Entrepreneurial Marketing Corporate For Impact di Bandung Marketing Week 2026
Jumat, 21 Agustus 2026
BANDUNG — PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), grup bisnis penyedia solusi kertas terintegrasi dan bahan kimia terkemuka di Indonesia, berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Bandung Marketing Week (BMW) 2026. Perusahaan yang merupakan pionir industri kertas konversi nasional ini dianugerahi penghargaan bergengsi Entrepreneurial Marketing Corporate For Impact. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Bandung, M. Farhan, kepada Commissioner PT Alkindo Naratama Tbk, Erik Sutanto, dalam puncak acara yang berlangsung megah di Holiday Inn Pasteur, Bandung, Kamis (20/8).
Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen ALDO dalam menerapkan strategi pemasaran berorientasi kewirausahaan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat. Gelaran BMW 2026 yang memasuki hari kedua melalui rangkaian Corporate Day ini mengusung tema “Winning the Competition in the Age of AI”, mempertemukan ratusan pelaku industri, pemerintah daerah, akademisi, dan komunitas pemasaran untuk membahas arah persaingan bisnis di era kecerdasan buatan.
Didirikan sejak tahun 1989, PT Alkindo Naratama Tbk telah tumbuh menjadi kekuatan utama dalam industri kertas konversi dan kemasan di Tanah Air. Dengan rekam jejak dan pengalaman lebih dari 30 tahun, ALDO konsisten menyediakan solusi kemasan yang inovatif, ramah lingkungan, serta berdaya saing tinggi. Melalui filosofi dan semangat “Partnership Through Quality”, perusahaan bertekad untuk terus membangun kemitraan jangka panjang berbasis kualitas produk dan standar layanan terbaik.
Keberhasilan ALDO meraih penghargaan ini juga didukung oleh reputasi kokohnya yang telah dipercaya oleh lebih dari 100 mitra bisnis, baik di tingkat lokal maupun internasional. Langkah transformasi hijau dan efisiensi operasional yang dijalankan ALDO membuktikan bahwa korporasi manufaktur mampu beradaptasi dengan dinamika pasar modern tanpa mengorbankan nilai-nilai keberlanjutan. Hal inilah yang menjadikan nilai impact atau dampak sosial-lingkungan ALDO diakui secara luas oleh para dewan juri dan pakar pemasaran.
PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) berpartisipasi aktif sebagai narasumber dalam sesi breakroom bertajuk "Winning Customer Through Selling", membagikan strategi serta wawasan mendalam terkait optimalisasi teknik penjualan untuk memikat dan mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan bisnis yang kompetitif. Dalam pemaparannya, emiten manufaktur produk kertas dan kimia terintegrasi ini menekankan pentingnya pemahaman terhadap kebutuhan pasar, pendekatan berbasis nilai (value-based selling), serta inovasi layanan sebagai kunci utama dalam membangun hubungan kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan. Ketertarikan para peserta terlihat dari antusiasme diskusi interaktif yang membahas tantangan nyata di lapangan, membuktikan komitmen PT Alkindo Naratama Tbk untuk tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis internal tetapi juga berkontribusi dalam membagikan praktik terbaik industri kepada ekosistem bisnis yang lebih luas.
Rangkaian acara Corporate Day BMW 2026 sendiri dipenuhi oleh diskusi strategis level tinggi, salah satunya sesi “Duo Great Marketeers of Bandung” yang menghadirkan pakar pemasaran nasional Hermawan Kartajaya bersama Wali Kota Bandung M. Farhan dan CEO Kartika Sari, Andrew Purnomo. Sesi berharga ini mengupas tuntas strategi membangun citra merek, mengembangkan potensi ekonomi daerah, serta memperkuat daya saing Kota Bandung di tengah lanskap persaingan global yang kian dinamis.
Dalam pemaparannya, Hermawan Kartajaya menekankan pentingnya diferensiasi yang kuat bagi setiap korporasi untuk dapat bertahan dan unggul di pasaran. “Produk yang terbaik saja tidak cukup jika tidak memiliki diferensiasi yang jelas dari kompetitor. Karena itu, brand perlu memiliki positioning yang kuat agar konsumen memahami keunggulan dan alasan untuk memilihnya,” ujar Hermawan. Hal ini selaras dengan langkah ALDO yang terus berinovasi membedakan produk kemasannya melalui penguatan aspek keberlanjutan dan integrasi teknologi.
Selain itu, Group COO MCorp, Iwan Setiawan, turut memberikan sambutan pembuka yang menyoroti pentingnya kepemimpinan dan navigasi bisnis di era kecerdasan buatan. Menurut Iwan, AI hadir sebagai alat analisis yang terstruktur untuk membantu pemimpin perusahaan menemukan pola data secara presisi demi pengambilan keputusan strategis. Penekanan pada adaptasi teknologi ini sejalan dengan upaya ALDO dalam merambah modernisasi operasional pabrik dan rantai pasoknya agar tetap responsif terhadap kebutuhan industri modern.
Dukungan terhadap sinergi bisnis dan daerah juga ditegaskan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dra. Nani Hayani Adam, M.Si., dalam sesi Keynote Speech. Nani menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi merupakan kunci utama dalam memperkuat daya saing ekonomi Jawa Barat. Inovasi yang dihadirkan oleh korporasi seperti PT Alkindo Naratama Tbk menjadi salah satu pilar pemacu pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemberian penghargaan Entrepreneurial Marketing Corporate For Impact kepada ALDO menjadi salah satu agenda paling dinanti di tengah penyerahan apresiasi lainnya, seperti Industry Marketing Champion West Java 2026, Public Service Award West Java 2026, serta SSPOTY Award 2026. Kehadiran Erik Sutanto selaku Commissioner ALDO saat menerima penghargaan dari Wali Kota Bandung M. Farhan menegaskan posisi ALDO sebagai salah satu korporasi panutan di wilayah Jawa Barat yang berhasil memadukan pertumbuhan bisnis dengan nilai keberlanjutan.
Melalui penerimaan penghargaan ini, PT Alkindo Naratama Tbk semakin memperkokoh posisinya sebagai pionir solusi kertas dan kemasan terintegrasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan berlandaskan inovasi berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, dan kemitraan erat bersama seluruh pemangku kepentingan, ALDO optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi industri nasional serta membawa dampak positif yang meluas bagi masyarakat.
What's Your Reaction?