Dukung Hak Anak Tunanetra Mengaji, APSAI Jabar Salurkan Bantuan Al-Qur'an Braille pada Puncak HAN 2026 Kota Bandung
Rabu, 12 Agustus 2026
BANDUNG — Asosiasi Perusahaan Layak Anak Indonesia (APSAI) Provinsi Jawa Barat menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung kesetaraan hak pendidikan dan keagamaan bagi seluruh anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Langkah ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan Al-Qur'an Braille pada momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 tingkat Kota Bandung yang berlangsung meriah di Hotel Harris Citylink, Rabu (12/8/2026).
Peringatan HAN 2026 tingkat Kota Bandung tahun ini mengusung tema pemenuhan hak dan perlindungan anak secara inklusif. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung M. Farhan, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung Uum Sumiati, serta jajaran pejabat jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung.
Ketua APSAI Provinsi Jawa Barat, Hj. Dewie Kulsum, S.M., hadir secara langsung untuk menyerahkan secara simbolis bantuan Al-Qur'an Braille. Bantuan tersebut ditujukan untuk memfasilitasi anak-anak disabilitas netra agar dapat mempelajari dan menghafal Al-Qur'an sejak dini tanpa terkendala keterbatasan fisik maupun sarana pendukung.
Dalam kesempatan wawancara bersama awak media di lokasi acara, Hj. Dewie Kulsum menyampaikan ucapan selamat Hari Anak Nasional khususnya bagi seluruh anak-anak di Kota Bandung. Ia menegaskan bahwa momen peringatan hari anak harus dimaknai sebagai upaya bersama dalam menyiapkan masa depan generasi penerus bangsa.
"Saya Dewie Kulsum, Ketua APSAI Jawa Barat mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional untuk Kota Bandung. Hari anak adalah hal yang sangat spesial karena anak-anak kita adalah masa depan kita bersama," ujar Hj. Dewie Kulsum di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, Hj. Dewie Kulsum menjelaskan rincian bantuan Al-Qur'an Braille yang disalurkan oleh pihaknya. APSAI Jawa Barat menyerahkan total 100 set Al-Qur'an Braille untuk tingkat Provinsi Jawa Barat, dengan 10 set di antaranya dialokasikan khusus bagi anak-anak tunanetra di Kota Bandung.
Ia menerangkan bahwa Al-Qur'an Braille memiliki spesifikasi fisik dan nilai nominal yang jauh berbeda dibandingkan Al-Qur'an cetak biasa. Satu mushaf Al-Qur'an Braille umumnya terdiri dari satu boks besar berisi beberapa jilid timbul dengan harga mencapai Rp1,8 juta per set, sehingga kerap sulit diakses oleh masyarakat kurang mampu.
"Banyak penyandang disabilitas netra yang hingga usia lanjut belum bisa membaca Al-Qur'an karena ketiadaan fasilitas tersebut. Oleh karena itu, bantuan ini kami hadirkan agar anak-anak tunanetra mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar Al-Qur'an sejak dini," jelasnya.
Penyerahan bantuan ini juga diselaraskan dengan program Pemerintah Kota Bandung dalam menggalakkan kegiatan mengaji bagi anak-anak di seluruh wilayah kota. APSAI Jabar berkomitmen memastikan agar program keagamaan Pemkot Bandung dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara inklusif, termasuk kelompok disabilitas.
Rangkaian acara HAN 2026 Kota Bandung sendiri berlangsung semarak dengan agenda utama pengukuhan Pengurus Forum Anak Kota Bandung (Fokab) masa bakti 2026–2028. Selain pengukuhan, acara diisi dengan pertunjukan kabaret kreatif anak, ruang penyampaian aspirasi, serta penyediaan booth informasi layak anak dan area bermain edukatif.
What's Your Reaction?