Aetos Community Gathering dan Kebaktian Anak Muda Kristen Bandung: Semangat Persatuan dan Kasih untuk Kota Kembang
Senin, 3 November 2025
Bandung - Kegiatan Aetos Community Gathering dan Kebaktian Anak Muda Kristen Kota Bandung digelar dengan penuh semangat di Kampus Universitas Maranatha, Sabtu (1/11/2025). Acara ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan cinta terhadap Kota Bandung, sekaligus bentuk kontribusi anak muda Kristen dalam memperkuat nilai-nilai persatuan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung, M. Farhan, yang memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan positif tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda yang dirayakan setiap akhir Oktober, di mana para pemuda Indonesia berikrar untuk bersatu demi tanah air.
“Kegiatan ini adalah bukti bahwa anak muda Kota Bandung memiliki semangat persatuan dan cinta kota yang tinggi. Ini sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda yang kita rayakan bersama,” ujar Farhan di hadapan ratusan peserta yang memenuhi aula kampus dengan antusiasme tinggi.
Mengusung tema “Youth United, Future Ignited”, acara ini mengandung pesan mendalam bahwa masa depan bangsa akan bersinar bila para pemudanya bersatu dalam kasih, iman, dan semangat melayani. Berbagai kegiatan seperti pujian, doa bersama, renungan, dan penampilan musik rohani turut mewarnai suasana penuh sukacita dan kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Farhan mengingatkan sejarah 97 tahun lalu ketika para pemuda Indonesia menanggalkan perbedaan demi satu tujuan besar: Indonesia yang merdeka dan bersatu. “Sekarang, tugas kita menjaga nyala api persatuan itu di tengah tantangan zaman yang berbeda,” ujarnya.
Farhan juga menyampaikan rasa bangganya melihat anak muda Kristen Bandung tetap bersekutu dan aktif membangun nilai-nilai kasih di tengah masyarakat. “Saya bangga melihat anak-anak muda Kristen Bandung tetap bersekutu, berdoa, dan melayani. Di tengah dunia yang makin individualistis, sikap ini sangat dibutuhkan untuk membangun masyarakat yang penuh kasih dan saling menghormati,” ungkapnya.
Namun, ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti pengaruh media sosial, tekanan sosial dan mental, serta menurunnya semangat gotong royong. Ia mengajak anak muda untuk tidak larut dalam arus individualisme. “Sekarang banyak tantangan yang membuat anak muda lebih individualistis. Karena itu, penting untuk tetap menjaga nilai kepedulian sosial dan kebersamaan,” katanya menegaskan.
Dalam kesempatan yang sama, Farhan memberi motivasi kepada seluruh peserta agar terus menjadi terang dan teladan di tengah perubahan zaman. “Gunakan iman dan kasih sebagai dasar dalam bertindak. Tunjukkan bahwa anak muda Kristen aktif, kreatif, dan peduli terhadap sesama,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah para peserta.
Acara Aetos Community Gathering ditutup dengan doa bersama dan peneguhan komitmen untuk menjadi generasi muda yang bersatu, beriman, dan melayani. Para peserta tampak bersemangat untuk terus berkarya bagi kota dan bangsa, mencerminkan semangat yang hidup dari tema acara tahun ini.
Dalam penutupnya, Wali Kota Bandung M. Farhan berpesan, “Bangunlah Bandung bukan hanya dengan ide dan tenaga, tapi dengan hati yang melayani. Kota ini akan maju bukan hanya karena infrastrukturnya, tapi karena warganya yang beriman dan berkasih.” Pesan itu menjadi penutup yang hangat bagi sebuah malam penuh inspirasi dan persaudaraan.
What's Your Reaction?