Kobarkan Semangat Cinta Lingkungan, Komunitas Eco Enzyme Sukabumi Meriahkan Penuangan Massal di Sungai Cikapundung

Senin, 8 Juni 2026

Jun 8, 2026 - 09:15
Jun 8, 2026 - 12:43
 0  78
Kobarkan Semangat Cinta Lingkungan, Komunitas Eco Enzyme Sukabumi Meriahkan Penuangan Massal di Sungai Cikapundung

​Bandung - Aliran Sungai Cikapundung di kawasan pusat Kota Bandung mendadak riuh dan dipenuhi antusiasme warga pada Minggu pagi (7 Juni 2026), Ribuan orang dari berbagai elemen masyarakat berkumpul dengan satu tujuan mulia, yaitu menyelamatkan lingkungan. Mereka hadir untuk berpartisipasi dalam aksi massal penuangan cairan eco enzyme ke aliran salah satu sungai paling bersejarah di Kota Kembang tersebut dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke-54.

​Suasana kegiatan terasa semakin istimewa dan berwarna dengan kehadiran rombongan istimewa dari luar kota. Puluhan anggota Komunitas Eco Enzyme dari Sukabumi sengaja datang secara khusus dengan menggunakan bus pariwisata demi memberikan dukungan moral dan aksi nyata dalam acara penuangan ini. Setibanya di lokasi, kehadiran mereka langsung mencuri perhatian karena langsung membaur dengan hangat bersama para anggota perwakilan dari berbagai komunitas lokal lainnya.

​Meski mayoritas anggota rombongan dari Sukabumi ini telah memasuki usia lanjut (lansia), hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan energi positif mereka. Sebaliknya, semangat luar biasa untuk hadir dan mendukung kelestarian alam justru terpancar kuat dari wajah-wajah yang penuh kebahagiaan. Kehadiran mereka seolah menjadi magnet tersendiri yang membakar semangat para relawan muda yang memadati kawasan Cikapundung Riverspot.

​Kemeriahan semakin memuncak saat para lansia asal Sukabumi ini berinisiatif mengajak seluruh orang yang hadir di lokasi untuk bernyanyi bersama. Ajakan spontan ini disambut dengan sorak-sorai gembira, mengubah suasana formal menjadi panggung kebersamaan yang sangat riang gembira. Suasana akrab juga tercipta ketika salah satu anggota rombongan diajak berinteraksi menggunakan bahasa Mandarin oleh MC acara. Interaksi tersebut disambut hangat oleh para peserta lain yang saling menjawab dengan bahasa yang sama, memicu gelak tawa yang memecah ketegangan di sepanjang bantaran sungai.

​Di tengah riuhnya acara, Ketua Rombongan Komunitas Eco Enzyme Sukabumi, Achien, menyempatkan diri untuk berbincang dengan awak media yang meliput. Dalam wawancara tersebut, Achien menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap jalannya kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Eco Enzyme Bandung Pro (EEBPro) ini. Ia menegaskan bahwa jarak yang jauh antara Sukabumi dan Bandung bukanlah penghalang untuk sebuah gerakan penyelamatan bumi. 

​"Acara luar biasa seperti ini memang perlu dan wajib didukung penuh. Kami yang hadir di sini umumnya sudah lansia, namun tetap semangat menempuh perjalanan jauh dari Sukabumi. Ini semua kami lakukan demi wujud kepedulian kami terhadap lingkungan, agar alam ini bisa terus lestari sepanjang masa walau kami nanti sudah tiada," ujar Achien dengan penuh haru saat diwawancarai awak media.

​Aksi nyata penyelematan ekosistem ini juga mendapat perhatian khusus dari jajaran Pemerintah Kota Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Siti Khodijah, ST. MT., selaku Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi lintas wilayah ini, yang membuktikan bahwa kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan daerah aliran sungai (DAS) merupakan tanggung jawab bersama tanpa sekat geografis.

​Sebelum masuk ke acara inti, pihak penyelenggara menyajikan berbagai program edukatif yang dirancang untuk menanamkan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Panitia memberikan demonstrasi praktis mengenai cara pembuatan eco enzyme dengan memanfaatkan limbah organik dapur seperti sisa buah dan sayuran. Edukasi ini menarik minat besar dari warga serta rombongan komunitas yang hadir, yang berkomitmen untuk terus menerapkannya di lingkungan rumah masing-masing.

​Memasuki momen puncak, ribuan liter cairan eco enzyme dituangkan secara serentak ke aliran Sungai Cikapundung oleh seluruh peserta, termasuk oleh para anggota komunitas asal Sukabumi. Cairan organik hasil fermentasi ini dikenal luas memiliki kemampuan alami untuk membantu menjernihkan air sungai, mengurai zat-zat polutan yang mengendap, serta memperbaiki ekosistem air yang lambat laun mulai tercemar akibat aktivitas urban.

​Seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama empat jam ini ditutup dengan sesi pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia setempat serta momen ramah tamah makan bersama. Melalui semangat membara yang ditunjukkan oleh para lansia asal Sukabumi, acara bertema "Merawat Bumi, Sukacita Bersama" ini sukses meninggalkan pesan mendalam. Kegiatan ini menjadi refleksi nyata bahwa menjaga bumi bukan sekadar kewajiban, melainkan sebuah warisan berharga yang harus terus diperjuangkan demi generasi masa depan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )