VECONAC & LVRI Gelar Pertemuan Tingkat ASEAN di Bandung, Kunjungi Taman Asia Afrka Kiara Artha Park
Kamis, 27 November 2025
Bandung - Indonesia kembali menunjukan perannya sebagai salah satu negara penting di kawasan Asia Tenggara dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan 7th Executive Board Meeting dan 24th General Assembly VECONAC (Veterans Confederation of ASEAN Countries). Kegiatan yang berlangsung pada 23–27 November 2025 ini dihadiri delegasi dari sepuluh negara ASEAN, yakni Indonesia, Kamboja, Brunei Darussalam, Malaysia, Laos, Singapura, Myanmar, Vietnam, Filipina, dan Thailand.
Rangkaian pertemuan ini merupakan kelanjutan dari diskusi strategis dalam Working Committee Meeting (WCM) ke-6 yang sebelumnya digelar di Yogyakarta. Seluruh hasil pembahasan tersebut kemudian difinalisasi dalam Executive Board Meeting serta General Assembly di Jakarta dan Bandung. Sebagai pemegang presidensi VECONAC 2025, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) memegang peran penuh sebagai tuan rumah kegiatan ini.
Dalam agenda resmi, para delegasi mengunjungi PT Pindad sebagai simbol kekuatan industri pertahanan Indonesia serta Museum Konferensi Asia-Afrika, lokasi bersejarah yang menjadi tonggak diplomasi global. Usai kunjungan, seluruh delegasi menghadiri jamuan makan siang dan acara budaya di Layana Hall, Kiara Artha Park, Kota Bandung.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan, Kasdam III/Siliwangi Faisol Izuddin Karimi, Kesbangpol Drs. Wahyu Mijaya S.H., M.Si. mewakili Gubernur Jawa Barat, serta jajaran petinggi VECONAC seperti Jenderal TNI (Purn) H.B.L. Mantiri, Letjen TNI (Purn) Muzani Syukur, dan sejumlah tokoh purnawirawan TNI-Polri lainnya. Kehadiran mereka menegaskan posisi strategis forum ini dalam memperkuat nilai kebangsaan dan kerja sama antarnegara ASEAN.
Ketua Umum VECONAC, Jenderal TNI (Purn) H.B.L. Mantiri, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat baik dan penuh kehangatan. “Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam merawat persahabatan dan nilai perjuangan para veteran ASEAN,” ujar Mantiri dalam sambutannya.
Sebagai tuan rumah agenda budaya, Kiara Artha Park menampilkan atmosfer ruang publik yang memadukan modernitas dan nilai sejarah Indonesia. Ikon kawasan ini, Taman Asia-Afrika, berhasil menarik perhatian para delegasi sebagai simbol penghormatan terhadap semangat Konferensi Asia-Afrika yang lahir di Bandung. Perwakilan manajemen Kiara Artha Park menjelaskan bahwa kawasan tersebut dibangun untuk menjaga ingatan kolektif masyarakat atas peristiwa penting dalam sejarah dunia.
Dalam penyambutan delegasi internasional, Kiara Artha Park menampilkan rangkaian pertunjukan budaya berupa Tarian Sunda, angklung, dan musik keroncong. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan kekayaan seni budaya Indonesia kepada negara-negara sahabat.
Sebagai kawasan mixed-use seluas 12,9 hektare, Kiara Artha Park menyediakan beragam fasilitas berstandar internasional, termasuk Layana Hall yang menjadi lokasi jamuan resmi bagi delegasi VECONAC. Dengan keberhasilannya menyelenggarakan agenda berskala internasional, kawasan ini semakin menegaskan posisinya sebagai destinasi unggulan dalam event nasional maupun regional.
Dukungan terhadap kegiatan internasional ini juga datang dari sektor swasta. Bank Artha Graha Internasional (BAGI) dan Electronic City turut memeriahkan rangkaian acara di Kiara Artha Park melalui kegiatan zumba, fun games, community engagement, hingga bazar. Keterlibatan kedua perusahaan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi dunia usaha dalam mendukung kegiatan internasional yang berdampak positif bagi masyarakat.
Dengan suksesnya penyelenggaraan 7th Executive Board Meeting dan 24th General Assembly VECONAC 2025, Indonesia kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah yang mampu menggabungkan profesionalisme, keramahan budaya, dan nilai sejarah. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antarveteran di kawasan ASEAN, tetapi juga meningkatkan citra Indonesia—khususnya Kota Bandung—sebagai kota yang siap menyambut agenda bertaraf internasional.
What's Your Reaction?