Jobseeker Diserbu Pencari Kerja di Job Fair 2026, Perkuat Kolaborasi Serap Tenaga Kerja di Bandung
Selasa, 28 April 2026
Bandung - Gelaran Job Fair 2026 di Teras Sunda Cibiru pada Sabtu, 25 April 2026, menjadi magnet bagi ribuan pencari kerja. Salah satu yang mencuri perhatian adalah kehadiran booth Jobseeker Company yang ramai diserbu para jobseeker sejak acara dibuka.
Partisipasi Jobseeker dalam ajang Job Fair Future Connect 2026 menjadi bagian dari sinergi strategis bersama Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung dalam mempertemukan kandidat potensial dengan kebutuhan industri. Kehadiran platform ini tidak sekadar membuka booth informasi, tetapi juga menghadirkan solusi rekrutmen berbasis digital.
Pendiri dan CEO Jobseeker Company, Chandra Ming, turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan adaptif di era digital.
Antusiasme pengunjung terlihat dari padatnya booth Jobseeker yang dipenuhi pencari kerja yang ingin berkonsultasi, mencari informasi lowongan, hingga mengetahui peluang kerja nasional dan internasional yang tersedia melalui platform tersebut.
Dalam momentum itu, Ade Irma Anggreaini mendapat kesempatan tampil di panggung utama untuk memperkenalkan layanan Jobseeker. Ia menjelaskan bagaimana platform tersebut membantu pencari kerja menemukan peluang sesuai kompetensi sekaligus mempertemukan perusahaan dengan kandidat terbaik.
Ade Irma menegaskan bahwa sinergi menjadi kunci dalam mempertemukan dunia industri dan talenta kerja. Menurutnya, kolaborasi bersama Disnaker Bandung melalui Job Fair ini merupakan bentuk nyata upaya bersama membangun masa depan tenaga kerja Indonesia yang lebih tangguh.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penurunan angka pengangguran melalui pembukaan ribuan lowongan dalam Job Fair 2026. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari jumlah pendaftar, tetapi dari seberapa banyak tenaga kerja yang benar-benar terserap.
Dalam kegiatan ini tersedia 3.528 lowongan kerja dari 19 perusahaan. Hingga pelaksanaan berlangsung, sekitar 1.300 pencari kerja telah mendaftar dan sekitar 600 hadir langsung di lokasi untuk mengikuti proses rekrutmen dan penjajakan peluang kerja.
Farhan juga mendorong evaluasi menyeluruh dengan melibatkan Kadin Indonesia dan Apindo agar peluang kerja yang dibuka lebih tepat sasaran. Selain itu, penguatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian melalui kolaborasi dengan asosiasi dan serikat pekerja.
Ia turut menyoroti persoalan klasik yang dihadapi pencari kerja pemula, seperti batas usia dan minim pengalaman. Karena itu, program magang didorong sebagai pintu masuk ke dunia kerja, dengan penegasan bahwa praktik magang harus tetap sesuai aturan dan tidak merugikan pekerja.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menyampaikan pihaknya terus berinovasi mempermudah akses pencari kerja, termasuk melalui kerja sama dengan Jobseeker yang menghadirkan sekitar 1.200 lowongan nasional maupun internasional.
Menurut Yayan, konsep job fair dirancang agar pencari kerja tidak perlu mendatangi perusahaan satu per satu. Seluruh proses dipertemukan dalam satu lokasi, bahkan ke depan akan dikembangkan dengan sistem hybrid agar pelamaran hingga wawancara bisa dilakukan secara daring.
Ia optimistis dari sekitar 600 pencari kerja yang hadir, setidaknya 300 hingga 400 orang dapat terserap bekerja, mengingat tingginya kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan peserta. Harapan itu sejalan dengan semangat kegiatan yang berorientasi pada hasil nyata.
Kehadiran Jobseeker Company dalam Job Fair 2026 dinilai memperkuat transformasi layanan ketenagakerjaan berbasis digital. Kolaborasi antara pemerintah, platform rekrutmen, dan dunia usaha menjadi model baru yang diyakini mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan secara lebih efektif.
Melalui Job Fair 2026, Pemerintah Kota Bandung bersama seluruh mitra berharap semakin banyak pencari kerja mendapatkan peluang, sekaligus membuka jalan menuju ekosistem tenaga kerja yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing. Di tengah antusiasme tinggi peserta, Jobseeker menjadi salah satu simbol optimisme baru bagi para pejuang karier di Kota Bandung.
What's Your Reaction?