Menuju Indonesia Bermartabat, PERADI Profesional Hadiri Pengambilan Sumpah Advokat Baru di Pengadilan Tinggi Bandung
Kamis, 4 Juni 2026
BANDUNG — PERADI Profesional menghadiri kegiatan Pengambilan Sumpah/Janji Calon Advokat baru di wilayah hukum Jawa Barat. Organisasi advokat yang beralamat di Jalan Bungur Besar Raya, No 85/A7, Kel. Kemayoran, Kec Kemayoran, Kota Jakarta Pusat ini terus berkomitmen mencetak penegak hukum yang beretika, berintegritas, dan berkarakter demi transformasi advokat sebagai officium nobile (profesi yang mulia) menuju Indonesia yang bermartabat.
Pelaksanaan penyumpahan advokat tersebut digelar dalam Sidang Terbuka Pengadilan Tinggi Bandung pada Kamis, 4 Juni 2026. Acara yang berlangsung khidmat mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Tinggi Bandung, Jln. Cimuncang No. 21 D, Kota Bandung. Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan saat para calon advokat mengucapkan sumpah dan janji setianya di hadapan hukum.
Setelah prosesi pengambilan sumpah selesai, para peserta tidak langsung membubarkan diri. Mereka mendapatkan sesi pembinaan khusus dari Yang Mulia Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, Dr. Hery Supriyono, S.H., M.Hum. Dalam pembinaannya, beliau memberikan pembekalan moral dan profesionalisme, serta mengingatkan para advokat baru mengenai tanggung jawab besar yang kini ada di pundak mereka dalam menegakkan keadilan di masyarakat.
Di sela-sela acara, awak media berkesempatan melakukan wawancara eksklusif bersama Ketua Umum sekaligus pendiri PERADI Profesional, Dr. (HC). M. Aslam Fadli, SH., MH, PhD. Beliau menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kelancaran acara penyumpahan ini. Hubungan kelembagaan yang baik antara organisasi advokat dan instansi peradilan menjadi kunci suksesnya regenerasi penegak hukum.
"Alhamdulillah, kami dari pimpinan organisasi advokat sangat senang atas kegiatan ini. Dan berterima kasih kepada Ketua Pengadilan Tinggi Bandung beserta jajaran atas terselenggaranya kembali kegiatan ini," ujar Dr. (HC). M. Aslam Fadli dengan penuh rasa syukur kepada para awak media yang menemuinya di lokasi acara.
Lebih lanjut, Dr. (HC). M. Aslam Fadli menyoroti tantangan nyata yang masih dihadapi oleh dunia hukum di Indonesia saat ini, khususnya mengenai pemerataan keadilan. Beliau mengungkapkan bahwa akses terhadap keadilan sosial belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat secara merata di berbagai penjuru nusantara.
"Harus diakui bahwa di negara kita masih sangat membutuhkan akses bantuan hukum, terutama di daerah terpencil, terisolir, dan daerah yang masih sulit terjangkau oleh teknologi," tuturnya secara mendalam mengenai ketimpangan akses hukum yang ada.
Oleh karena itu, beliau menegaskan bahwa upacara pelantikan dan penyumpahan Advokat baru ini bukan sekadar seremonial belaka. Momen ini merupakan bagian krusial dari upaya besar bangsa dalam menjamin hak-hak hukum masyarakat yang selama ini kerap terabaikan karena keterbatasan geografis.
"Sehingga kegiatan ini merupakan salah satu bagian daripada terwujudnya keadilan bagi seluruh warga negara Indonesia," jelas Ketum PERADI Profesional tersebut, menekankan esensi dari peran baru yang diemban oleh para advokat yang baru disumpah.
Di akhir wawancaranya, Dr. (HC). M. Aslam Fadli menyayangkan fenomena penumpukan advokat yang cenderung hanya terpusat di kota-kota besar. Melalui organisasi advokat ini, beliau menaruh harapan besar agar para lulusan Sarjana Hukum (S.H.) yang baru dilantik memiliki kepekaan sosial untuk mengabdi ke daerah-daerah.
"Advokat hari ini masih banyak yang memilih tinggal di kota sehingga banyak daerah-daerah terbengkalai. Mungkin dengan banyaknya advokat yang ambil bagian—rekan-rekan yang sudah berlatar belakang pendidikan sarjana hukum yang ambil bagian jadi advokat—semoga ada kepedulian mereka terhadap wujudnya asas keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya menutup wawancara.
What's Your Reaction?