44

Jumat, 23 Oktober 2026

Oct 23, 2026 - 11:14
Oct 26, 2026 - 09:41
 0  42
44

​Bandung - Persatuan Insinyur Indonesia (PII) resmi membuka Conference of ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) atau Konferensi Insinyur se-Asia Tenggara ke-44 di Kota Bandung, Jawa Barat. Penyelenggaraan konferensi bergengsi yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 22 Oktober 2026 ini mempertemukan para pemimpin organisasi keinsinyuran, akademisi, serta pelaku industri dari 11 negara anggota ASEAN. Ketua Umum PII, Ilham Akbar Habibie, menegaskan bahwa para insinyur memegang kunci krusial dalam memimpin transformasi kawasan, mulai dari pembangunan infrastruktur modern hingga penciptaan inovasi digital yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat luas.

​Mengusung tema utama "Future of ASEAN: Shared Prosperity and Humanity through Inclusive and Sustainable Industrialisation", konferensi ini menyoroti pentingnya pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan kelestarian lingkungan dan kemajuan teknologi. Ilham menyatakan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian industrialisasi semata, melainkan harus mampu melahirkan solusi nyata dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Dalam arahannya, ia mendorong agar forum internasional ini dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat kolaborasi lintas batas negara dan menerjemahkan gagasan strategis menjadi aksi nyata yang aplikatif bagi kawasan Asia Tenggara.

​Rangkaian kegiatan CAFEO 44 dirancang secara komprehensif selama tiga hari penuh di Kota Bandung yang dikenal sebagai pusat riset dan inovasi strategis nasional. Hari pertama diisi dengan upacara pembukaan, parade delegasi, serta pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh keinsinyuran terkemuka ASEAN. Sementara itu, agenda hari kedua berfokus pada diskusi teknis mendalam melalui konferensi keinsinyuran, kelompok kerja, lokakarya, Women Engineers Summit, Young Engineers Festival, serta kunjungan ke berbagai fasilitas strategis seperti PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, dan Institut Teknologi Bandung. Rangkaian acara kemudian ditutup pada hari ketiga melalui kegiatan lingkungan berupa penanaman pohon, pameran rempah nusantara, serta sidang pleno pengurus AFEO.

​Di tengah momentum kolaborasi regional tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kontribusi nyata insinyur dalam menyelesaikan persoalan mendesak di masyarakat. Ia menyoroti tantangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap menjadi masalah berulang akibat kurangnya mitigasi teknis yang komprehensif. Menurutnya, para insinyur harus proaktif merancang sistem pencegahan yang efektif, teknologi pemadaman yang terjangkau, serta metode isolasi titik api agar dampak kerusakan lingkungan dapat diminimalkan secara sistematis.

​Menanggapi tantangan kompleks tersebut, Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie sepakat bahwa persoalan karhutla dan keberlanjutan lingkungan memerlukan pendekatan keinsinyuran yang terpadu serta penerapan teknologi pintar yang mutakhir. Sinergi lintas sektor ini tentu menuntut peran aktif industri teknologi dalam menghadirkan sistem infrastruktur yang cerdas dan efisien. Dalam kerangka sinergi tersebut, PT Module Intracs Yasatama (INTRACS) hadir berpartisipasi dengan membuka booth khusus di ajang CAFEO 44 untuk memamerkan inovasi teknologi dan infrastruktur cerdas terdepan di kawasan ASEAN.

​Didirikan pada tanggal 17 Maret 1995 dan berpusat di Kawasan Industri Lippo Cikarang, Bekasi, PT Module Intracs Yasatama telah lama dikenal sebagai perusahaan teknologi dan infrastruktur cerdas terkemuka di Indonesia. INTRACS merupakan pionir dalam pengembangan Gardu Tol Otomatis (GTO) dan On-Board Units (OBU) di tanah air, yang kini telah memperluas portofolio bisnisnya ke sektor sistem pembayaran digital, manajemen parkir cerdas (IN-Parking), sistem tampilan informasi publik, sensor, hingga infrastruktur kontrol transportasi modern.

​Reputasi INTRACS di kancah nasional terbukti dari kepercayaan yang diberikan oleh lebih dari 85% perusahaan pengelola jalan tol di Indonesia, termasuk mitra strategis utama seperti Hutama Karya, Jasamarga, dan Waskita, serta berbagai gedung komersial dan fasilitas publik berskala besar. Dengan dukungan kekuatan tenaga kerja yang mencakup lebih dari 400 teknisi lapangan berpengalaman serta puluhan spesialis riset dan pengembangan (R&D), perusahaan ini berhasil mengelola transaksi digital bernilai triliunan rupiah dengan standar keandalan yang tinggi.

​Kehadiran booth INTRACS di perhelatan internasional CAFEO 44 menjadi daya tarik tersendiri bagi para insinyur, delegasi, dan pemangku kepentingan dari 11 negara ASEAN yang ingin melihat langsung perkembangan teknologi sistem kontrol dan otomatisasi infrastruktur. Pameran ini membuka ruang diskusi yang luas mengenai bagaimana solusi digital pintar dapat diintegrasikan ke dalam ekosistem perkotaan dan koridor transportasi regional untuk mendukung efisiensi mobilitas masa depan.

​Partisipasi aktif INTRACS dalam konferensi tingkat tinggi ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara. Melalui inovasi teknologi yang handal dan berorientasi pada kemajuan masyarakat, INTRACS siap berkolaborasi erat dengan para insinyur dan pelaku industri regional untuk mewujudkan masa depan kawasan yang semakin terhubung dan efisien.

​Penyelenggaraan CAFEO 44 di Bandung pun semakin diperkaya dengan kontribusi nyata dari sektor industri teknologi dalam merancang masa depan ASEAN secara bersama-sama. Kehadiran berbagai inovasi cerdas dari INTRACS di ajang ini membuktikan bahwa rekayasa teknik dan teknologi otomasi memegang peran vital dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )