat layak dan nyaman bagi kenyamanan hewan peliharaan maupun pengunjung.

​Jane Aman menjelaskan bahwa Bandung Urban Jungle didirikan dengan semangat dari pecinta hewan untuk sesama pecinta hewan. Tujuan utama dari acara ini adalah menyediakan ruang komunal bagi masyarakat dan berbagai komunitas lintas fauna di Bandung untuk berkumpul, saling bertukar informasi, sekaligus berbelanja keperluan satwa peliharaan. Tidak hanya berfokus pada sisi komersial, Jane menekankan bahwa acara ini membawa misi edukasi yang kuat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan domestik.

​Lebih lanjut, Jane menegaskan bahwa stan-stan satwa yang ikut serta dalam Bandung Urban Jungle 2026 diseleksi secara ketat demi mempromosikan kesejahteraan hewan. Acara ini berkomitmen penuh untuk menjauhkan diri dari praktik eksploitasi hewan seperti puppy mills atau tempat pembiakan satwa yang tidak bertanggung jawab. Hewan-hewan yang dihadirkan—mulai dari anjing, kucing, kelinci, reptil, hingga ikan—berasal dari para breeder lokal yang terpercaya dan terbukti memperlakukan hewan dengan baik.

​Senada dengan Jane, Cindi mengungkapkan bahwa ide awal pembentukan acara ini berangkat dari kerinduan yang mendalam akan wadah khusus yang berfokus pada hewan dan tanaman di Kota Bandung. Selain menjadi tempat bertemunya komunitas, gelaran ini juga dirancang untuk merangkul para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Melalui Bandung Urban Jungle, para pengusaha UMKM yang bergerak di industri pets and plants diberikan panggung untuk mempublikasikan dan memamerkan produk-produk unggulan mereka agar dapat berkembang lebih pesat.

​Selama tiga hari penyelenggaraan, Bandung Urban Jungle 2026 menyuguhkan lebih dari 10 aktivitas menarik yang dapat dinikmati sebelum dan selama acara berlangsung. Beberapa atraksi utama yang dihadirkan meliputi Petting Zoo sebagai sarana edukasi interaktif bagi anak-anak, Pet Fashion Show, Pet & FnB Market, hingga sesi Photoshoot khusus anabul. Seluruh rangkaian acara ini sengaja dirancang agar para pemilik dapat membangun kedekatan emosional yang lebih baik dengan hewan peliharaannya.

​Jadwal aktivitas yang padat pun telah dipersiapkan setiap harinya sejak pukul 11.00 WIB hingga 22.00 WIB. Pada hari pertama, acara diwarnai dengan edukasi informatif seperti Talk Show Ayam bersama Damour, Let's talk Plant, Tochi pottery Class, dan ditutup dengan Live Auction dari yayasan penampungan hewan, Give Dogs Second Chance (GDSC). Sementara pada hari Sabtu, aktivitas diisi dengan kegiatan unik seperti Pet Yoga bersama Aira, Pet Plating bersama IRAW, sesi tanya jawab komunikasi hewan (Ancom) bersama Yoshi.thepomchi, serta edukasi dari Ak9 dan Zoomanji.

​Puncak kemeriahan festival diprediksi akan berlangsung pada hari Minggu (19/7/2026), dengan serangkaian agenda yang tidak kalah atraktif. Pengunjung dapat mengikuti diskusi interaktif bersama Greetania dan Dr. Anton, mengikuti aktivitas kreatif Dog Painting bersama Woofbar, menyaksikan lenggak-lenggok satwa di Pet Fashion Show, serta menyaksikan parade penutup yang dipersembahkan oleh komunitas Gerak Anjing. Seluruh kemeriahan dan fasilitas hiburan ini dapat diakses oleh masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya masuk (Free Entry).

​Sisi kemanusiaan dan kepedulian terhadap satwa telantar juga ditunjukkan melalui kolaborasi khusus dengan shelter GDSC. Penyelenggara mengadakan garage sale yang menjual barang-barang donasi dari para pemilik hewan di seluruh Indonesia, di mana seluruh keuntungan penjualannya akan didonasikan untuk operasional shelter. Selain itu, program lelang langsung (Live Auction) untuk produk-produk bermerek juga diadakan pada hari Jumat dan Minggu, yang seluruh hasilnya akan dialokasikan penuh untuk membantu anjing-anjing di penampungan.

​Meski diselenggarakan secara mandiri tanpa keterlibatan langsung dari pemerintah, pihak panitia mengapresiasi dukungan dari beberapa klinik hewan mitra yang menyediakan program vaksinasi rabies gratis. Cindi berharap ke depannya pemerintah kota dapat lebih masif mensosialisasikan program kesehatan hewan dan memberikan dukungan penuh terhadap pemanfaatan ruang publik bagi komunitas fauna. Melalui kesuksesan ajang perdana ini, Jane dan Cindi berharap Bandung Urban Jungle dapat bertransformasi menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan terus menyebarkan pesan-pesan positif bagi seluruh warga Kota Bandung.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )