Twin Tulipware Menarik Perhatian di Jabar Kabisa 2026: Edukasi Kualitas, Dukung UMKM, hingga Program Tukar Sampah Plastik
Kamis, 8 Oktober 2026
Bandung - Ajang pameran dan pelayanan terpadu Jabar Kabisa 2026 yang dihelat di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, pada Kamis hingga Jumat (8-9/10/2026), menghadirkan berbagai daya tarik dari sektor industri lokal. Salah satu brand perlengkapan rumah tangga unggulan yang paling menyita perhatian pengunjung adalah Twin Tulipware. Berpartisipasi sebagai salah satu sponsor utama, stand Twin Tulipware disesaki oleh masyarakat yang antusias melihat langsung deretan produk berkualitas tinggi berstandar nasional dan internasional.
Kehadiran Twin Tulipware di ajang ini semakin istimewa dengan kunjungan khusus dari istri Wakil Gubernur Jawa Barat, Hj. Samantha Dewi, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat, Nining Yuliastiani, S.T., M.Sc. Keduanya meninjau langsung stand pameran dan mengapresiasi kontribusi produk lokal yang tidak hanya berfokus pada aspek komersial, tetapi juga aktif memberikan edukasi kesehatan dan ramah lingkungan kepada masyarakat Tatar Pasundan.
Founder sekaligus CEO Twin Tulipware Indonesia, Dewi Gunawan, menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam Jabar Kabisa 2026 bertujuan untuk memperluas edukasi kepada warga Bandung mengenai pentingnya memilih produk rumah tangga yang aman. Menurutnya, masyarakat kini semakin cerdas dalam memilah produk berkualitas yang aman bagi kesehatan, memiliki daya tahan tinggi, serta ramah lingkungan.
Dalam wawancaranya, Dewi Gunawan menegaskan berbagai keunggulan yang dimiliki produk Twin Tulipware. Produk-produk buatan pabrik mereka telah mengantongi standar BPA Free (bebas zat kimia berbahaya), memiliki fitur antibakteri, tahan banting sehingga tidak mudah pecah, serta fleksibel untuk digunakan dalam microwave, proses penggodokan, pengukusan, hingga tahan terhadap suhu panas ekstrem hingga 100 derajat Celsius untuk menyeduh kopi dan kebutuhan dapur lainnya.
Lebih lanjut, Dewi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya acara Jabar Kabisa 2026 yang diinisiasi oleh Pemprov Jabar. Ia menilai kegiatan ini sangat luar biasa karena mampu menjadi wadah kolaborasi yang kuat bagi kebangkitan UMKM serta berbagai lini perindustrian di wilayah Jawa Barat, sekaligus mempertemukan pelaku industri dengan konsumen secara langsung.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (yang akrab disapa KDM atau Bapak Aing), jajaran pimpinan daerah, serta Disperindag Jabar yang telah memfasilitasi jalannya pameran. Melalui ajang ini, para pelaku industri dapat saling memantau perkembangan ekosistem bisnis dan perdagangan yang semakin kompetitif di Jawa Barat.
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap kelestarian lingkungan dan penanggulangan sampah, stand Twin Tulipware menghadirkan program inovatif yang menarik minat pengunjung, yakni penukaran sampah plastik. Bekerja sama dengan berbagai bank sampah, Twin Tulipware mengajak masyarakat untuk membawa sampah plastik rumah tangga—baik yang bermerek maupun tidak—untuk ditimbang di lokasi acara.
Sampah plastik yang dibawa oleh warga kemudian dapat ditukarkan untuk mendapatkan potongan harga spesial guna membawa pulang produk-produk premium Twin Tulipware. Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terbukti dari banyaknya pengunjung yang membawa kantong berisi sampah plastik demi mendapatkan produk berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau.
Melalui program unik tersebut, pihak Twin Tulipware berharap masyarakat semakin teredukasi untuk mengelola sampah rumah tangga dengan bijak. Warga diimbau agar tidak membuang sampah plastik sembarangan, terutama ke saluran air atau selokan yang dapat memicu penyumbatan dan banjir, melainkan membawanya ke stan pameran untuk didaur ulang dan ditukar dengan barang yang lebih bermanfaat.
Menatap masa depan industri dalam negeri, Dewi Gunawan menaruh harapan besar agar ajang serupa dapat terus berlanjut dan menghadirkan lebih banyak perusahaan berkualitas di tahun-tahun mendatang. Ia menekankan pentingnya kelengkapan legalitas dan standardisasi seperti sertifikasi halal, SNI (Standar Nasional Indonesia), serta perlindungan kekayaan intelektual bagi setiap perusahaan yang berpartisipasi.
Pameran Jabar Kabisa 2026 sendiri merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menghadirkan 32 layanan terpadu guna mendongkrak perlindungan konsumen dan daya saing ekonomi. Dengan pertumbuhan ekonomi Jabar yang menembus angka 5,73 persen pada triwulan II 2026 serta proyeksi jumlah penduduk yang melampaui 51 juta jiwa, kehadiran brand seperti Twin Tulipware diharapkan mampu terus memperkuat fondasi pasar domestik yang sehat, inovatif, dan berkelanjutan.
What's Your Reaction?