Pukau Ratusan Pengunjung Pameran Kembang Nusa 2026, Grup Angklung Happy Sauyunan Tampilkan Harmoni Etnik yang Membanggakan

Kamis, 1 Oktober 2026

Oct 1, 2026 - 20:36
Oct 8, 2026 - 06:46
 0  84
Pukau Ratusan Pengunjung Pameran Kembang Nusa 2026, Grup Angklung Happy Sauyunan Tampilkan Harmoni Etnik yang Membanggakan

​Bandung - Suasana meriah dan penuh kekhidmatan menyelimuti Graha Manggala Siliwangi, Jalan Aceh No. 66, Kota Bandung, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Ratusan tamu undangan serta pengunjung umum tampak memadati arena utama pameran untuk menyaksikan salah satu penampil yang paling dinanti. Kehadiran Grup Angklung Happy Sauyunan berhasil membius para penonton yang memadati gedung tempat penyelenggaraan ajang akbar tersebut. Penampilan memukau ini menjadi salah satu sorotan utama dalam rangkaian acara hari kedua pameran.

​Pameran bertaraf nasional yang mengusung tema "Kembang Nusa 2026" dengan sub-judul "Kemilau Bandung Anggun Nusantara" ini resmi dibuka sehari sebelumnya, yakni pada 30 September 2026. Berlangsung hingga tanggal 4 Oktober 2026 dari pukul 09.00 hingga 20.30 WIB, pameran ini menjadi wadah strategis bagi produk-produk lokal unggulan. Berbagai ragam koleksi batik nusantara, fashion etnik, aksesoris, hingga kerajinan tangan terbaik dipamerkan secara apik untuk memanjakan para pencinta fesyen dan budaya tradisional.

​Selain pameran produk lokal, perhelatan Kembang Nusa 2026 juga diramaikan oleh berbagai agenda pendukung yang sangat interaktif dan edukatif. Mulai dari peragaan busana (fashion show), pementasan teater yang memukau, hingga sesi wicara (talkshow) budaya yang mengangkat kekayaan kearifan lokal. Di tengah semaraknya rangkaian acara tersebut, penampilan seni musik tradisional angklung yang dibawakan oleh Grup Angklung Happy Sauyunan sukses menghadirkan energi positif dan warna tersendiri bagi para pengunjung yang hadir.

​Ditemui usai pementasan, Ketua Grup Angklung Happy Sauyunan, Yayah Juariah, mengungkapkan rasa syukur dan visinya untuk kemajuan kelompok seni yang dipimpinnya. Ia menyatakan harapan agar ke depannya grup ini dapat terus berkembang, tampil lebih maju, serta selalu berada di garda terdepan dalam setiap kesempatan pentas budaya. Menurutnya, kelompok yang ia bina memiliki karakteristik dan koreografi gerakan yang unik serta berbeda dibandingkan kelompok angklung pada umumnya.

​Lebih lanjut, Yayah menjelaskan secara rinci letak keunikan yang menjadi ciri khas dari grupnya saat tampil di atas panggung. Saat awal memasuki area pertunjukan, mereka membawakan lagu khas angklung berjudul Kuda Sumedang yang diiringi langsung oleh dirinya selaku ketua kelompok. Kombinasi antara alunan musik tradisional, aransemen lagu khas, dan formasi penyambutan tersebut otomatis menciptakan atmosfer penampilan yang jauh berbeda dan lebih semarak dibanding kelompok angklung lainnya.

​Mengenai skala keanggotaan, Yayah membeberkan bahwa jumlah partisipan yang tergabung dalam komunitasnya sudah mencapai lebih dari seratus orang. Latar belakang Yayah yang juga aktif sebagai pelatih sekaligus instruktur senam turut mempermudah proses mobilisasi massa dan pengumpulan peserta. Jaringan komunikasi yang luas dari dunia senam membuat jumlah simpatisan dan anggotanya bisa mencapai kisaran ratusan orang yang aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial maupun seni.

​Sebagian besar anggota dari Grup Angklung Happy Sauyunan sendiri didominasi oleh kalangan lanjut usia (lansia). Meskipun demikian, semangat berkarya para lansia ini patut diacungi jempol karena senantiasa menunjukkan dedikasi tinggi terhadap pelestarian budaya bangsa. Yayah berharap ke depannya komunitas ini bisa terus berkembang dengan sistem regenerasi yang baik, di mana selalu ada anggota baru yang tertarik untuk bergabung, menyambung tali silaturahmi, serta memperkuat barisan kelompok.

​Ketika ditanya mengenai kunci sukses dalam membawakan musik tradisional secara harmonis, Yayah membagikan tips penting bagi para anggotanya. Ia menekankan agar setiap pemain senantiasa menjaga kekompakan tim di mana pun mereka mendapat kesempatan tampil. Sesuai dengan filosofi yang terkandung dalam nama kelompoknya yaitu "Sauyunan" yang berarti bersatu padu, seluruh anggota dituntut untuk selalu menjaga kebersamaan, sehati, dan saling menyatu dalam setiap alunan nada yang dimainkan.

​Sebagai bentuk apresiasi atas penampilan luar biasa tersebut, pihak penyelenggara pameran memberikan penghargaan khusus kepada Grup Angklung Happy Sauyunan. Piagam penghargaan resmi diterbitkan di Bandung pada tanggal 4 Oktober 2026, ditandatangani langsung oleh Hendi Santana Rahayu, SE selaku Direktur di bawah naungan manajemen Sinergi dan Trisindo selaku pihak penyelenggara. Piagam tersebut diberikan sebagai bentuk rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas partisipasi aktif serta dukungan penuh dalam menyukseskan perhelatan akbar Kembang Nusa 2026.

​Kesuksesan penampilan Grup Angklung Happy Sauyunan di pameran Kembang Nusa 2026 membuktikan bahwa semangat berkesenian tidak mengenal batas usia. Melalui alunan angklung yang dipadukan dengan kekompakan dan ciri khas gerak tersendiri, mereka tidak hanya berhasil menghibur ratusan pasang mata, tetapi juga turut melestarikan warisan budaya leluhur bangsa. Penghargaan yang diterima menjadi penanda manis atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh Yayah Juariah beserta seluruh anggota kelompok lansia yang inspiratif ini.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )