Ratusan Kontingen PORISMAN SMAN 5 Tahun 2026 Resmi Dikukuhkan, Usung Semangat Sportivitas Lintas Generasi
Senin, 12 Oktober 2026
Bandung - Kemeriahan dan semangat kebersamaan menyelimuti lingkungan kampus SMA Negeri 5 Bandung di Jalan Belitung pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Dalam rangkaian acara pembukaan Reuni Akbar SMAN 5 Tahun 2026 yang mempertemukan lintas 75 angkatan dari masa ke masa, momen penting turut dicatat melalui pengukuhan ratusan atlet dan kontingen Pekan Olahraga SMAN 5 (PORISMAN) Tahun 2026.
Acara akbar yang mempertemukan alumni dari angkatan paling awal hingga lulusan terbaru ini diinisiasi oleh Ikatan Alumni 5 (IA Lima) bersama Komite Sekolah SMAN 5 Bandung. Pertemuan akbar lintas generasi ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen dan nostalgia masa sekolah, tetapi juga wadah mempererat solidaritas melalui kegiatan keolahragaan yang sehat dan kompetitif.
Rangkaian acara pembukaan dimulai secara meriah dengan prosesi defile kontingen yang menampilkan barisan atlet dari berbagai cabang olahraga dengan penuh warna dan antusiasme. Barisan kontingen PORISMAN 2026 ini dipimpin langsung oleh Ketua Kontingen, Kang Harry (Angkatan 582). Kehadiran para kontingen yang berjalan tegap mencerminkan kesiapan mental dan fisik para alumni dalam menghadapi ajang olahraga bergengsi antarkeluarga besar SMAN 5 Bandung tersebut.
Puncak prosesi pembukaan ditandai dengan pengukuhan resmi ratusan peserta kontingen PORISMAN 2026 di panggung utama. Pengukuhan ini dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum IA 5, Kang Virda (Angkatan 594), di hadapan ribuan pasang mata yang memadati area sekolah. Dalam sambutannya, pengukuhan ini menandai dimulainya perjuangan para atlet lintas angkatan untuk bertanding secara sportif dan menjunjung tinggi kehormatan almamater.
Di sela-sela kesibukan acara, Ketua Kontingen PORISMAN 2026, Kang Harry, membagikan cerita mengenai persiapan timnya menghadapi kompetisi tahun ini. Ia mengakui bahwa persiapan kontingen terbilang cukup singkat dan padat karena beririsan langsung dengan agenda besar reuni akbar. "Kita kayaknya baru latihan serius di awal bulan ini, keganggu sama reuni akbar dulu, baru nanti latihan lagi. Seminggu sekali rata-rata," ujar Kang Harry menggambarkan dinamika latihan timnya.
Meski dihadapkan pada keterbatasan waktu latihan yang hanya berjalan sekitar seminggu sekali, antusiasme para alumni tidak surut. PORISMAN 2026 kali ini mempertandingkan total tujuh cabang olahraga yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai lintas angkatan. Adapun cabang olahraga yang dilombakan meliputi gateball, voli, sepak bola, basket, tenis meja, tenis lapangan, golf, serta satu cabang bola lainnya.
Dari total tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan, jumlah anggota kontingen yang bergabung bervariasi di tiap cabang, seperti lima orang untuk cabang golf dan rata-rata tujuh orang untuk cabang lainnya. Jika ditotal secara keseluruhan dari seluruh cabang olahraga dan lintas angkatan, jumlah anggota kontingen PORISMAN tahun ini berhasil menembus angka ratusan orang.
Menanggapi rekam jejak prestasi pada penyelenggaraan sebelumnya, SMAN 5 Bandung memiliki motivasi tinggi untuk mengulang kesuksesan. Mengingat pada perhelatan sebelumnya gelar juara umum diraih oleh kontingen SMAN 2, Kang Harry menyatakan optimisme yang tinggi bahwa kontingen SMAN 5 tahun ini mampu merebut kembali piala bergengsi tersebut.
Optimisme tersebut didasarkan pada pemetaan kekuatan dan kesiapan matang di sejumlah cabang olahraga andalan. "Insyaallah bisa juara umum. Yang kita andalkan itu basket, gateball, terus tenis meja, voli, golf, terus insyaallah bola," ungkap Kang Harry saat memetakan potensi lumbung medali bagi kontingen SMAN 5.
Menutup perbincangan, Kang Harry menyampaikan pesan dan himbauan penuh makna kepada seluruh anggota kontingen agar tetap menikmati setiap proses pertandingan. Ia menekankan bahwa esensi utama dari keikutsertaan ini adalah mempererat tali silaturahmi, di mana kemenangan adalah bonus. "Berlatih aja, berlatih serius, menang mah nomor dua, tapi berlatih ya. Yang penting happy ya," pesan Kang Harry penuh semangat kepada seluruh atlet.
What's Your Reaction?